
" Hemm Pintu Dunia?, Nama yang aneh, namun itu juga yang membuatku penasaran, kalian cepat ke ruangan di seberang sana, aku akan melihat ruangan ini, kalian cukup memeriksa nya bila ada sesuatu yang berbahaya kalian kembali ke sini!, namun bila ada yang bisa di ambil ambilah" Seru Xuan Ying
" Baik Nona!" jawab serempak 10 orang di sana tanpa membantahnya
Xuan Ying membuka pintu Ruang tersebut saat masuk, itu berbeda dari pikirannya, dia berfikir bahwa di balik pintu ada sebuah dunia kecil seperti yang tertera di Papan pintu masuk yang Bertuliskan ' Pintu Dunia'
Di dalamnya terdapat banyak buku buku layaknya perpustakaan, buku buku berjejer di kiri kanan memenuhi seluruh Ruangan tersebut, lalu Xuan Ying memeriksa satu persatu buku, namun tidak terlalu menarik baginya namun dia tida meninggalkan itu melainkan dia bahwa ke Istana Es nya untuk di berikan ke keluarga nya
Setelah Xuan Ying memasukan semua buku itu ia hendak pergi dari sana namun saat dia pergi dari sana ia merasakan sebuah Aura misterius dari sebuah tempat, dia kemudian mendekati sebuah rak buku di sana dan dia merasakan adanya aura yang bocor di balik rak tersebut
Kemudian Xuan Ying mencari cari apa yang di balik itu namun tanpa sengaja ia mendorong salah satu sisi dari rak tersebut, lalu dia masuk tanpa sengaja ke dalam sebuah Ruangan
" Ughhh di mana ini?" gerutu Xuan Ying yang terlempar ke dalam ruang tersebut dengan tubuh nyuksruk ke lantai
" Ruang Rahasia yah!" Saat Xuan melihat sekitar lampu di dinding kiri kana ruang tersebut menyala, ruang tersebut cukup luas berukuran panjang 100 meter lebar 45 meter
Lalu Xuan Ying berjalan ke arah ujung ruang tersebut, dan di ujung ruang tersebut terdapat 3 buah buku berjilid Emas lalu Xuan Ying mendekati 3 gulungan Tersebut, dan saat Dia menyentuh salah satu Gulungan tersebut Tiba tiba dia di bawa ke sebuah Ruang hampa dari buku tersebut dan kemudian muncul seorang Wanita paruh baya yang terlihat seperti berusia 30 tahunan
" Akhirnya aku kira buku ini selama 1 juta Tahun tidak akan menemukan pemiliknya, namun akhirnya buku ini menemukan seseorang yang pantas untuk mempelajari Gulungan Ruang Waktu ini!" Seru wanita tersebut
" Siapa anda?" Seru Xuan Ying
" Hahaha tenanglah anak muda, Kau sekarang ini berada di Ruang Hampa yang ada di Gulungan Ruang Waktu, karena kau berhasil diakui oleh Gulungan itu maka kau secara pribadi akan di bawa ke tempat ini untuk menerima Warisanku, Gulungan ini sudah di turunkan ke 11 Sage yang ada, Namun kau belum mencapai tingkat itu namun kau bisa membuka Gulungan Ruang Waktu ini, yang menandakan bahwa kau adalah orang yang terpilih, dan untuk mendapatkan Warisan ku kau harus lebih dulu di akui oleh Gulungan Ruang Waktu ini, Karena kau sudah di akui, berarti saatnya kau menerima Warisan dari warisan ini hanya berisikan informasi tentang menggunakan teknik Ruang dan Waktu Sampai ke Tingkat Tertinggi, dan bila kau bisa mempelajarinya dengan benar Maka menjelajahi Seluruh alam semesta hanya seperti kau berjalan satu langkah saja!" Seru jelas Sosok tersebut
" Ah... apa?, Saya Xuan Ying , Maaf senior aku belum tau apa maksudnya,? dan juga siapa senior ini?" Ujar Xuan Ying
