
Happy Morning
Happy Weekend kesayangan othor semuanyah
Salam sehat dari othor untuk kalian 🤗.
Yuk kita lanjut dari semalem hp othor agak eror gitu deh jadi ga bisa dipakai buat nulis.
Tapi Alhamdulillah sekarang udah bener. Yuk ah kita lanjutkan ber halu ria nya 💃.
***
Di perjalanan pulang Elite Squad masih satu mobil.
Mereka membahas segala hal.Sampai si kucing berwujud manusia juga di bahas si Hello Chiko , Saudara jauh nya Hello Kity.
" Lin kamu bilangin sama Chiko suruh jadi cowok beneran gitu. kasian kan " Ujar Axel.
" Perhatian banget dia bor sama Chika " Goda Jimmy
" Iya juga ya hihi " Alin tertawa.
" Bukan Bambang, kasian aja orang tuanya udah berharap banyak anaknya laki-laki eh malah lemes begitu 🙈" Ujar Axel
" Tapi Chiko kalau udah jadi cowok beneran ganteng pasti. badannya aja tinggi tegap gitu kan,. putih dan terawat juga lagi hahaha " Alin bicara sambil tertawa .
Elite Squad pun tertawa kecuali Axel.
" Lo bisa suka Lin kalau si Hello Chiko jadi cowok tulen " Jimmy pun menimpali.
Sedang Axel diem aja.
Teman-teman nya saling colek di belakang.Dan terdiam.
" Xel " Panggil Iqbal.
" Hmm " Sahutnya.
" Lo diem aja sih " tanya Jimmy
" Ngebayangin Chika jadi Chiko " Sahut Axel.
" Jangan dibayangin tar kamu terpesona lagi " Ujar Alin seraya tertawa.
" Kamu mungkin yang terpesona nanti sama Chiko " Ujar Axel tanpa menatap Alin.
Alin yang tadi lupa kalau Axel posesif dengannya langsung tertawa.
" Posesif banget sih Axel, gimana aku nanti punya pacar ya Bie " Ujar Alin lagi
Seketika Axel langsung menatap Alin.
" Kamu ga boleh punya pacar " Ucap Axel.
" kenapa? " Tanya Alin.
" Karena masih kecil " ujar Axel tegas
" Hmm iya iya ,lagi juga Alin ga kepikiran punya pacar tuh, " ucap Alin lagi membuat Axel tenang.
.
" Gaes kalau udah 17 tahun kita bikin SIM bareng-bareng yuk. Gue udah ga sabar pengen jalan-jalan sendiri tanpa supir " ujar Abie membuat semu menengok ke arahnya kecuali supir.
" Tapi kadang kita butuh supir juga di saat lelah " ujar Jimmy.
Obrolan pun kesana kesini dan satu-persatu Elite Squad sudah diantar oleh supir Axel ke rumahnya masing-masing.
***
Tahun ini tahun ketiga di Tunas Bangsa.
Yang artinya Elite Squad pun sudah memasuki kelas dua belas.
PertemananElite Squad pun semakin dekat terutama Axel dan Alin.
Mommy Ara dan Daddy Ryan sangat-sangat peka terhadap itu.
Mommy Ara yang sedang dipangkuan Daddy Ryan berbicara tentang Alin dan Axel.
" Dad.. Axel setelah lulus mau kemana ? Kalau Alin kan ke Paris. Ucap Mommy Ara sambil menyentuh dada bidang Daddy Ryan.
" Coba nanti Daddy tanyakan ya, sekarang Daddy minta sekali lagi ya sayang." Ucap Daddy sambil mere *mas bokong Mommy yang semakin sintal itu karena sering lnya disentuh dan bermain-main dengan kuda Daddy.
" Daddy mau berapa kali juga Mommy turutin. " De* sah mommy Ara ditelinga Daddy Ryan
" Istri sempurna Dady emang paling tau yang Daddy mau " Ucap Daddy sambil mencium bibir sang istri dan melu* Matnya.
" Hmmmmpp
hhmmpppp
hmmmpp
" Dad haus ga? " tanya Mommy dengan nada sexy
" Banget yank " Hap Daddy langsung meraup gundukan kembar Mommy Yang selalu bikin Daddy mabuk kepayang.
Perlakuan Daddy yang mode On bayi itu pun membuat bawah mommy sudah berkedut ingin di sentuh.
Sambil Daddy masih mode bayi, Mommy mengarahkan kuda Daddy untuk masuk ke sarangnya.
" Ssshh akh Dad " De *sah Mommy Ara sambil menggoyangkan bokongnya naik turun dengan slow motion.
