Absolute Domain System

Absolute Domain System
VOl.2 Bab.21 Keputusan 4 leluhur, Somasi Xu Xiaoyao.


Qian Shu yang ditatap oleh leluhur kedua sedikit merasa canggung.


“Kakak Li, hanya cucu yang bisa dijadikan sebagai umpan untuk taktik kecantikan. Jika kita menggunakan orang lain, kemungkinan untuk berhasil lebih kecil. Nomor 4 jelas tidak memiliki cucu perempuan, sedangkan kakak pertama hanya memiliki satu anak perempuan, walaupun dia belum menikah, tapi kita semua tahu sifatnya bagaimana. Jadi hanya cucumu lah yang paling mungkin untuk melaksanakan taktik ini” ucap leluhur ketiga sedikit canggung.


“Benar, hanya Li Feiyu yang cocok dengan taktik kecantikan” angguk Leluhur keempat setuju.


Leluhur kedua yang memiliki nama Li Kong merasa sedikit tidak setuju, cucunya Li Feiyu baru saja berusia 16 tahun, dan sekarang harus ditumbalkan untuk kepentingan kamar dagang 4 lautan.


“Aku rasa itu cocok, hanya Feiyu yang pantas untuk menjalankan rencana ini. Qian Ruyan jelas tidak mungkin, dia telah bertunangan dengan tanah suci pedang surgawi, sedangkan anakku Dong Yue sampai sekarang aku tidak bisa mengendalikan dirinya” ucap Leluhur pertama.


Li Kong mendengar bahwa mereka semua telah sepakat hanya bisa mengikuti pengaturan tersebut.


“Baiklah, jika begitu aku akan berbicara dengan Yu’er. tapi berhasil atau tidaknya itu diluar jangkauan kita. Bagaimanapun kita tidak tahu apakah orang itu akan tertarik dengan Yu’er atau tidak” ucap Li Kong dengan berat.


“Tidak usah khawatir, kita akan membuat suasana antara Feiyu dan orang itu menjadi intim, seolah semua terjadi secara alami, jika dia tidak juga tertarik pada yu’er, maka aku menyarankan kita menggunakan obat untuk membuat dia menyerang Yu’er” ucap leluhur keempat licik.


“Su Cao! apa maksudmu dengan menggunakan obat ? apa kau ingin mengorbankan kepolosan Feiyu ?” tanya Li Kong tidak senang.


“Kakak Li, bukannya aku ingin mengorbankan Feiyu. Tapi aku rasa orang itu cukup layak untuk Feiyu, disamping dia memiliki daging Kaisar, dia juga memiliki kekuatan yang mampu mengalahkan seorang Holy King dengan mudah, bukankah hal itu sangat luar biasa” ucap Su cao memberi penjelasan.


“Hmp! bagaimana jika orang itu adalah monster tua ? aku tidak setuju jika cucuku harus dinodai oleh monster tua!” ucap Li Kong menolak.


“kakak Li, meskipun Ruyan tidak menjelaskan rupa orang itu, tapi aku yakin dia pasti tidak tua” ucap Qian Shu.


“Hmp! siapa tahu itu. Kaisar Jiutian saja memerlukan waktu 50 tahun untuk mencapai Holy King, dan orang itu setidaknya lebih dari 50 tahun telah hidup. Apa kau tidak berpikir sampai kesitu ?” tanya Li Kong.


“Kakak Li, bagi seorang Kultivator, usia bukanlah penghalang untuk menjalin hubungan” jawab Qian Shu.


“Sudahlah tidak usah berdebat lagi, kita cukup menarik dia agar terikat dengan kamar dagang 4 lautan, setelah kita mendapatkan daging kaisar, kita hanya perlu menunda  hingga jalan kaisar terbuka. Adapun cara untuk menunda Feiyu agar tidak perlu melayani orang itu, kita cukup mengatakan bahwa latihan Feiyu khusus, dia harus tetap menjaga kesucian dirinya hingga ke tahap Supremes. Adapun Feiyu tertarik pada akhirnya pada orang itu, itu semua terserah dia” ucap Leluhur pertama menyarankan.


Setelah perdebatan yang cukup panjang, akhirnya mereka sepakat menjadikan Li Feiyu sebagai umpan untuk memikat Xu Xiaoyao.


Qian Feng yang dari tadi diam mendengarkan sedikit bingung dengan keputusan para leluhur.


“Emm, leluhur sekalian, Kenapa kita tidak merebut secara paksa tanpa perlu mengorban Feiyu” ucap Qian Feng membuat saran.


keempat leluhur melirik Qian Feng dengan tatapan aneh dan mendesah sedikit kecewa.


“Qian Feng, kami mendirikan kamar dagang 4 lautan hingga sampai status saat ini bukan hanya mengandalkan kekuatan kami, tapi juga kebijakan kami dalam mengambil keputusan dalam setiap masalah. Jika hanya mengandalkan kekuatan saja, mungkin kamar dagang 4 lautan akan memerlukan waktu sangat lama untuk bisa sampai ke status saat ini” ucap Leluhur pertama.


“Sampai saat ini kita belum mengetahui kekuatan spesifik orang itu, kondisi orang itu saat ini telah berada di mana dia bisa dengan mudah membunuh seorang Holy King. Apa kau pikir dengan menggunakan cara kekerasan adalah pilihan terbaik ?”  ucap Leluhur pertama sambil bertanya.


“Em, tapi bagaimana kalau kita menyebarkan berita bahwa dia memiliki daging kaisar ?” tanya Qian Feng.


