Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Waktu yang berlalu.


^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Malam-malam Ara ngidam makan sate Madura yang mana hal itu membuat Sean mau tak mau harus pergi mencari makanan yang di minta calon baby nya.


"Coba cari ke sebelah sana" titah Ara.


"Seharusnya kamu diam di rumah saja Ara, ini sudah malam" sahut Sean yang fokus menyetir dan sesekali melihat ke kiri dan ke kanan.


"Tidak mau, aku tidak akan membiarkan ikan kelayapan nanti banyak kucing yang menangkap" balas Ara sambil memeluk lengan suaminya.


Sean mendengar ucapan istrinya tersenyum, alih-alih kesal di sebut ikan Sean malah senang karena Ara posesif pada nya.


"Aku akan setia pada mu, tenanglah" kata Sean mengusap tangan Ara lembut dan kembali fokus pada jalanan.


Setelah satu jam lama nya mobil Sean membelah jalanan kota akhirnya Sean dan Ara menemukan penjual sate Madura.


Sean memesan 100 tusuk sekaligus agar Ara kenyang, Ara dan Sean duduk untuk menunggu pesanan nya.


"Kita harus cepat karena angin malam tidak baik untuk ibu hamil Ara" kata Sean.


"Ya suami ku sayang tau" sahut Ara santai makan.


"Lain kali kalau mau apa-apa biar aku saja yang pergi, kamu diam saja di rumah" lanjut Sean bawel.


Ara hanya menganggukkan kepalanya pelan, dia malas menjawab karena selama beberapa kali Sean terus menyinggung perihal hal yang sama.


Sean dan Ara langsung makan sate nya, Ara nampak rakus dan menikmati sate nya entah itu karena faktor ngidam atau karena Ara memang suka.


Keduanya tidak banyak mengobrol karena Sean ingin acara makan nya cepat selesai apalagi ini sudah jam 11 malam, hinga akhirnya keduanya selesai makan.


Sean kembali mengendarai mobilnya tentunya dengan Ara yang sudah kekenyangan, bahkan Ara kini tertidur pulas di samping jok Sean.


Jam 12 kurang keduanya baru sampai di rumah, Sean langsung menggendong Ara ke kamar nya dan karena terlalu mengantuk Sean pun akhirnya ikut terlelap bersama istri tercinta nya.


Tiga bulan berlalu..


Ara baru selesai senam kehamilan nya, dia nampak duduk cantik sambil memainkan ponselnya.


Drett..


"Jessy" ceria Ara senang.


"Halo Jess" panggil Ara dengan nada ceria nya.


"Ya Ara, apa kabar bestie" tanya Jessy di sebrang telpon.


"Aku baik, tapi aku rasa kau sedang tidak baik-baik saja mengingat kau melupakan ku" nada bicara Ara sekarang terdengar berubah.


"Oh astaga sayang, aku tidak melupakan mu hanya saja satu bulan ini Jeff dan aku benar-benar sibuk dengan cafe kita Ara" jelas Jessy.


Ara menghela nafasnya panjang, dia sudah dua bulan tidak ke California, tepatnya setelah wisuda nya Ara dan Sean memilih menetap di kota kelahirannya.


"Oke alasan di terima" balas Ara sambil tergelak.


"Aku punya kabar gembira untuk kamu dan Sean Ara" nada bicara Jessy nampak berubah menjadi serius.


"Aku akan menebak" kata Ara.


"Ck, baiklah" Jessy mempersilahkan Ara menebak kabar gembira yang akan di katakan pada teman nya itu.


Tanpa banyak berpikir Ara pun langsung menjawab..


"Kalian akan pindah" jawab Ara santai.


"No, kami betah di sini karena disini kota kelahiran kami" kata Jessy yang membuat Ara harus kembali berpikir.


Ara terdiam sebentar hingga akhirnya mata nya membulat sempurna..


"Oh Jessy sayang apa kamu hamil?" tanya Ara.


"Ya, aku Hamil dua Minggu Ara dan kau tau Jeff sangat senang, apa yang kamu katakan pada ku waktu itu benar-benar sangat membantu ku, Jeff sekarang lebih perhatian bahkan sekarang ini dia sangat posesif pada ku" Jessy menjawab dengan nada bicara yang terdengar senang.


Ara begitu specles mendengar kabar itu, dia senang karena pada akhirnya Jeff dan Jessy bisa memutuskan hal terbaik untuk hubungan nya.


Dan adanya anak mungkin akan menjadi penambah kuat cinta mereka, Ara sangat mendoakan yang terbaik untuk teman nya yang satu itu.


"Sayang jangan pegang itu, ahk.." kali ini terdengar suara desahaan panjang.


"Jess apa kau sedang bersama Jeff?" tanya Ara memastikan.


"Ya, dia bersama ku Ara, dan bisakah panggilan nya di matikan? aku ingin memberikan pelajaran untuk teman mu yang sudah menggodaku dengan memakai bikini seksi" kali ini terdengar suara Jeff.


"Sayang aku tidak menggoda mu, aku hanya ingin mengajak mu berenang" sewot Jessy.


"Ya berenang dan melakukan nya di dalam air, ayo kita lakukan itu" balas Jeff lagi.


Ara mendengarkan nya menjadi kesal sendiri, dia langsung mengeluarkan kata-kata terakhir nya.


"Kalian membuat aku merindukan suamiku, bye bersenang-senang lah dan awas jangan terlalu bersemangat karena kandungan Jessy masih sangat rawan untuk gaya bercinta bar-bar" kata Ara lalu mematikan panggilan nya sepihak.


Tut !


Ara berdiri dari duduknya, dia berjalan ke luar dari area berlatih dan berjalan masuk ke kamar nya.


"Aku harus ke kantor, di sana pasti banyak wanita cantik Sean tidak boleh melihat penampakan wanita-wanita langsing itu, tidak boleh" gumam Ara sambil meletakkan ponsel nya ke nakas.


Ara tidak akan membiarkan celah sedikitpun untuk pelakor, maka dari itu setelah selesai mandi Ara akan ke kantor Sean karena dia ingin makan siang bersama Sean.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