
Charattha yang sudah mengetahui identitas ga-eun itu pun membuat dirinya tidak menyembunyikan terus menerus identitas kepada temannya.
"aku senang . karna aku tidak pernah memiliki teman yang bisa membuka hatiku " kata ga-eun
charattha pun ikut senang dan menggenggam tangan ga-eun
" kita akan selalu berteman" kata charattha
"terimakasih kamu sudah menjadi teman baikku!" ucap ga-eun tersenyum
saat ga-eun dan charattha yang sedang berada di kamar tiba-tiba terdengar suara panggilan bi Nana
"ga-eun, ayo turun bantu bibi membungkus roti!" Ucap bi Nana
"Baik, kami akan ke bawah!" teriak ga-eun
"Ayo, kita ke bawah.. oh ya kamu jangan berbicara tentang ini" ucap ga-eun kepada charattha
"Kenapa?" Ucap charattha sambil heran
"Kamu tidak mau ingatanmu di hapuskan? bibi ku tidak suka ada manusia yang tau dengan identitas kami, dia akan menyuruhku untuk membuat kamu melupakan semuanya termasuk persahabatan kita!" Ucap ga-eun sambil tersenyum
"tenang saja, aku tidak akan membicarakan tentang ini pada siapapun!" ucap charattha
"ya, sudah ayo kita turun!" Ucap ga-eun sambil mengajak temannya
mereka berdua pun turun kebawah lalu berjalan ke arah dapur.
*Di dapur
Mereka pun sedang memasukkan roti dan mendengar radio saat mereka menyalakan radio tiba-tiba pengumuman festival minako itu di siarkan di salah satu channel radio.
"Ini yang kamu maksud?" Ucap charattha
"Iya, aku pikir tidak akan jadi karna pemiliknya masih ragu untuk melakukan festival ini" ucap ga-eun
"Kalo memang begitu aku harus siap memulai untuk mendesain brosur agar mempromosikan toko kita juga" ucap ga-eun
ga-eun pun segera pergi dan mengambil alat-alat untuk membuat brosur saat ga-eun sibuk mendesain brosur .. charattha pun menghampiri ga-eun
"kamu sedang membuat apa?" Ucap charattha
"Aku sedang ingin membuat lagu" ucap ga-eun
"Coba lihat, lagu apa ini? " tanya charattha
"jadi, toko kita adalah toko roti dan aku harus mengundang para pengunjung untuk membeli kue kita dengan cara kita bernyanyi semua " kata ga-eun
" benar juga" kata charattha
"tunggu, kita bernyanyi semua? maksudmu aku ikut?" tanya charattha
"iya, tentu saja. kamu sekarang adalah keluarga kami!" ucap ga-eun
"keluarga? apakah aku adalah keluarga kalian?" ucap charattha
"iya" ucap ga-eun sambil tersenyum
charattha pun tersenyum dan memeluk ga-eun dengan bahagia
"terimakasih sudah menganggap diriku sebagai keluarga kalian!" ucap charattha sambil memeluk ga-eun
Saat semua sibuk tiba-tiba terdengar suara pintu sepertinya ada seseorang yang masuk ke dalam toko. charattha pun menyambut nya
"selamat datang " kata charattha
seorang pria culun yang membawa sebuah barang
"permisi" kata pria itu sedikit canggung
"ada yang bisa kami bantu? " tanya ga-eun
"itu.." kata pria itu sambil menunduk
"iya??" tanya ga-eun
pria itu pun jalan mendekati ga-eun
"ambilah jika kau butuh ini " kata pria itu sambil memberikan brosur iklan krim pembesar payudara
" hah.." ga-eun pun terkejut
"jika kamu memakai krim ini dada akan membesar.. tolong belilah" kata pria itu sambil membungkuk memohon
ga-eun yang melihat wajah pria itu dan mencium aroma pria itu seperti nya dia kenal.. tidak salah lagi itu adalah cha eu-nu cinta pertama ga-eun .
ga-eun pun mengingat eu-nu waktu mereka masih kecil .
