
"Febi, Kamu jangan bicara seperti itu. Fifian sama sekali tidak pernah membenci kamu."
"Ucapan kamu sudah membuktikan semua nya Mas. Dulu kamu begitu baik pada ku, kamu tidak pernah melarang aku dekat dengan anak-anak, tapi sekarang kamu mulai membuat aku menjaga jarak dengan anak-anak. Kamu juga melarang aku datang ke rumah. Padahal aku ke rumah kamu bukan untuk bertemu atau menggoda kamu Mas. Aku hanya ingin bertemu Gani dan Gina,anak kandung aku.."
Febi menangis dengan tetesan air mata yang tak ada henti hentinya. Air mata yang yang menyedihkan itu membuat beberapa orang yang ada disana sam...