
Reina hampir tak percaya dengan apa yang sedang terjadi padanya , bibir pria itu sedang membungkam bahkan dengan sangat leluasa merasai setiap jengkal bibirnya . Ditengah keterkejutannya pria itu masih sempat membisikkan sesuatu padanya .
" Balas aku .... "
Dan yang menyebalkan untuknya adalah kata kata itu bukan seperti sebuah permintaan , tapi merupakan sebuah perintah . Sekilas ia bisa melihat adik tirinya sedang ada di ujung lorong dengan mata nanar menatap mereka . Wanita itu pasti syok ketika melihat tunangannya sedang mengkhianati dirinya .
Dan ingatan Reina tiba tiba berputar pada kejadian tiga tahun yang lalu ketika dengan mata kepala sendiri ia melihat kekasihnya bercinta dengan Stacy . Sepertinya ini tidak jauh berbeda dengan kejadian waktu itu . Dia dibodohi dengan percaya bahwa ada pria yang mencintai dirinya apa adanya .
Dengan mengumpulkan keberanian Reina mulai membalas setiap hisapan dan cecapan pada bibirnya . Dengan cepat ia bisa belajar membalas semua yang di lakukan Xavier pada bibirnya . Dua tangannya pun kini sudah mengalung di leher Xavier , begitupun dengan pria itu yang semakin menekan tengkuknya agar ciuman mereka bisa lebih dalam .
" Honey stop it !! "
Xavier dan Reina melepaskan tautan bibirnya dengan nafas yang tersengal , mata elang itu masih belum bisa melepaskan pandangannya pada makhluk cantik yang mampu menenggelamkan kembali dirinya pada rasa yang sama seperti tiga tahun yang lalu . Xavier benar benar di buat gila dengan semua yang ada pada diri wanita yang masih dalam rengkuhannya .
Pria itu sedikit terkejut ketika satu ibu jari Reina menyapu bibirnya dengan sangat lembut , seolah sedang membersihkan sisa saliva setelah ciuman panas yang mereka lakukan tadi .
" Sepertinya dia harus tahu sekarang sayang ! Maaf tapi calon suamimu adalah kekasihku " kata Reina setelah mengecup kembali bibir Xavier untuk menyakinkan pada Reina bahwa hubungan mereka memang sangat dekat .
Xavier pun tak kalah mesra , pria itu semakin mengeratkan dia tangan yang melingkar pada pinggang Reina . Senyumnya mengembang sempurna ketika mendengar wanita dalam rengkuhannya memanggilnya dengan kata sayang . lblis cantik di depannya sangat pandai membaca situasi , wanita itu pasti sangat hobi menyakiti hati wanita lainnya . lblis berambut coklat keemasan itu membalas semua ciuman panasnya ketika mengetahui Stacy yang sudah di kenal sebagai tunangannya ada di belakang mereka .
" Apa kau mencintaiku ?? Aku akan memutuskan semua hubunganku dengannya jika kau benar benar mencintaimu, " ujar Xavier yang sebenarnya ingin tertawa melihat sorot bingung pada mata wanita dalam pelukannya .
" l love you sayang ... l love you like l never love some one before ( Aku mencintaimu seperti aku belum pernah merasakan cinta sebelumnya ) " sahut Reina dengan mengelus lembut rahang kokoh itu .
Stacy berdiri dengan mulut menganga , apa yang ada di depannya adalah pukulan hebat untuknya . Melihat dengan mata kepala sendiri tunangannya selama tiga tahun berciuman dengan wanita lain .
Xavier yang tahu situasi segera memasang badan , dia menarik lembut tubuh Reina agar berlindung di belakang tubuh kekarnya dengan tangan masih menggenggam erat satu tangan Reina . Dia tahu wanita itu akan pergi ketika ada beberapa orang datang karena mendengar teriakan Stacy . Bahkan mereka sempat mengambil beberapa gambarnya .
" Jangan pernah berani menyentuhnya !! Bukankah sudah aku katakan berkali kali jika aku tidak mencintaimu !! "
" Biarkan aku menghajarnya !! Aku tahu kau hanya tergoda sesaat padanya , wanita sepertinya pasti akan melakukan segala cara untuk mendapat pria sempurna sepertimu !! " ujar Stacy yang sudah terbakar emosinya , ingin sekali ia menyeret wanita di balik tubuh kekasihnya .
" Apa kau sedang berbicara tentang dirimu sendiri ??? "
Stacy seperti tidak asing dengan suara itu , tapi ia belum pernah mengenal wajah itu sebelumnya . Wanita itu benar benar bisa memancing emosinya . Tapi kedatangan beberapa orang membuatnya harus bisa menjaga imagenya , dia harus bisa berakting menjadi wanita yang disakiti . Air matanya mulai mengalir dengan deras , dan siapapun akan terharu jika mendengar isakannya .
" Aku tahu aku tidak sempurna , umurku bahkan tidak panjang lagi . Kau tahu penyakit itu segera akan mengakhiri hidupku .Tapi tidak seperti ini honey !! lni terlalu menyakitkan untukku .... Jangan membawa wanita lain dalam ikatan suci kita, "
Dan tiba tiba Reina menampakkan dirinya , dia keluar dari belakang tubuh pria yang dari tadi melindunginya .
" Aku tahu , dan kami tidak sekejam itu ! Tiga tahun ia bertahan hanya untuk menjaga hatimu ... hati dari wanita yang sebentar lagi berhenti bernafas . Dia tak mengkhianati siapapun karena hubungan kami ada sebelum hubungan kalian . Bukan begitu sayang !!?? "
Xavier mengecup pucuk kepala wanita di depannya . lblis cantik ini benar benar licik , ia bisa membalas kebohongan Stacy dengan sangat telak . Dia bisa merubah keadaan seketika .
" Dia benar ... kami sudah berhubungan bahkan sebelum rencana pertunangan kita . Kami tidak mengkhianati siapapun ! "
" Tidak mungkin .... "