CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Linda hamil??


Hari ini, sesuai janji kevin. Linda datang ke kantor linda.


Dan saat itu juga linda membawa kevin ke klinik dokter yang sudah bekerja sama dengan nya.


" Selamat ya pak. Usia kandungannya 10week." Ucap sang dokter.


" Benarkan aku hamil." Ucap linda.


Kevin diam. Di bingung, harus percaya atau tidak.


" Kevin."


" Ah iya. Maaf."


" Sekarang kau harus mengajakku pulang bersama mu."


" Tidak bisa."


" Kenapa?"


" Melodi juga sedang hamil. Dia masih dalam masa pemulihan pasca pendarahan. Aku tidak mau menambah beban pikirannya, yang membuat kesehatan nya menurun."


" Lalu, apa kau akan membiarkanku sendirian?"


" Pulanglah ke apartemen mu. Aku akan sering mengunjungimu."


" Kau janji?"


" Ya."


..


" Sayang.. ka..kau disini?"


Kevin terkejut melihat melodi ada di kantornya.


" Kenapa kau terkejut. Kau dari mana ken?"


" Aku habis meeting di luar."


" Oh meeting. Tumben han tidak ikut."


" Aku menyuruh han mengurus meeting di sini."


" Begitu."


" Iya, kau kenapa ada disini sayang?"


" Tadi aku dan mama kebetulan lewat, jadi kami mampir."


" Mama?"


" Iya."


" Lalu dimana mama sekarang?"


" Entah, mama bilang akan berkeliling sebentar."


Kevin menghampiri melodi.


" Sayang.. Kau kenapa keluar rumah?, kau kan harus menjaga kesehatan."


" Aku bosan di rumah. Lagi pula kimi bilang aku dan bayi ku sehat."


" Kimi?"


" Iya, kimi. Tunangan dokter candra."


Kevin terus mengajak melodi berbicara, agar dia tidak curiga. Hingga tak lama kemudian jenny datang dan membawa melodi pulang.


...Sepekan kemudian....


" Bayi kalian laki laki. Kembar laki laki. Sehat dan normal. Sesuai usia." Ucap kimi.


" Benarkah?" Ucap kevin dan melodi.


" Iya benar."


" Ini adalah berita yang menggembirakan . Terutama untuk kenan. Dia pasti akan senang." Ucap kevin.


" Ya. Kau benar. Aku jadi tidak sabar memberitahu nya." Imbuh melodi.


" Tetap jaga pola makan, vitamin. Susu. Dan ingat, jangan berbuat hal yang membahayakan lagi. Ingat. Kau membawa dua nyawa di sini." Kimi menunjuk perut buncit melodi.


" Kau tenang saja. Aku akan sangat ekstra menjaganya." Ucap kevin.


" Bagus. Kalau begitu, aku tuliskan resep untuk vitamin nya dulu ya."


Setelah menebus obat, kenan dan melodi kemudian pergi.


" Kau ingin makan sesuatu."


" Seperti nya aku ingin makan steak."


" Benarkah?" Ucap melodi antusias.


" Tentu saja."


Lima belas menit kemudian, mereka sampai di salah satu restoran terbaik di kota itu.


" Paket steak komplit dua." Ucap kevin pada seorang pelayan.


" Kau ingin minum apa?" Tanya kevin pada melodi.


" Jus mangga sirsak. Seperti nya enak."


" Jus mangga sirsak dan lemon tea ."


" Tempat nya bagus ya.." Ucap melodi sambil melihat sekeliling.


" Iya."


Linda?. Untuk apa dia ada disini. Batin kevin.


Tring.


Ponsel kevin berbunyi. Pesan dari linda.


(Nanti malam, aku tunggu di apartemen ku sayang.) Linda


( Aku tidak bisa janji) Kevin


( Kau mau, aku datang ke meja mu sekarang. Dan mengatakan pada istri tercinta mu. Bahwa aku juga sedang mengandung benih mu). Linda


( Kau cari mati). Kevin


( Kalau begitu datanglah. Aku hanya memintamu datang kan?). Linda


( Aku tunggu.).linda


" Siapa sayang. Kau terlihat tegang." Ucap melodi.


" Han. Dia bilang perusahaan kalah cepet dalam sebuah lelang." Ucap kevin bohong.


" Oh."


" Permisi..." Seorang pelayan datang dan membawa kan pesanan mereka.


" Silahkan di nikmati.


" Terima kasih." Ucap melodi.


" Sayang. Ini benar benar enak." Ucap melodi.


" Kalau kau kurang, kau boleh memesan nya lagi."


" Benarkah?"


" Tentu. Apa sih yang tidak untuk tuan putri hatiku."


" Hehe, kau bisa saja."


Melodi kemudian memesan lagi paket komplit steak. Hingga dia menghabiskan tiga porsi. Kevin heran. Nafsu makan melodi, naik berkali kali lipat sekarang.


" Ah.. kenyang."


" Kau yakin tidak ingin tambah."


" Tidak. Aku sudah kenyang."


" Kalau begitu ayo kita pulang. Anak anak pasti mencari kita."


Di perjalanan, kenyang membuat rasa kantuk menyerang melodi. Hingga tak butuh waktu lama. Ia pun tertidur.


...----------------...


...----------------...


...-------------...



Bonus up. Sayang, dua part sebelum nya masih di review. Hiks hiks hiks...


..


.


...Jangan lupa like...


...komen...


...vote...


...hadiah...