
Waktu bermula 1 bulan kemudian setelah ryuzu menghilang ryuzu di anggap sudah mati dan menghilang lalu salah satu fans dari ryuzu yang bernama vitzui yang merupakan detektif magang.
Ia masih penasaran mengapa ryuzu menghilang tanpa jejak dan banyak orang berpikir ryuzu mati.
Vitzui yang seorang detektif pun ingin idolanya mendapatkan keadilan yang layak berinisiatif untuk mencari dan memberikan ryuzu keadilan yang tepat. Vitzui memulai membaca kejadian 1 bulan lalu yang merupakan kejadian pembantaian keluarga ryuzu sontak di berita tertulis bahwa pelaku pembantaian kabur dan diketahui tertabrak mobil dan dilarikan ke rumah sakit lalu kembali kabur tanpa jejak. dari situlah vitzui paham bahwa polisi mencoba menutup tutupi kejadian tersebut vitzui menyadari nya karena vitzui melihat beberapa hal yang mengganjal pada berita tersebut. vitzui yang kesal ia mengatakan kepada temannya tentang kasus yang di tutup tutupi oleh polisi. Temannya pun lantas menenangkan nya dengan mengajak nya pergi membeli minuman. Saat itu muncul pria dengan bekas luka kaki yang bertanya kepada vitzui dimana alamat rumah bekas pembantaian keluarga ryuzu. Sontak ryuzu kaget dan bertanya apakah kamu merupakan fans ryuzu yang sangat penasaran dengan dimana ryuzu. Sang pria menjawab tidak juga saya sangat benci kepada nya sambil melihatkan bekas luka perut seperti di tusuk. vitzui yang melihatnya langsung ingin menginvestigasi nya. Namun sang pria sudah pergi entah kemana. Saat vitzui dan rekannya selesai membeli minuman mereka duduk di dekat rumah ryuzu yang di kelilingi hutan dan tampak seram.saat mereka berbincang tiba tiba mereka di panggil oleh seorang pria berluka bakar di sekujur tubuh dan bermata merah juga memiliki tanduk pria tersebut meminta tolong kepada vitzui dan rekannya untuk mencarikan nya obat. Sontak vitzui kaget dan panik seperti ia melihat mayat hidup dan lari namun sang pria mengatakan aku hanya membutuhkan air dan es saja sambil memohon ia juga terjatuh lalu pingsan. Karena vitzui dan rekannya tak tega langsung membawa nya ke rumah bekas pembantaian keluarga ryuzu dan memberikan ia air dan es sementara rekannya yang bernama hasiku mencoba menelfon ambulans namun tiba tiba sang pria mengambil hp milik hasiku dan mengatakan tak usah menelpon ambulans cukup beri aku air se bathtub untuk berendam. Karena hall tersebut hasiku menurutinya. Sang pria tersebut berendam dan meminta vitzui dan hasiku untuk pergi sebentar. 1jam kemudian munculah sesosok pria yang tak lain merupakan ryuzu namun memiliki sifat yang sangat pendiam.
Sontak melihat ryuzu vitzui dan hasiku kaget dan bertanya tanya mengapa di bathtub tidak ada orang tadi dan yang muncul malah ryuzu dengan mata merah sebelah dan pucat dengan melihat ryuzu di depannya sontak membuat vitzui bertanya kepada ryuzu bagaimana ia bisa masih hidup namun ryuzu hanya diam saja dari situ vitzui membawa ryuzu kerumahnya untuk di interogasi dan sekaligus mengecek apakah dia mengalami penyakit mental dan juga apakah ia benar benar ryuzu?
Jangan ikuti masalah ku! , Vitzui yang kaget sontak kepeleset dan dengan sigapnya ryuzu menangkapnya dan menggendongnya vitzui yang menatap langsung mata ryuzu melihat mata kiri ryuzu berubah warna menjadi pink namun ryuzu merasakan pusing di kepala dan jatuh pingsan. Vitzui yang melihat langsung mata ryuzu berubah langsung ikutan pingsan bersama ryuzu sontak melihat hal itu hasiku memindah keduanya ke kamar masing masing dan mengkhawatirkan vitzui dan ryuzu yang pingsan tanpa alasan yang jelas. Esok paginya vitzui tersadar dan melihat ryuzu dan hasiku yang sedang berbicara. Vitzui yang sadar bahwa ryuzu telah kembali normal ia tak bisa menahan senang dan lari lalu memeluk ryuzu. Ryuzu yang di peluk langsung merasakan bahwa ia sekarang berada di tempat yang benar langsung memeluk kembali vitzui. Hasiku yang melihatnya merasa cemburu dan menyimpulkan bahwa mereka saling menyukai.
S1 chapter 3-4 end