Qiang Shu dengan kesal memukul kepala Qian Feng.


“Anak nakal bodoh! jika kita menyebarkan berita itu, bukan giliran kita untuk menikmati daging kaisar tersebut” ucap Qian Shu kesal.


Qian Feng kali ini hanya bisa kembali terdiam.


“Baiklah, sudah diputuskan bahwa kita akan menjadikan Feiyu sebagai umpan” ucap Leluhur pertama memutuskan.


“Nah, adik kedua. urusan ini aku serahkan padamu” ucap Leluhur pertama kepada Li Kong.


Li Kong hanya bisa menuruti keputusan yang telah dibuat. Walau dia merasa bersalah pada cucunya, tapi daging seorang kaisar jauh lebih menggoda, ditambah dalam waktu dekat Jalan Kaisar akan terbuka. Dengan bantuan daging kaisar, bukan hanya memahami ranah kaisar, bahkan kemungkinan mencapai takhta suci jauh lebih besar dibanding dengan yang lain.



Di Kota Changtian.


Xu Xiaoyao mengikat semua anggota Keluarga Klan Zhao,Qiu dan Chen. Sedangkan anggota keluarga penguasa kota tidak ada satupun yang ikut serta dalam pengepungan.


Masing-masing dari mereka terikat dan dikumpulkan di lapangan kota Changtian.


Mereka semua dalam kondisi yang sangat memalukan, walaupun mereka ingin kabur, mereka masih takut akan Xu Xiaoyao yang membunuh mereka.


“Dengarkan! jika besok siang Penguasa kota dan 3 patriark keluarga besar tidak muncul untuk menyerahkan diri, maka aku akan membunuh mereka semua” ucap Xu Xiaoyao kejam.


“Aku bukan seorang yang berdarah dingin dan suka membantai, tapi karena kalian telah menyinggung diriku pertama kali, maka jangan salahkan aku karena kejam”


“Aku menuntut Penguasa kota serta 3 patriark untuk membawa orang yang mengepungku menggunakan formasi sebelumnya”


“Selama kalian berani menyerahkan diri, aku janji tidak akan membunuh kalian, tapi bukan berarti aku tidak akan melakukan sesuatu pada kalian”


“Dan kalian warga kota Changtian, sampaikan pesanku ini pada mereka, jika terlambat semenit saja, maka setiap menit aku akan membunuh satu dari mereka”


Xu Xiaoyao berbicara dengan sangat kuat, warga kota yang berkumpul mendengarkannya dengan seksama dan terkejut.


Para warga kota tidak percaya bahwa Penguasa kota dan 3 patriark akan kalah oleh Xu Xiaoyao.


Setelah mengatakan semua itu, Xu Xiaoyao pergi pinggir dan duduk disamping Xu Jinhu dan Xiao Chen yang masih belum sadarkan diri.


“Kau kemari!” unjuk Xu Xiaoyao pada salah satu warga kota.


“Bawakan aku makanan dan minuman terbaik, aku lapar” ucap Xu Xiaoyao.


Orang yang ditunjuk Xu Xiaoyao menjadi takut dan gemetar.


“Nah, gunakan ini untuk membeli makanan, kembaliannya ambil saja untukmu” ucap Xu Xiaoyao memberikan sejumlah Batu spiritual.


Orang tersebut terdiam tidak percaya, dia berpikir bahwa Xu Xiaoyao adalah orang yang tirani dan kejam, tapi tidak di sangka bahwa Xu Xiaoyao cukup masuk akal.


“Apa yang kau tunggu, cepat pergi sana” bentak Xu Xiaoyao.


“Baik, tunggu. Aku akan segera kembali”


Orang tersebut segera berlari takut Xu Xiaoyao menjadi marah dan menghukum dirinya.


Setelah orang itu pergi, Xu Xiaoyao menatap Xu Jinhu dan Xiao Chen.


“Hey kalian berdua, kapan kalian akan sadar”” desah Xu Xiaoyao.



Jauh dari Kota Changtian.


Seorang pria tua yang terbang melayang sambil memegang kompas di tangannya tiba-tiba berhenti mendadak.


“Apa yang terjadi ? kenapa kompas ini tiba-tiba menjadi seperti ini” ucap pria itu heran.


Sebelumnya jelas bahwa kompas yang dia pegang menunjukan ke arah tertentu dengan sangat jelas, tapi baru saja kompas itu mengalami perubahan pada arah jarum yang ditunjukkan.


Seolah-olah kompas telah kehilangan tujuan targetnya, atau target dari kompas tersebut telah menghilang.


“Aneh! apa sesuatu terjadi pada anak dewa harimau ?” tebak pria tua itu dengan kekhawatiran.


“Ini tidak bisa dibiarkan, aku harus segera menemukan anak dewa harimau” ucap pria tua itu panik.


Orang tua itu tidak lain adalah Tetua agung Clan Harimau dari Wan Yao KIngdom.


Dengan panik dia mengorbankan setetes esensi darahnya pada kompas.


Wajah tetua agung menjadi sedikit lebih pucat. Kompas mulai kembali bekerja dan menunjukan arah dengan jelas.


“Syukurlah” ucap Tetua agung lega.


Setelah itu tetua agung mempercepat gerakannya, dia takut ada sesuatu terjadi pada anak dewa harimau. Naik atau turunnya Clan harimau tergantung pada anak dewa harimau, misi kali ini sangatlah penting bagi seluruh Clan Harimau, jadi dia tidak berani gegabah dalam menjalani misi.