
Keesokan harinya~
“Liza, Bolehkah aku menggendong mu?”, Tanyaku tersenyum yang tiba tiba.
Sekarang kami masih dalam perjalanan menuju Negara Beastman...
“Boleh loh, Apa pun itu untuk Galius akan ku lakukan”, Jawab Liza menuruti permintaan-ku.
Saat ini Fatnir juga sedang beristirahat di Bayangan-ku karena kebanyakan menggunakan sihir...
Saat di perjalanan, Aku selalu menyuruhnya melindungi dari monster lain, jadi aku membiarkan nya beristirahat sebentar...
Kuharap selama 1 Minggu, dia sudah tidak papa...
*Duk...
“Galius, Apa aku tidak berat?”, Tanya Liza sedikit malu yang ku gendong ala tuan putri.
“Tenang aja, Liza sangat ringan, mungkin ini terlalu ringan, Apa kau makan dengan teratur?”, Tanyaku balik kepada Liza dan membawanya pergi.
“Aku makan dengan teratur...”, Jawab Liza merangkul leherku untuk pegangan.
*Buuussshhhh...
Sebisa mungkin aku ingin pelan pelan dan menikmati sensasi ini...
---\=\=\=---
“Nee..., Galius apakah ada sesuatu yang menggangu mu?”, Tanya Liza yang penasaran.
*Wuuuusshhhh...
“Kyaaahhh....Galius pelan pelan”, Jerit Liza yang terkejut saat aku menambah kecepatan ku.
“Ahaha..., Aku minta maaf”, Balasku tertawa kecil.
Padahal aku tadi cuma ingin mengalihkan pembicaraan saja, tapi aku tidak percaya Liza akan menjerit seperti itu, dia sangat imut...
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
Dan akhirnya kami sampai juga di Kota dekat Negara Beastman yaitu Kota Lamburg, dan aku memutuskan bermalam di kota itu...
“Galius, Aku ingin selalu bersama-mu, dan selama mungkin aku ingin terus bersama-mu”, Ucap Liza yang sangat kesepian.
Sekarang kami berada di sebuah penginapan di Kota Lamburg, besok kami akan melanjutkan perjalanan kami...
“Aku juga sama Liza...”, Balasku memeluk Liza dan menatap wajahnya.
Tapi entah kenapa Hati-ku sangat sakit, mungkin ini karena Keberadaan-nya semakin dekat...
“Galius...”, Panggil Liza dengan wajah imut.
“Hmphh~♡...”, Aku mencium-nya tanpa kusadari.
Ada apa ini, Apa karena aku sudah terlalu lama meninggal sensasi ciuman ini?, Entah kenapa sejak kejadian di Kastil tubuhku terasa aneh...
“Hmphh~♡....Galius~”, Ucap Liza yang wajahnya sangat merah.
Oh tidak, tubuh-ku sangat panas, kami tidak boleh melanjutkan ini, Tapi...
“Hmphh~♡...Liza, Apa kau tidak papa?”, Tanyaku setelah mencium-nya.
“Galius, Entah kenapa tubuh-ku sangat panas”, Jawab Liza yang mukanya merah.
Hanya dengan melihatnya saja aku merasa...
“Hmphh~♡...Hmphh~♡...”, Saat berciuman lidah kami mulai bersatu dan itu lebih nikmat dari biasanya...
Ciuman Dewasa pertama kami...
“Hah!...Hah!...Galius~”, Liza sangat kelelahan tapi wajahnya tetap imut...
“Hmphh~♡...”, Aku mencium-nya sampai puas, Seperti ada yang merasuki diri kami...
Kami terus berciuman, Ini ciuman terbanyak kami...
“Galius, Kau boleh melakukannya, Aku sudah siap~”, Ucap Liza dengan malu malu.
---\=\=\=---
Apakah aku boleh melanjutkan ini ke tahap selanjutnya?, Jawaban nya sudah kuputuskan...
“Maaf Liza, Kita tidak boleh meneruskan nya...”, Ucapku tersenyum dan sedikit menyesal.
“Eh!, Kenapa? Apa Galius tidak menyukai tubuh-ku?”, Tanya Liza sedikit terkejut.
“Bukan itu, Aku menyukai semua milik Liza, Tapi aku tidak ingin mengikuti alur ini, Selama ini kita hanya mengikuti alur dan menganggap ini wajar karena kita Pasangan Suami Istri kan, Aku tidak ingin kita melakukannya karena itu,...lagian ini adalah pengalaman pertama Liza, jadi saat kita ingin melakukannya, saat itu kita akan melakukannya dengan keinginan kita sendiri”, Jawabku tersenyum dengan panjang lebar.
“Baiklah, Aku akan menunggu saat itu...”, Ucap Liza menjadi sedikit tenang.
“Aku berjanji tidak akan membuatmu menunggu lama”, Balasku tersenyum dan mengelus pipi Liza.
---\=\=\=---
“Tapi, Galius sedikit jahat, Padahal saat aku mengajak Galius, Aku sudah berusaha memberanikan diriku, Tapi Galius malah menolaknya...”, Ucap Liza yang merasa kecewa.
“Ahaha..., Aku minta maaf”, Jawabku tertawa pelan.
---\=\=\=---
“Galius tidak perlu minta maaf, Aku juga menyukai sisi Galius yang seperti itu”, Ucap Liza tersenyum dan mulai tertidur.
Haaaaa...., Mungkin aku tidak perlu menolaknya tadi, Tapi ini lebih baik, Aku tidak ingin melakukannya hanya karena kami Suami Istri....
Sialan, Aku tidak percaya Raja Iblis sepertiku akan menolak Permintaan Liza yang sangat tulus....
Aku sedikit kecewa dengan diriku sendiri....