SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 173


___


___


___


Wulan sudah mengatur pertemuan dengan para petani buah di Karangampel. Mereka meminta PT. Raimu DAT untuk mementori mereka supaya produksinya tidak terhambat dan jualan mereka tetap stabil harganya.


Yosep sampai di kantor gapoktan tani sukses Desa Pringgacala, Karangampel. Yosep meninjau terlebih dahulu ke lahan untuk menanam buahnya, mulai dari semangka, melon, semangka baby, timun suri, dan blewah. Itu adalah komoditas buah yang sering ditanam di wilayah Indramayu.


Yosep langsung menelepon Ibu Sarmila untuk segera mengirimkan pupuk Alkimia 100 ton ke Karangampel yang akan dikirim bertahap selama 5 kali. "Selamat pagi bapak-bapak!"


"Pagi pak Yosep!" sahut tim gapoktan tani sukses berjumlah 50 orang serentak.


"Kok yang ngajari kita masih muda? Bisa apa pemuda zaman now?" pikir Joni ketua tim gapoktan tani sukses.


"Baik saya tidak akan basa-basi, saya hanya mau bapak menandatangani surat perjanjian ini," Yosep menumpuk surat perjanjian yang sudah ditempel materai 10.000, di meja. "Saya akan menanam modal dengan bapak-bapak yang mempunyai lahan. Bapak-bapak tidak perlu mengeluarkan sepeser pun biaya produksi penanaman buah."


Tim gapoktan masih belum ada yang bereaksi dengan usulan Yosep. "Saya lihat dahulu langkah pak Yosep apa, kalau merugikan. Kami tidak akan ikut menandatangani," batin Joni.


"Pembagian hasil 50:50 bersih. Saya sudah mengatur biaya sewa lahan di surat ini 20 juta/hektar pertahun. Kompensasi jika terjadi kerugian 10 juta, dibayar dimuka. Silahkan bagi yang mau menandatangani sertakan nomor rekening bank Abc surat perjanjian! Uang sewa lahan dan komoensasi awal akan segera ditransfer" jelas Yosep.


Tim tani gapoktan sudah membayar biaya mentoring 10juta/orang kepada PT. Raimu DAT. Mereka mendapat uang malah lebih dari 50 juta belum lagi dari hasil penjualan panen buah. Tanpa pikir panjang lagi, mereka langsung berbaris rapi menandatangani surat perjanjian.


"Jo! Berikan saya bibit Semangka, semangka kuning, semangka baby, melon dan red sweet melon, masing-masing 1 ton!" titah Yosep dalam batinnya.


[Baik majikan. Sistsm memproses pembelian 1 ton bibit Semangka, 1 ton bibit semangka kuning, 1 ton bibit semangka baby, 1 ton bibit melon dan 1 ton bibit red sweet melon. 50.000.000 juta sudah dipotong dari saldo majikan. Semua bibit sudah ditransfer ke inventori sistem]


___


___


___


Mobil truk berisi pupuk Alkimia yang dikirim ibu Sarmila sudah tiba, "ini adalah salah satu moda yang saya berikan beserta buku panduan penanaman yang harus dipatuhi bapak-bapak, selama bekerja sama dengan saya,"ucap Yosep. "Bibit buah juga akan dikirim besok oleh karyawan saya kesini."


"Ada yang ditanyakan lagi?" tanya Yosep


"Sudah jelas pak Yosep," jawab serentak tim gapoktan tani sukses.


"Saya akan mengawasi bapak-bapak semua, jadi jangan sampai ada tindakan wanprestasi atau ketidakamanahan. Saya sudah mengagendakan jika panen buah berhasil dalam satu minggu ke depan. Kita akan mengadakan acara pesta buah disini, mengerti pak!" tegas Yosep sorot matanya sangat tajam.


Tim gapoktan di tatap tajam oleh Yosep langsung bergidik ngeri, "mata yang sangat mengerikan. Kami tak berani melakukannya," batin Joni dengam raut muka pucat pasi.


