Absolute Domain System

Absolute Domain System
Vol.3 Bab.18 Pria misterius di dalam pagoda


Xiao Chen yang terhisap ke dalam Pagoda misterius mulai sadar.


Saat dia membuka matanya, menyadari bahwa di dalam pagoda misterius sangatlah luas.


“Luas, ini berkali-kali lipat lebih luas dari yang terlihat di luar pagoda” ucap Xiao Chen takjub.


Saat Xiao Chen masih takjub akan bagian dalam Pagoda, sebuah suara tua dan misterius menyadarkan Xiao Chen.


“Hahaha, akhirnya ada seseorang yang masuk ke dalam pagoda ini lagi”


Suara tawa itu menggelegar di dalam pagoda.


Xiao Chen menjadi panik dan melirik ke kanan dan kiri untuk melihat siapa yang berbicara, tapi sayangnya dia tidak menemukan sosok siapapun.


“Siapa itu ?” Teriak Xiao Chen dengan sedikit takut.


“Nak, kau tidak perlu tahu aku siapa sekarang” ucap Suara itu menolak memberi tahu identitasnya.


“Tapi karena kau telah masuk ke dalam pagoda ini, maka kau adalah pemilik berikutnya dari pagoda ini. Ku harap kau bisa membantu diriku saat kau mampu menguasai seluruh lantai Pagoda” ucap Suara itu meminta pertolongan.


Xiao Chen bingung, kenapa sosok misterius yang berbicara padanya tiba-tiba meminta pertolongan padanya.


“Kenapa aku harus menolong mu ? bahkan aku saja tidak mengetahui wujudmu” ucap Xiao Chen yang masih bingung.


“Baiklah, kau silahkan maju ke bagian tengah dari lantai pertama pagoda ini, kau akan mengetahui siapa diriku disitu” ucap Suara misterius itu memberi tahu.


Xiao Chen curiga kenapa suara itu menyuruh dirinya untuk pergi ke bagian tengah pagoda.


“Jangan mencoba menipuku, pasti kau orang jahat yang ingin memanfaatkanku, buktinya kau tidak berani muncul di hadapanku langsung” Xiao Chen dengan tegas menolak permintaan suara misterius tersebut.


“Nak, bukan aku tidak ingin menunjukan diri, tapi kondisiku yang tidak memungkinkan untuk menemuimu. Jika aku bisa menemuimu, maka aku tidak perlu meminta bantuanmu disini” ucap Suara itu sedikit kesal.


Xiao Chen semakin curiga, kenapa ada sosok yang ingin bantuan dirinya namun tidak bisa bergerak sama sekali.


Dengan kecurigaan ini, Xiao Chen bertanya lagi.


“Kenapa kau tidak bisa bergerak ?” tanya Xiao Chen penasaran.


“Majulah ke bagian tengah, kau akan tahu kenapa aku tidak bisa bergerak” ucap suara itu tidak memberitahu Xiao Chen.


Xiao Chen yang bingung mulai berpikir untuk mengikuti suara tersebut atau tidak.


Setelah berpikir sejenak, Xiao Chen akhirnya memutuskan untuk bergerak maju.


Xiao Chen terus berjalan, hingga akhirnya menemukan sebuah ruangan dengan pintu batu besar.


“Bukalah pintu itu, maka kau akan bisa melihatku” ucap Suara misterius itu.


Xiao Chen akhirnya memutuskan membuka pintu batu tersebut. Saat tangan Xiao Chen menyentuh pintu batu, secara ajaib pintu batu langsung terbuka tanpa banyak usaha.


Xiao Chen juga terkejut dengan situasi yang terjadi, tapi dia berusaha tetap tenang.


Dengan rasa penasaran yang kuat, Xiao Chen mulai mengintip bagian dalam ruangan dari celah pintu yang semakin terbuka lebar.


Saat pintu terbuka lebar, Xiao Chen bisa dengan jelas melihat bagian dalam ruangan. Namun ketika Xiao Chen melihat bagian paling sudut dari ruangan, dia terkejut karena dia melihat sebuah sosok yang terpaku di dinding dan rantai hitam legam yang mengikat seluruh tubuhnya.


Xiao Tercengan menatap sosok tersebut, karena kondisi orang tersebut sangatlah buruk. Dengan rambut panjang berwarna abu-abu bercampur hitam terurai berantakan.


Paku hitam yang menancap di tangan, dada paha dan kaki, membuat kondisi sosok itu menjadi sangat memprihatinkan.


“Masuklah” ucap sosok tersebut memanggil Xiao Chen.