Daddy masih terus menghisap dan Mommy mempercepat laju bokongnya hingga Mommy Ara pun mengeluarkan Pelepasan nya.
" Giliran Daddy sekarang "
Daddy Ryan pun merebahkan tubuh mommy di ranjang. Kali ini Daddy diatas. dimasukan Kembali kuda nya ke lubang sang istri.
dipompa cepat karena Daddy Ryan sudah tak tahan dan khawatir anaknya tiba-tiba mengetuk pintu kamar.
" Akh Sayang..
akh akh akh dad
Akkhhhh "
Keduanya pung mengerang bersama.
Benar saja saat Daddy Ryan ingin mencium kembali sang istri pintu kamar di ketuk.
" Mommy Mommy Mommy " Nala yang kini sudah berusia lima tahun mengetuk pintu sang Mommy.
Dengan segera mommy memakai pakaiannya dan Daddy kabur untuk mandi.
" Ceklek " Pintu dibuka Mommy.
" Huwaa mommy huwaaaa "
" Ulu-ulu kenapa ini anak Mommy yang cantik koq nangis sih " ucap Mommy sambil menggendong Nala.
" Kakak Naufal dan Kakak Nath Jahat ga mau main baleng Nala Mommy huwaaaa " Nala masih menangis
Mommy berusaha mendiamkan sang anak perempuan nya itu.
" Udah ayok emangnya Nala mau main apa ,yuk main sama Mommy " bujuk sang Mommy agar anaknya tak menangis lagi.
" Nala mau main boneka dan rumah-rumahan " ujar Nala setelah berhasil mommy bujuk untuk berhenti menangis.
" Oh Nala mau main rumah-rumahan sama Kakak Naufal dan Kakak Nath tapi mereka ga mau ya? " tanya Mommy setelah anaknya tenang.
" Iya, Nala mau main baleng kakak tapi pada ga mau " ucap Nala sambil mengerucutkan Bibirnya.
" hahah jelas dia ga mau sayang , mereka anak laki-laki kamu anak perempuan mainnya sama kakak Alin kalau itu " ucap Daddy Ryan yang sudah mandi dan rapih mengenakan pakaian casualnya.
" Kakak Alin lagi kerjain tugas sekolah ,Nala ga mau ganggu "ucap Nala
" Ya udah jangan diganggu kasian Kak Alin " Sahut Mommy Ara.
" Emang Kakak Nath dan Kakak Naufal ga boleh main boneka karena apa sih Mom ? " Tanya Nala lagi yang masih polos.
" Hmm kamu tau kakak Chicko kan ? ," tanya Mommy Ara
" Iya Nala tau, yang minta dipanggil kakak Chika kan? "
" nah kalau kakak-kakak kamu main boneka nanti dia bisa seperti kakak Chiko. laki-laki tapi seperti perempuan,sukanya main mainan perempuan , itu ga bagus.
Karena laki-laki itu harus seperti Daddy,kakak Axel,kakak Abie, kakak Jimmy dan kakak Iqbal ".
Ujar Mommy berusaha menjelaskan ke Nala dengan pelan.
Nala pelan-pelan mencerna omongannya Mommy..walau belum terlalu paham tapi setidaknya Nala mengerti yang mana mainan anak perempuan dan anak lelaki.
" Ooh begtu ya Mom. .ya udah deh aku mau minta maaf sama Kakak Naufal dan Kakak Nath dulu " Ucap Nala.
Tapi sebelum Nala keluar dari pintu kamar, Naufal dan Nathan masuk ke kamar Mommy nya.
" Nala ayok main sama kakak, mommy sama Daddy mau istirahat " ajak kakaknya Nala yang bernama Nathan.
" Ga jadi Kak, aku main sendili aja , sama aku minta maaf ya sama kakak-kakak " Nala menghampiri saudara kembarnya dan langsung memeluk mereka.
" Gak apa-apa yuk main sama Kakak, Kakak juga minta maaf ya sama kamu tadi saat kamu ajak kakak ga nurutin kamu " ucap Nathan yang tidak cadel berbeda dengan Nala yang masih cadel itu.
" No, Nala ga mau. nanti kakak seperti Kakak Chiko ga kuat ototnya seperti Daddy dan Kak Axel. "
Mendengar ucapan ank bungsunya itu Mommy Ara dan Daddy tertawa .
Dan mereka pun akhirnya memilih bermain bersama Daddy dan Mommy nya dikamar yang luas itu.
Jangan lupa ritualnya ya sayang 😘