The Church Secrets

The Church Secrets
•• 06. Gereja (4) ••


Sebelum jamuan dimulai, kepala keluarga saat ini dan calon kepala keluarga yang baru akan berkumpul di ruang rapat Gereja.


Arthur : "Mungkin kamu akan menemukan orang-orang menjengkelkan disini, tapi jangan hiraukan mereka. Karena mereka hanya iri padamu. "


Livy : "Uh? Iri? "


Arthur : "Ya. Kau itu spesial, paling spesial diantara semua orang. "


Livy : "Iya.. "


/pintu terbuka..


Tatapan orang-orang mulai tertuju pada Livy.


Arthur : "Gereja itu ya.. tempat yang suci tapi dipenuhi oleh iblis. " *bicara dengan nada rendah


Livy : "Uh! "


Meskipun agak takut, tapi Livy tidak berani terlalu dekat dengan Arthur.


Marina : "Tuan Arthur? "


Arthur : "Oh~ Nona Marina ya? "


Marina : "Lama tidak bertemu, tuan. " *bungkuk


Arthur : "Iya. "


Marina : "Tempo lalu saya datang ke kediaman keluarga Anderlecht. " *melirik ke arah Livy


Livy : //melihat sekitar


Marina : "Sepertinya anda membawa seorang pelayan ya. Tapi, bukankah acara ini dihadiri khusus oleh keluarga besar? "


Arthur : "Livy, kemarilah. "


Marina : "Hm? "


Livy : *mendekat


Dengan cepat Arthur menarik tangan Livy dan mendorongnya ke arah lantai. Hal itu membuat Livy berlutut di hadapan semua tamu.


Livy : *gemetar


Arthur : "Lihatlah, apa ada yang perlu kau khawatirkan dari anak ini? "


Marina : "Saya minta maaf, tuan Arthur. "


Arthur : *melepas Livy.


Marina : "Kalau begitu, saya lebih dulu menuju ruang rapat. Permisi. " *pergi


Marina pergi dengan perasaan kesal dan dendam pada Livy. Livy yang syok hanya bisa diam dengan tubuh yang gemetar.


Arthur : "Livy, bangun. "


Livy : //berdiri


Arthur : "Ayo kita pergi. "


Livy : "Hm." *memegang lengan baju Arthur.


Arthur : "Uh? Ada apa Livy? "


Livy : "A-apa aku.. membuat.. kesalahan? " *nada ketakutan


Arthur : "Ha?! "


Livy : //gemetar. "A-aku minta maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi. " *nada ketakutan *menunduk


Arthur : "Hei.. kamu bicara apa sih? " *memegang pipi Livy


Livy : //berusaha untuk tidak menatap mata Arthur. "Aku minta maaf. "


Arthur : "Huh.. aku melakukan itu bukan karena kamu membuat kesalahan. Tapi karena wanita itu. "


Livy : "Aku.. minta maaf. "


Livy : "Hm."


Arthur : "Jangan jauh-jauh dariku. " *memegang tangan Livy.


Livy : "Uh? "


Arthur : "Ayo."


Arthur dan Livy masuk ke ruang rapat.


Sebuah ruangan yang besar dan berisikan lambang dari 5 keluarga besar.


? : "Wah~ wah~ Kira-kira ini siapa ya~? "


Livy bersembunyi di belakang Arthur, dan memegang erat lengan baju Arthur.


Arthur : "Hmph! Aku pikir kau mati, pak tua. Oh~ apa mungkin sekarang harus ku sebut kau.. kakek ****? " *menyeringai


{ Thorne ven Anderlecht -- Kepala keluarga sementara Anderlecht (76 th) }


Thorne : "Kau tidak sopan sekali~ "


Arthur : "Memangnya ada cucu-cucumu yang bersikap sopan? " *duduk


Thorne : //melirik ke arah Livy


Arthur : "Kenapa? "


Thorne : " Uh. "


Arthur : "Apa kau tertarik dengannya~ ? "


Thorne : " Hump! Aku juga punya tipeku sendiri. "


Arthur : " Tch. Sediakan tempat duduk untuk Livy! "


Tak lama 2 orang yang merupakan pelayan Gereja membawa kursi untuk Livy, yang diletakkan di belakang Arthur.


Arthur : "Duduklah. "


Livy : "Iya." *duduk


Thorne : "Untuk seorang serangga, beruntung juga kau bisa duduk di sana. "


Livy : "Uh!! "


Arthur : "Untuk seorang gila ****, beruntung juga kau diizinkan untuk datang ke tempat suci ini~ " *memprovokasi.


Thorne : "KAU?!! " *berdiri


Arthur : "Nah, bukankah lebih cepat lebih baik? "


Thorne kembali duduk dengan perasaan marah. Sejak awal Thorne memang merasa terancam dengan keberadaan Putra-putra dari Gladwin dan Veronika, yang dijuluki 3 predator puncak.


Tetua 1 : "Kalau begitu, kita mulai rapatnya. "


Tetua 3 : "Untuk menghormati Gereja, tradisi jamuan ini akan dilaksanakan minggu depan di aula Gereja. "


Tetua 2 : "Kami berencana untuk mengadakan acaranya di luar Gereja, agar para warga dapat melihat Gereja suci. Lalu tidak lupa para warga bisa ikut dalam jamuan. "


Tetua 1 : "Jadi permasalahannya hanya ada satu disini, untuk makanan kita hanya memiliki setengah populasi warga. "


? : "Soal itu tidak perlu khawatir. Keluarga Islwyn akan mengirimkan pasokan makanan untuk warga yang kekurangan makanan. "


{ Austin Islwyn -- Kepala keluarga Islwyn (46) }


? : "Memang hebat ya~ keluarga dengan pasokan makanan terbesar. "


{ Dion Norah -- Kepala keluarga sementara (51) }


𝓖𝓮𝓻𝓮𝓳𝓪 (4),


𝓢𝓮𝓵𝓮𝓼𝓪𝓲~