GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
106


" Tidak ada yang akan masuk ke dalam kamar ini sayang jika kau tidak mengijinkannya." Jawab Aggam masih terus menatap istrinya.


Aara menyimpan Foto di tangannya mengedarkan pandangannya di dalam kamar itu.


" Pink, Putih" kata Aara". Ini kamar yang akan kita tinggali. Ku kira kakak tidak menyukai warna Pink "Aara melangkah mendekati balkon


" Aku memang tidak menyukainya sayang. Tapi kau menyukai warna ini, maka itu aku mewarnai kamar ini sesuai yang kau sukai" Jawab Aggam membuka Balkon di hadapan Aara.


Aara melihat keluar balkon dan melebar kan bola matanya. " Wow!!! Ini sangat indah..." Ujar Aara Antusias berjalan ke balkon kamar menghirup udara melihat pemandangan pantai dengan ombak yang saling menyambar.


"Aku sudah menduga jika kau pasti sangat menyukai ini sayang" Aggam memeluk Aara dari arah belakang yang sedang berdiri di balkon.


Aara tersenyum mengangkat tangan memegang punggung tangan suaminya yang melingkar di perut ratanya.


" Bagai mana kakak tau semua yang aku sukai.. dan aku juga tidak pernah mengatakan jika aku menyukai warna putih juga pink kak"Tanya Aara dengan senyuman yang tidak pernah pudar di wajah cantiknya.


" Aku melihat kau senang dengan warna putih dan pink. " Jawab Aggam singkat.


" Makasih untuk semua yang kakak berikan pada ku" Lembut Aara mengusap usap punggung tangan suaminya.


" Tidak perlu berterima kasih sayang... Karena ini juga tidak gratis" Bisik Aggam di telinga istrinya tersenyum penuh Arti.


Aara menyerjit. " tidak gratis?? Memang aku mau bayar ini guna apa kak. Yang benar saja" Kesal Aara pada suaminya karena menganggap nya tidak ikhlas.


" Bayar guna tubuhmu saja sayang... Aku sudah puasa dalam waktu yang cukup lama" Bisiknya lagi dengan nada Aneh. Aara merinding mendengar nada aneh suaminya.


Aggam membalikkan tubuh istrinya membuka cadarnya kemudian langsung mencium bibir merah sang istri. " Bibir mu sangat manis sayang. Aku jadi Candu di setiap inci yang berada dalam tubuh " tambah Aggam di tengah tengah ciumannya.


Blusshhh


Aara tetap saja masih malu walau pun sudah beberapa kali melakukannya bersama suaminya.


🤭Jangan kepanjangan bahasnya. Nanti kasihan para jomblo🤣🤣🤣🤣


Akhinya mereka berdua kembali berenang dalam kenikmatan yang penuh gairah. Membuat cinta di hati mereka berdua semangkin tumbuh dan berkembang biak.


Tubuhnya bagaikan candu bagi ku. ukiran senyumannya bagai obat kalah lelah ku....


Cintanya membuat aku seperti melayang....


,,,,,,,,,


Kantor ABADIJAYA GROUP.


Tok tok tok.


"Masuk" Kata Aggam tanpa menghentikan jari jarinya yang sedang sibuk dengan berkas berkas yang berada di meja kerjanya.


Zaki membuka pintu ruangan tuannya melangkah masuk ke dalam. " Tuan. Ada tuan Nardi di luar ingin menemui anda"Kata Sekretaris Zaki.


Mendengar nama Nardi Aggam yang tadinya lagi sibuk langsung mengangkat pandangannya." Siapa" Ulang Aggam memastikan.


" Tuan Nardi Tuan Muda"


" Suruh dia Masuk"


" Baik tuan". Zaki melangkah keluar kemudian mempersilakan Nardi untuk masuk ke dalam ruangan tuannya.


Nardi melangkah masuk ke dalam. '' Hai dude" Santai Nardi mendudukkan tubuhnya di sofa yang berada di dalam ruangan Aggam.


Aggam menatap curiga pada Nardi dan tau apa niat Nardi datang ke kantornya" Jika kau datang kemari ingin berbicara pasal dia. Lebih baik kau pulang. Aku tidak berminat. lagi pula aku sedang sibuk" Kata Aggam langsung ke intinya. Dia tau pasti kedatangan Nardi ke kantornya ingin membicarakan Rossa untuk menarik atau meringan kan hukuman buat Rossa yang sedang berada di dalam penjara saat ini.