
Letta mengerjab pelan, badannya terasa remuk redam berkat kelakuan suami berondongnya itu semalam.
Ia melirik Devano yang masih tertidur pulas dengan posisi tengkurap dan wajahnya menghadap Letta.
Letta mengusap rambut itu dengan sayang, namanya juga istri, melihat suami yang se menggemaskan itu saat tidur pasti bikin ia ingin uyel-uyel sampai puas.
"Jam enem, buruan bangun, mandi, sekolah." Letta membelai kepala Devano lagi.
"Kamu tumben jam segini masih re...