Im Back

Im Back
111


Xavier terlihat menepuk punggung Agie yang terlihat sangat gugup walau ia sempat tersenyum karena baru hari ini pria itu tidak mewarnai kukunya dan tidak menggunakan foundation di wajahnya . Hari ini Reina memintanya untuk menemani Agie sekaligus menjadi saksi pernikahan nantinya . Xavier lega setidaknya pria itu berubah menjadi seperti pria sejati hari ini !


" Tenanglah , sebentar lagi pengantinmu pasti akan datang ! "


" Ckk diamlah ! Kau malah membuatku semakin gugup . Ini pernikahan pertamaku ! " gerutu Agie yang merasa pria disampingnya membuatnya semakin gugup .


" Memangnya kau ingin menikah berapa kali ?!! " tanya Xavier karena merasa perkataan ambigu Agie tidak enak untuk didengar .


" Tentu saja sekali ! Tunggu ... apa kau punya pikiran akan menikah lebih dari sekali ?? Awas kau jika berani menyakiti Reina , akan aku bawa mereka pergi sekali lagi jika kau berani melakukannya ! "


Xavier mendengus kesal ketika Agie malah menuduhnya dengan hal yang tidak akan pernah bisa ia lakukan .


" Aku kirim kau ke neraka jika berani membawa mereka lagi " kata Xavier yang membuat sang pengantin naik pitam . Agie meraih kerah kemeja yang di kenakan Xavier , mata mereka saling menatap nanar seakan akan meruntuhkan dunia .


KLEEKK ...KLEKKK


Dua pria bertubuh besar itu terkejut mendengan suara sebuah senjata yang di kokang . Dan sebuah pistol disodorkan ditengah tengah mereka .


" Jika butuh satu lagi maka aku bisa meminjam dari salah satu pengawal di luar . Jangan membuat klan Marcos malu dengan perbuatan kalian ! lni tempat umum dan bisa saja ada salah satu media mendapat gambar kalian yang sedang berkelahi " ternyata Antonio sudah berada ditengah mereka dengan sebuah pistol ditangannya .


" Tapi aku bukan dari klan kalian !!! " seru Agie yang langsung membuahkan satu hantaman keras di rahangnya.


BUGGHHHH ....


" Brengsek !!! Kau pikir aku senang mempunyai saudara sepertimu hahh !! Jika saja tidak mengingat putraku , aku pastikan aku sendiri yang membuat satu lubang peluru tepat di kepalamu !! "


Antonio menarik tubuh Xavier ketika ingin merangsek maju dan kembali memukul putranya . Dia hafal dengan perangai keponakannya yang akan selalu lepas kendali ketika sedang emosi .


" Lepaskan aku !! Biar aku hantam kepalanya agar dia sadar jika bukan hanya dia yang menderita . Dua puluh tahun lebih Paman menanggungnya sendiri !! Dia keluarkan seluruh darah dalam tubuhnya pun tidak akan bisa membalas semua yang di berikan Paman padanya !! "


" SUDAHHHH ... !!! "


Terpaksa Antonio memberikan satu pukulan keras karena Xavier terus berusaha meraih putranya dan memukulnya kembali . Antonio tahu kondisi putranya belum sembuh seratus persen , terlihat satu tangan Agie sedang memegang bekas lukanya yang tertutupi tuxedo hitam .


Dua pria tampan yang terjatuh di lantai itu saling memandang dengan sinis , dan ujung bibir mereka terlihat sedikit mengeluarkan darah .


" Kalian teruskan baku hantam ini besok ! Atau istri kalian pingsan disini karena melihat kalian berdarah darah . Dan jangan harap mereka akan memaafkan perbuatan kalian ini !! " ujar Antonio yang melihat satu pengawal datang padanya . Mungkin pengawal itu akan mengabarkan kedatangan para wanita .


" Nyonya sudah ada di depan bersama pengantin wanita .... " lapor penjaga .


Agie dan dan Xavier sontak berdiri dan membersihkan baju mereka dengan mengibas tangan mereka . Tangan mereka terbuka ketika melihat Ethan berlari menghampiri mereka . Bocah itu terlihat tertawa bahagia karena melihat dua ayahnya berdiri berjejeran .


Xavier hanya berdecih dan melihat pengantin pria sebal ketika ternyata Ethan berlari menuju rengkuhan ayah angkatnya . Dia melihat putranya menciumi pipi Agie yang juga membalas dengan mencium pipi chubby anak itu .


" Daddy mau menikah !? "


" lya Daddy akan menikah dan itu artinya kau akan punya satu Mommy lagi ! Namanya Mommy El ... kau sudah bertemu dengannya bukan ? Apa kau menyukainya ?! " tanya Agie dengan mata tertuju pada calon istrinya .


" Mommy El cantik .... " celetuk Ethan yang membuat semua orang tertawa dan sang pengantin wanita tertunduk malu .


" Hei boy sekarang turun , biarkan Daddy Agie menikah dulu . Sekarang kau ikut Daddy agar tidak mengganggu acara mereka " bujuk Xavier sambil meraih tubuh putranya dari rengkuhan Agie .


Tapi sebelum tangannya mencapai putranya sebuah tangan meraih rahangnya . Reina menarik lembut wajah sang suami agar menghadap padanya .


" Apa ini darah ?? Apa yang terjadi ?? Aku juga melihat darah di ujung bibir Agie ... "