"dia? eu-nu.." gumam ga-eun sambil melihat pria itu
ga-eun pun terkejut dan langsung melihat pria itu namun pria itu tidak mengingat ga-eun
"gadis dengan lekuk A yang menggunakan krim ini akan berubah jadi lengkuk E setelah beberapa minggu " kata eu-nu
saat mendengar itu charattha langsung menutupi dadanya dan melarang eu-nu untuk berbicara
"heh, maksudmu apa! kau pikir dada kami sangat kecil? " kata charattha sambil membesar kan dada nya
" lihat lah dada kami begitu besar" kata charattha sambil menggandeng lengan ga-eun
"sudahlah kau pikir kami membutuhkannya! dasar mesum" kata charattha sambil melihat ke arah ga-eun
ga-eun yang masih tidak menyangka dia bisa bertemu dengan eu-nu hanya terdiam terpukau
"heh, kamu kenapa? apakah mungkin kamu ingin membelinya?? " tanya charattha sambil heran melihat ga-eun
ga-eun pun meninggalkan mereka berdua dan mengambil brosur festival dan menyuruh eu-nu untuk ikut ke audisi itu
"maukah kau datang ke audisi ini? jika kau datang . aku akan membeli semuanya!" kata ga-eun sambil memberikan brosur itu
"eh, kamu serius??" ucap charattha yang heran
"iya aku serius!" ucap ga-eun
eu-nu hanya bingung melihat brosur itu dan dia melihat ke arah ga-eun .. eu-nu pun mencoba mengingat sesuatu namun dia tidak bisa mengingat apapun
"baiklah aku akan mengambil brosur ini asalkan kamu serius membeli ini semua!" ucap eu-nu
ga-eun pun beli semua yang di jual eu-nu sedangkan eu-nu mengucapkan terimakasih dan pergi dengan membawa brosur itu
"Gila? kamu buat apa beli ini!" ucap charattha
"untuk kita! lihat saja dada kita yang rata haha" ucap ga-eun sambil meledek
"enak saja! dadaku lebih besar dari dada mu" ucap charattha yang teriak
"sudahlah, kita sama-sama rata tidak usah berantem! lagian ini juga karna aku sudah menemukannya~" ucap ga-eun sambil tersenyum
"menemukan apa?" tanya charattha
ga-eun pun hanya tersenyum dan meninggalkan charattha sendiri
"hei, maksudnya kamu menemukan siapa?" ucap charattha sambil mengejar
ga-eun tidak menjawab lalu pergi ke dapur
*di dapur
ga-eun pun membuat kue kesukaan eu-nu
"eu-nu, apakah kamu benar-benar tidak mengingat aku? " kata ga-eun sambil memperhatikan kue coklat itu
tiba-tiba satu -persatu kue coklat hidup dan bernyanyi
"oh cokelat,, lelaki kejam yang melupakan cinta pertamanya yang penuh dengan kecantikan terbuai akan cinta namun dia melupakan gadis itu.. apakah mungkin ada gadis lain yang membuat dia melupakan gadis pertamanya "
ga-eun yang kesal itu pun memukul meja
"stop,cukup! kalian jangan meledek ku" kata ga-eun
ga-eun pun memasukan kue coklat itu ke dalam oven.. tiba-tiba terdengar suara nyanyian .. ga-eun melihat ada boneka panda yang bernyanyi
"tentu saja, dia pasti ingat pada ga-eun kami yang cantik jadi tenang saja " kata boneka panda yang ternyata di baliknya adalah charattha
ga-eun yang senang melihat charattha yang mencoba menghiburnya .
"charattha~" ucap ga-eun sambil tersenyum
"berjuanglah ga-eun ku sayang! cinta pertamamu telah datang kamu harus memperjuangkan pria itu " nyanyian charattha sambil memberikan ga-eun boneka panda
"ahh, terimakasih charattha" kata ga-eun yang langsung memeluk charattha
"berjuanglah.. berjuanglah.. berjuanglah jangan patah semangat!" ucap charattha
ga-eun pun mengangguk kepalanya dan bersemangat dan percaya jika eunu akan mengingat dirinya lagi
~Bersambung~
Bagaimana kelanjutan nya ?? apa kah eu-nu akan datang ke festival itu? apa eu-nu akan mengingat ga-eun?? dan bagaimana dengan cita-cita eu-nu yang ingin menjadi penyanyi??
Stay untuk episode -episode yang menegangkan ini :) jangan lupa like dan coment agar author semangat menulis ceritanya .. terimakasih 🙏🙏