
" Kemana saja kamu Rey ! " bentak Aleta saat Reyhan baru sampai di depan pintu apartemennya.
" Ini sudah malam Le, sebaiknya kamu pulang "
Aleta tak mengindahkan perintah Reyhan. Ia terus menghadang Reyhan di pintu.
Reyhan berbalik, ia tak ingin meladeni Aleta. Hatinya masih sedih karna tak bisa melihat darah dagingnya sendiri. Selama ini, ia hanya menganggap Aleta ...