" hahhaa maafkan aku karena terlalu senang akhirnya aku menemukan seorang pewaris walau masih sangat lemah hhhhhaaa, aku sampai lupa mengenalkan diriku, Namaku Adalah Mo Ling juga dikenal sebagai Sage Malam, Karena ketika aku memakai jurusku untuk bertarung dengan lawan ku, aku akan membawa orang itu ke dimensi Ruang yang ku buat sendiri dan juga di Dimensi itu hanya ada kegelapan tanpa ujung namun banyak Kunang Kunang yang sedikit menerangi dimensi itu, jadi orang menyebutnya Dimensi malam dan juga menyebutku sebagai Sage Malam!" Jawab Wanita tersebut dengan wajah penuh senyum
" Sudah lah nak sekarang lebih baik kamu duduk bersila di sana karena aku hanyalah proyeksi sisa jiwa yang kapan saja bisa hilang, jadi sebelum itu aku akan membantumu memahami Kekuatan Ruang Waktu ini, dan juga ingatan dariku tentang Gulungan ini" Seru Mo Ling
Tanpa lama lama Xuan Ying langsung duduk bersila dan kemudian sebilah cahaya masuk ke kepalanya dan membuat Xuan Ying mengkerutkan keningnya, karena adanya ingatan tentang hukum Ruang Waktu
2 jam berlalu Xuan Ying selesai menghafal dan mengingat semuanya lalu dia bangun dan kembali ke keadaan dirinya di Ruang Pintu Dunia tersebut, dan tersisa 2 Gulungan lain Namun saat di sentuh Gulungan Emas yang 2 lainya tidak merespon sama sekali, jadi dia langsung memasukan nya ke dalam cincin Ruang nya dan akan di berikan pada ibu dan kakeknya saat kembali
Lalu Xuan Ying keluar dari sana dan Melihat para bawahannya sudah ada di luar juga
" Apa yang kalian dapatkan di sana?" Seru Xuan Ying
" Ini nona di dalam Cincin Ruang ini semuanya yang kami dapatkan!" Jawab Salah satu dari 10 orang tersebut
" Hemmm... Senjata, pil, juga Herbal, Ambilah semuanya, aku sudah memiliki banyak, !" seru Xuan Ying sambil memegang cincin ruang milik salah satu dari 10 tersebut
" Terimakasih Banyak Nona?" Jawab nya
"Baiklah ayo lanjutkan Seperti Ini barulah Area Luar saja atau area dalam, aku ingin melihat Bagaimana keadaan di belakang gerbang tersebut!" Seru Xuan Ying sambil menatap gerbang yang tinggi dan besar
Xuan Ying dan lainya masuk ke Dalam gerbang tersebut dan pintu yang di buka tiba tiba tertutup sendiri sontak itu membuat Xuan Ying dan lainya kaget, namun mereka tetap melanjutkan perjalanan nya, Di dalam sana Xuan Ying menemukan sebuah Lapangan besar yang di tengah terdapat sepuluh Panggung besar yang berjajar, Xuan Ying mengasumsikan bahwa tempat itu adalah tempat berlatih sekaligus sekte tersebut mengadakan turnamen besar besaran! dan dapat terlihat jelas dari luas dan besar nya arena tersebut itu menandakan bahwa sekte tersebut bukanlah sekte kaleng kaleng bos
Namun suasana di sana sangatlah buruk Karena Banyak sekali Tengkorak manusia namun tak ada bau darah sama sekali bahkan anyir pun tak ada, hanya Ribuan pedang dan Tengkorak mayat manusia dan Monster, lalu Xuan Ying memerintahkan 10 Orang tersebut untuk Mengumpulkan Harta milik para mayat tersebut
Lalu Xuan Ying menghampiri 1 Patung besar di Hadapan arena tersebut, patung besar nan tinggi itu bertuliskan kata "Leluhur Pendiri Sekte Langit - Ling Vian" Di baca oleh Xuan Ying dengan nada pelan, Lalu di bawahnya terdapat berbagai info tentang kisah leluhur tersebut namun tak banyak hanya mengisahkan Ling Vian yang memimpin Umat Manusia untuk Melawan Monster' yang mengerikan hingga ia mati di tangan Monster tersebut
Lalu Xuan Ying Melanjutkan perjalanan nya Karena di