Xiao Chen tanpa disadari masuk begitu saja tanpa ada rasa takut.


Wajah sosok tersebut seperti pria paruh baya dengan janggut dan kumis tebal yang belum dicukur, dan tubuh kurus yang dapat terlihat bentuk tulang dengan jelas.


“Nak, apa kau sudah puas menatapku ?” ucap sosok tersebut.


Xiao Chen yang masih dalam kondisi tercengang akhirnya tersadarkan, dia kemudian menatap langsung sosok tersebut dan bertanya tanpa sadar.


“Kenapa kau bisa berada dalam kondisi ini ?” celetuk Xiao Chen bertanya.


“Hahahaha…”


Sosok tersebut dengan pertanyaan Xiao Chen.


“Hahaha, baru kali ini ada seseorang yang melihatku bertanya padaku tentang kondisi ku tanpa takut sekalipun. Orang-orang sebelumnya, semuanya menjadi takut dan curiga ketika melihat kondisi ku pertama kali, tapi kau tanpa rasa takut berani bertanya secara langsung seperti ini” ucap sosok itu dengan masih tertawa.


“Nak, kau adalah yang orang pertama yang berani menanyakan pertanyaan itu secara langsung. Mereka yang sebelumnya masuk ke sini, ketika melihatku, mereka akan segera pergi dari ruangan ini tanpa bertanya dulu” ucap sosok itu.


“Orang sebelumnya ?” tanya Xiao Chen.


“Benar, sebelum kau berada disini, sudah ada banyak orang yang  masuk ke dalam sini” jawab sosok tersebut.


“Terus kemana mereka pergi ?” tanya Xiao Chen yang penasaran.


“Mereka semuanya telah mati” jawab sosok itu dengan tegas.


Xiao Chen terdiam ketika mendengar jawaban tersebut, dan dia tiba-tiba mulai merasa takut.


“Jangan takut, bukan aku yang membunuh mereka, tapi mereka terbunuh di dunia luar” jawab sosok tersebut yang seolah tahu isi pikiran Xiao Chen.


Xiao Chen sedikit merasa lega, tapi dia tidak melepaskan kewaspadaannya dan dia mulai bertanya lagi.


“Jadi bisakah kau memberitahuku, kenapa kau bisa seperti ini dan siapa dirimu ?” tanya Xiao Chen yang masih penasaran.


“Aku siapa ?” gumam sosok tersebut.


“Bahkan jika aku memberitahu dirimu, kau tidak mungkin bisa mengenaliku. Lebih baik kau tidak usah mengetahui siapa diriku untuk saat ini, jika kau sudah memiliki kekuatan yang cukup, aku akan memberitahumu” ucap sosok itu menolak memberitahu identitasnya.


“Kenapa ?” tanya Xiao Chen bingung.


“Kau tidak mengerti, dengan menyebut namaku saja, kau bisa mendapatkan malapetaka tak berujung, lebih baik kau tidak usah mengetahuinya saat ini” ucap sosok itu menggelengkan kepalanya.


“Nah, karena kau berhasil masuk ke dalam pagoda penekan iblis ini, maka kau adalah pemilik berikutnya dari pagoda ini. jadi aku ingin meminta tolong padamu, jika kau berhasil menguasai seluruh lantai pagoda ini, aku harap kau bisa membantuku melepaskan segel yang menahan diriku di pagoda ini” ucap sosok itu membuat permintaan.


Xiao Chen tidak langsung menjawab tapi menatap sosok itu dengan hati-hati.


“Em, kenapa aku harus membantumu ? dan apa itu Pagoda penekan iblis ? bukankah kau iblis jika kau ditahan disini ?” ucap Xiao Chen yang menanyakan pertanyaan-pertanyaan beruntun.


Sosok itu sedikit tersenyum kemudian ngeleng sambil mendesah lemah.


“Nak, apa kau tahu apa itu Iblis dan Iblis ?” tanya sosok itu balik.


“Iblis tentu saja aku tahu, itu adalah makhluk yang kejam, mereka berbuat kerusakan di dunia. keberadaan mereka adalah dosa” ucap Xiao Chen polos.


Xiao Chen tentu mengetahui tentang iblis. di alam Xuan Zhen bukan rahasia umum lagi bahwa iblis adalah makhluk kejam.


Sosok itu tersenyum sambil tertawa getir dengan pemaham Xiao Chen tentang Iblis.


...


Alhamdulillah, jika berjalan lancar. mulai besok author udh bisa kembali normal, kini tinggal sakit tenggerokan dan nyeri badan aja yang belum hilang.