
Rumah besar layaknya istana,penuh dunia fantasty ,penuh keceriaan,kehangatan dan kenyamanan itulah rumah yang di tempati oleh martshel .dirumah itu martshel diperlakukan layaknya seorang putri raja.dimana ada salah satu pelayan mengambik kopernya dan membukuk untuk memeberi hormat sembari berkata,
"nona mari saya bawakan kopernya"senyum ramah dan penuh hormat
"ohh tidak ,tidak usah saya bisa sendiri membawanya" penuh menyelidik dan atusias
"tidak nona ini tugas saya,tolong berikan koper anda" dengan senyuman ramah dan memaksa
"berikan sajalah koper itu sayang, kepada mereka"santai tampa merasa bersalah
sontak martsel kaget dengan panggilan alex
",apa!!!sayang , hay kau beraninya manggil aku sayang"dengan tatapan tajam bagaikan malaikat pencabut nyawa
" iya aku panggil sayang, apa ada yang salah akukan calon suamimu"
kesal, tidak berginik itulah kondisi martsel sekarang, karena kesalahannya lah dia mendapatkan hukuman ini.
ketika mereka berdua bertengkar, semua orang tertawa termasuk jhon dia lah orang yangvpaling keras tertawanya
"bwahahaha... kalian sungguh lucu bagaikan anak kecil umur 6 tahun"terus mengejek pasangan itu
jhon pun mendapatkan tatapan tajam dari alex dan martsel,sembari berkata
"diam kau" serempak martsel dan alex berteriak
seketika jhon pun diam tidak bergerak dalam hati jhon berkata
"aduhh..jhon mati lah kau, kenapa kau menggali lubang untuk dirimu sendiri" khawatir
"sekali lagi kau tertawa jhon habis lah dirimu, akan kujadikan kau daging panggang" suara alex bergemang ditelinga jhon
" ma.maaf tuan saya keceplosan" merasa takut
sedangkan martsel sudah dibawa pergi oleh pelayan dan orang tua alex menuju kamarnya yang baru.
"nak,ayo mami papi anter ya kekamar baru mu"sangat senang
"baik mi,pi.terimakasih" penuh cinta dan malu
mereka berjalan menaiki anak tangga sampai lantai 2, disana ada 2 kamar 1 kamar alex yang ada di pintu utama dan 2 kamar martshel yang baru.
ketika kamar itu dibuka terlihatlah sebuah pemandangan yang indah kamar tersusun rapi, tempat rias yang terbuat dari permata, tirai yang terbuat dari kain sutra berlapis berlian.serta hiasan dinding yang sangat cantik.
sungguh mewah bagaikan kamar putri raja.martshel sangat takjub dan sangat mengangumi semuanya sembari berkata
"wow , indahnya apa kah ini kamar saya" tidak percaya
"iya nak,ini kamar kamu sekarang, apakah kamu suka"
"saya sangat menyukai kamar ini, tapi saya tidak pantas berada dikamar semewah ini"
irang tua alex pun tersenyum sembari berkata
"hay nak, siapa yang bilang kamuntidak pamtas mendapat kan ini semua, kau sangat pantas mendapatkannya karena kau sekarang putri kami "
merasa terharu, mau menangis itulah martshel sekarang dia tidak pernah mendapatkan,kasih sayang seorang ayah dan ibu, namun kini dia telah mendapatkan apa yang selama ini dia impikan .
"terimakasih mi, pi" penuh bahagia
"kalau begitu kami pamit dulu ya sayang, srlamat istirahat mimpi indah dan semoga betah."
ketika martshel membukanya betapa kagetny dia mendapati gaun gaun yang sangat cantik , berkilau dengan taburan permata dan lapisan emas.
"wah,cantik sekali gaun ini, milik siapa kah kamar ini.kenapa semua barang barang disini berlapis permat dan mas"penuh pertanyaan
sesaat martshel terdiam, dia memandangi semua gaun itu,hingga dia menetapkan satu kemungkinan yaitu kamar putri raja, yang sangat cantik.
namu dia tidak ambil pusing lagi dengan semua kemewahan yang didapatnya, dia mengambil handuk dan pakaiannya .untuk berganti.
ketika masuk kamar mandi.dia mendapati sebuah sabun yang wanginya bagikan bunga mawar merah,
"apa ini , wangi sekali sabun ini.aromanya sangat enak dan menyengat semua ini untuk aku"
martshel pun segera memakai sabun dengan aroma bunga mawar .sungguh sabun itu menyegarkan dan aromanya sangat wangi.
10 menit berlalu martshel selesai mandi dan menggunakan dress warna hitam dengan renda kecil di bagian dada.
setelah selesai martshel dipanggil untuk makan malam,dia pun segera beranjak dari kamarnya menuju ruang makan
"selamat malam sayang,mari sini kita makan malam dulu"kata mamahnya alex
"malam mi dan malam semuanya"
mereka semua makan bersama, dengan rasa bahagia dan gembira.
selesai mereka makan, orang tua alex memberi tau tentang hari bagus acara pernikahan
"5 hari lagi kalian akan menikah,hari jumat,23 november kalian harus sudah siap untuk menikah"
"baik pah"wajah datar sikap dingin
berbeda dengan espresi martshel,martshel shock dan tidak percaya akan secepat ini.
"lalu bagaimana dengan mu nak"sapa papah alex"
"apakah ini tidak terlalu cepat"
"kalau kamu keberatan, kita bisa undur acaranya"
karena martshel tidak mau mengecewakan orang tua martshel,dia pun berkata,
"tidak pi, saya tidak keberatan"
syukurlah klo begitu.
"besok martshel ikut fiting baju dan memilih bunga bersama mami"
"sedangkan kamu selesai semua kerjaan kantor, kamu nyusul lex"
"emm"
"dan kamu jhon persiapkan semua acaranya, dari dekorasi, tempat dan keamanan"
"baik tuan"
setelah mereka selesai berbincang, mereka pergi kekamar masing masing untuk istirahat.
bersambung..