SIMPANAN PAMAN TAMPAN

SIMPANAN PAMAN TAMPAN
BAB 12


karin yang mendapatkan telpon baru sebagai ganti rugi dari telpon yang di rusak oleh bosnya itu tercengang melihat Telpon keluaran terbaru yang terbilang sangat mahal itu .


" Gila , apa gaa salah itu orang ganti dengan ini . ini mah kelewatan bagus buat akunya " Kata karin masi memblok balik telpon genggam yang baru saja ia terimah .


Tapi tetap saja karin merasa senang mendapatkan telpon baru dan seketika mood yang jelek menjadi bagus seketika .


Karin yang mencoba telpon barunya dengan mengambil selfi dirinya sebanyak banyaknya dengan berbagai gaya yang mengemaskan .


Dan ada seseorang yang tersenyum senang melihat hasil selfi karin yang menurutnya mengemaskan


" Cihhh , gadis itu " Kata leo sambil mengecek foto foto yang diambil oleh karin "


Leo yang rupanya sadap telpon baru karin yang langsung terhubung dengan telpon genggamnya , dan apapun yang dilakukan oleh karin dengan telpon genggamnya itu leo mengetahuinya , apapun itu .


Karin yang masi asik dengan telpon genggamnya itu tanpa menyadari leo sudah berdiri di hadapan mejanya dan karin masu asik berselfi ria dengan telpon barunya


" Hemm ..


karin yang mendengar suara itu berbalik melihat siapa orang yang menganggu selfienya seketika karin berbalik kaget bukan main karin langsung berdiri dan menunduk hormat


" Maaf pak , ada yang bisa saya bantu " Kata karin gugup karena ketauan tidak berkerja wajah karin memerah menahan malu yang amat.


" Sudah berfotonya , ini sudah jam brapa apa kau mau sampai malam di situ untuk berselfi " Kata leo dengan pandangan dinginnya .


Karin yang tidak menyadari jam sudah menunjukan jam pulang kantor itu tertunduk malu dan sekali meminta maaf akan kelalaiannya .


" Cepatlah bersiap , ayo pulang aku akan mengantar mu " Kata leo sambil kembali masuk keuangannya mengambil tas kerjanya


karin yang mendengar itu heran dan cukup kaget mengapa bosnya mau mengantarnya pulang ,


" Ayo cepat " Kata leo yang sudah kembali kehadapan karin


" Baik pak " kata karin yang terburu buru memungut barang barangnya itu dan segera menyusul leo yang lebih dulu melangkah menuju lift


• Rumah Kerin


" Kaa , deddy sakitnya tambah parah sepertinya kita harus segera membawa deddy berobat kk " Kata dika adik karin yang saat ini menemani karin untuk makan makan malam buat deddy


Karin yang mendengar itu tertunduk , ia bingung bagaimana ia mengumpulkan uang demi pengobatan Deddy nya , sebenarnya ia kesian melihat Deddy terbaring sakit dikamar .


" apa sebaiknya kita jual saja motorku kk lumayan kan untuk biaya pengobatan deddy " Kata Dika


" Jangan , kau jangan memikirkannya biar kaka yang urus itu kau fokus saja di sekolahmu " kata karin menatap serius dika adiknya


" Baiklah kk " Kata dika memeluk tubuh kakaknya


• Perusahaan Alexandre


Jam kantor sudah menunjukkan pukul 10.00 Karin sudah sibuk dengan pekerjaannya sebagai sekertaris leo .


tetapi pikiran karin terpecah ia terkadang tidak fokus dan selalu memikirkan bagaimana ia bisa mendapatkan uang secepatnya untuk biaya pengobatan Deddy nya .


Kring 📠


" Siang pak , ada yang bisa saya bantu " Jawab karin lembut


" Kesini cepat " Kata leo yang menghubungi karin itu


" Ba... " panggilan sudah terputus sebelum karin menjawab


" ihhh kebiasaan bos mah bebas " Gerutu karin dan segera berdiri dan pergi keruangan leo


toktoktok...


" Masuk " Kata leo


" Maaf pak ada yang bisa saya bantu " Kata karin sopan dan menatap bigbos tampan itu


" ada apa denganmu laporan yang kau kerjakan dari tadi salah , apa kau sudah lelah bekerja bersamaku " Teriak leo memarahi karin


" Maaf pak , " Kata karin tertunduk takut


" maaf , akan saya kerjakan ulang maaf atas kesalahan saya


" Baik pak " kata karin gugup dan tanpa sadar air matanya jatuh dan leo sekilas melihat itu entah mengapa ada rasa bersalah sudah memarahi karin seperti itu .