
"Pergi!" Usir Luca dengan wajah yang menahan marah pada penjaga yang baru saja membeberkan masalah di luar.
Wajah penjaga itu terlihat pias ketakutan, kepala nya menunduk kemudian membungkuk setengah badan. "Maaf tuan, nyonya. Saya permisi" Ujar nya.
"Tunggu!" Tahan Ana, membuat penjaga yang hendak melangkah mundur langsung berhenti.
"Siapa yang kamu maksud wanita di depan sana? Dan, reporter?" Tanya Ana bingung pada penjaga, memotong ucapan Luca.
Penjaga tersebut tidak berani mengangkat pandangan nya atau pun menjawab ucapan sang nyonya. Tanpa di lihat pun penjaga itu sudah merasakan ...