"Baik kami izin pamit ya pak. Saya akan meninjau 3 hari lagi. Tolong proses produksi lakukan seperti buku panduan dan foto kopi sebanyak mungkin. Oh ya saya lupa, jika produksi mencapai target saya akan berikan bonus tambahan 100 juta/orang," Yosep bersama tim ZZRR dan tim SW pergi meninggalkan kantor gapoktan tani sukses.


Devi di tinggalkan di kantor Moontown, karena harus mengurus renovasi kantor oleh Yosep. "Wulan adakan pertemuan dengan semua peserta yang ingin dimentori dan suruh mereka datang ke kantor PT. Raimu DAT," titah Yosep.


"Baik pak big bos! saya izin pamit!" sahut wulan menunundukan kepala, lalu bergegas ke arah Indramayu kota untuk menuju kantor PT Raimu DAT di Kandanghaur.


"Sylvia hubungi kontak CEO PT. Astra Honda Motor dan PT. Yamaha Indonesia Manufacturing Motor. Saya ingin mengakuisisi saham mereka!" titah Yosep. "Kamu juga kembali ke kantor Raimu Group yang baru kita beli, dan buka lowongan untuk semua staff karyawan, manajerial dan direksi!"


"Baik pak big bos! Saya izin pamit!" sahut Sylvia dan langsung masuk mobil lalu mejakukan mobil hypercarnya ke arah Cirebon.


Yosep sudah berada di dalam mobil, "mas lapar kita, mau makan!" pinta Ryuna.


"Ya mas setengah hari kita ikut mas capek," imbuh Ziva.


"Ternyata kamu sibuknya gak pernah berubah ya mas. Sama seperti dahulu," sindir Zahra.


"Ya mas jangan karena sibuk. Nanti kamu lupa fiting baju pengantin lagi," imbuh Rany dengan tatapan sinis.


"Ya mas janji setelah selesai di Kandanghaur kita akan langsung fiting baju malam ini dan buat undangan! Kan sudah mas bilang semua sudah di atur oleh Sylvia," balas Yosep.


"Perempuan memang merepotkan. Apalagi nanti malam pertama pasti merepotkan harus seranjang berlima," batin Yosep sambil menepuk jidatmya sendiri.


___


___


___


Mobil Koyota Yosep, dia parkirkan di depan kios baso kliwon Jatibarang. Tim ZZRR ingin makan baso, jadi Yosep mencari tempat makan baso yang cukup enak. "Bang baso 5 porsi campur, minumnya es teh manis 7 gelas!" pinta Yosep. Gara-gara kebiasaan dengan pak Budi, kalau makan apapun Yosep harus minum dengan es teh manis 3 gelas.


Yosep duduk di samping Rany dan mecubitnya, "aw! Kenapa sih sayang mencubitku!" pekik Yosep.


"Ya kamu mas, kebiasaan selalu makan dan es teh manisnya tiga gelas. Apa masih kurang manis diantara kami berempat? Hmph!" Rany menggembungkan pipinya, tapi malah Yosep mencubitnya karena gemas. "Aw! Swawkit mwas!"


5 Porsi dihidangkan, seperti biasa Ryuna makan dengan lahap dan ia yang pertama habis, sambil tersenyum dan memegangi perutnya Ryuna menatap Yosep dengan mata berkedip cepat. "Bang tambah 3 porsi lagi!" pinta Yosep melambaikan tangan.


"Yeay! mas sangat baik, i love you mas!" ucap Ryuna.


"Ya sayang I love you too!" balas Yosep. "Kalau kurang pesan lagi."


Semua pengunjung menatap sinis dengan mereka berlima, karena mereka selalu ramai, di tambah mereka sangat mesra. Mereka sinis karena mereka jomblo, empat wanitanya sangat cantik dan laki-lakinya juga sangat tampan.


"Sial! Dia saja istrinya empat lah aku masih jomblo sudah karatan lagi!" batin pengunjung laki-laki.


"Cih, apa hebatnya sih keempat perempuan itu. Masih cantikan saya," batin pengunjung wanita yang berbadan gendut, berkulit hitam dengan rambut keriting tak terurus.