
" Pakai ini " ucap kabir sambil melemparkan pakaian mini dan indah untuk zahra
" Untuk apa mas aku gk bisa pakai ini. ini terlalu pendek " ucap zahra
" Untuk ke undangan pernikahan teman aku nanti malem. mau gak mau kamu harus pakai itu " ucap kabir sambil melotot pada zahra
" Aku gak mau mas aku mohon jangan " ucap zahra sambil menangis
Mendengar bantahan zahra kabir langsung menampar zahra ( plak ) begitu keras tamparan kabir membuat zahra terjatuh dan zahra merintih kesakitan sambil menangis
" Aaakh.. hik... hik.. " rintih zahra sambil memegang pipinya.
Bagaimana tidak jatuh selain pukulan yang kabir berikan begitu keras tangan kabir memang sangat besar
" Jangan membangkang sama saya " ucap kabir yang kemudian pergi meninggalkan zahra
Malam harinya kabir kembali datang menemui zahra dia sangat marah melihat zahra belum bersiap untuk pergi ke undangan pernikahan teman kabir
" Zahra ayo " ucap kabir
" Mas aku " ucap zahra yng sangat ketakutan melihat kabir datang
" Gimana kamu belum siap ini udah jam 8 " bentak kabir
" Aku mohon mas aku gak mau pakai ini. aku malu " ucap zahra sambil berlutut dan menangis dikaki kabir
" Baiklah pakai saja apapun yang kamu suka. tapi awas kalau kamu bikin malu saya " ucap kabir sambil menendang zahra karna zahra memagang kaki kabir dan menangis dikaki kabir
" YA Allah aku gak mungkin bikin malu mas kabir apa yang dia katakan " batin zahra dalam hati
30 menit berlalu zahra keluar mendatangi kabir. kabir begitu kagum melihat zahra berpenampilan begitu anggun dan cantik
Kabir dan zahra pun masuk ke mobil
Sesampainya disana kabir membukakan pintu mobilnya agar zahra bisa keluar. zahra keluar dan kabir menggandeng tangan zahra. semua mata memandang mereka dengan rasa kagum
" Antoni rosa selamat ya " ucap kabir
" Iya makasih " ucap antoni
" Silahkan nikmati pestanya dulu kabir " ucap rosa
" Iya. kenalin ini zahra istri aku " ucap kabir
" Hai aku rosa " ucap rosa sambil mengulurkan tangannya pada zahra
" Aku zahra maisita " ucap zahra
" Aku antoni " ucap antoni
" Aku zahra " ucap zahra
" Ayo makan dulu " ucap rosa
" Iya " ucap kabir dan zahra secara bersamaan
" Apaan sih gue pergi dulu " ucap kabir
" Mas aku ikut " ucap zahra
" Ayo " ucap kabir
" Cie ikut aja " goda antoni
Zahra dan kabir pun pergi ke kolam. di kolam sana juga ramai tamu yang sedang makan dan ngobrol
" Mas aku gak kenal siapapun disini " ucap zahra sambil memegang tangan kabir
" Trus. jangan banyak bicara atau akan aku pukul kamu" ucap kabir
" Maaf mas " ucap zahra
Dikolam ada yang berlari kencang dan menyengkol tubuh zahra membuat zahra terjatuh dan terjebur kedalam kolam. zahra yang tak bisa berenangpun berteriak minta tolong
" Tolooong.. toloong mas tolong aku " teriak zahra
" Zahra " ucap kabir dan langsung menolong zahra
Zahra pingsan dan kabir menekan dada zahra niatnya mengeluarkan air yang ada di tubuh zahra.
" Beri dia nafas buatan kabir " ucap ayu
Mendengar ucapan ayu. kabir langsung mencium mulut zahra dan zahra pun sadar dan batuk batuk
" Cepat ganti pakaianmu zahra aku ada baju " ucap rosa
Kabir menutupi tubuh zahra dengan jaketnya agar zahra tidak kedinginan
" Aku gak tau kamar mandinya dimana " ucap zahra
" Mari aku antar " ucap rosa
Zahra pergi ke kamar mandi
" Ini semua gara gara kamu " ucap kabir marah pada nisa
" Maaf " ucap nisa
" Aku ingin sekali memukulmu '' ucap kabir kesal dan ingin memukul nisa
" Aku mohon maafin aku kabir aku gak sengaja " ucap nisa ketakutan
" Baiklah " ucap kabir
...bersambung...
...komen vote rate follow makasih udah baca...
...maaf kalok ada typo...
...hargai yang nulis...