Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
219. Menitipkan Aditya


Beberapa hari telah berlalu. Hari ini ada weekend, jadi Ardi menghabiskan waktunya untuk menjaga Aditya. Ia tidak memberikan Aditya barang sebentar pada Tya kecuali saat Aditya ingin menyusu.


" Ayah serakah ya sekarang ya sayang. Sampai bunda gak boleh main sama kamu " ucap Tya saat sedang menyusui Aditya.


" Kan bunda sudah sama Adit tiap hari. Sekarang giliran ayah dong " ucap Ardi.


" Iya sama Adit terus sampai bundanya dicuekin " ucap Tya.


" Oh jadi bunda cemburu nih " ucap Ardi menggoda Tya.


" Enggak ya sayang " ucap Tya pada Aditya.


Ardi pun tersenyum melihat sikap Tya. Ia pun jadi kepikiran sesuatu.


" Sayang gimana kalau nanti malam kita keluar. Malam mingguan " ucap Ardi.


" Kalo kita keluar, Aditya sama siapa mas " ucap Tya.


" Kita titipin ke ayah sama ibu sebentar " jawab Ardi.


" Aku gak mau ngerepotin ayah sama ibu mas " ucap Tya.


" Mereka gak merasa direpotin kok sayang. Malah ayah sama ibu seneng kita titipin cucunya" jawab Ardi.


" Mau enggak? Kalo enggak ya aku ajak cewek lain aja " ucap Ardi jahil.


" Enggak ya. Awas aja kamu jalan sama cewek lain " delik Tya.


" Kita pergi nanti malam " lanjut Tya.


" Nah gitu dong sayang " ucap Ardi mengecup pipi Tya.


" Ya udah sana. Aku mau mandiin Adit dulu udah sore" ucap Tya.


Tya pun menyiapkan air untuk Aditya mandi. Sedangkan Ardi mencari ibunya untuk menitipkan Aditya nanti malam.


" Mbok, Ibu dimana?" tanya Ardi pada Mbok Inem yang sedang memasak untuk makan malam.


" Nyonya berada di taman belakang bersama tuan " jawab Mbok Inem.


" Oh. Aku ke sana dulu mbok " ucap Ardi.


Ardi pun segera pergi ke taman belakang. Ternyata ayah dan ibunya sedang menikmati sore sambil meminum teh.


" Ayah ibu ternyata disini " ucap Ardi lalu duduk di sebelah ibunya.


" Ada apa?" tanya Pak Gunawan.


" Gini yah bu. Ardi sama Tya mau keluar nanti malam. Kalo ayah sama ibu gak keberatan kami mau nitipin Aditya sebentar " jawab Ardi.


" Memang kalian mau kemana?" tanya Pak Gunawan.


" Ya jalan-jalan aja yah. Kasian Tya sekarang sibuk ngurus Aditya dan gak ada waktu buat dia nyenengin dirinya sendiri " jawab Ardi.


" Iya bener kamu sayang. Jangan sampai Tya stres terus baby blus. Kalian pergi aja biar Aditya ibu yang jagain " ucap Bu Dewi.


" Makasih ya bu " ucap Ardi.


Setelah itu pun Ardi langsung kembali ke kamar untuk bergantian menjaga Aditya.


" Wah putra ayah sudah mandi " ucap Ardi saat melihat Tya baru selesai memakaikan baju pada Aditya.


" Gimana mas? Sudah bicara sama ibu ?" tanya Tya.


" Sudah sayang dan ibu seneng dititipin Aditya " jawab Ardi.


" Syukurlah " ucap Tya.


" Sana kamu mandi dulu. Biar Aditya sama ayahnya " ucap Ardi menggendong Aditya.


Tya pun menurut. Ia mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi.


" Adit nanti sama oma sama opa ya. Ayah sama bunda mau pacaran dulu " ucap Ardi mengajak Aditya berbicara.


Aditya begitu serius memperhatikan Ardi yang sedang berbicara seperti mengerti apa yang dikatakan ayahnya itu.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku "😘


Tolong follow ig sata juga ya @tyaningrum_05😘