
Yu Lan memperhatikan segala perubahan yang terjadi pada diri seorang He Shu Huan semenjak kehilangan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan He Shu Huan. Maka, Yu Lan mencari cara untuk mendekati He Shu Huan karena pria ini telah menjadi seorang Kaisar tanpa adanya seorang Permaisuri yang menjadi pendamping hidupnya.
" Aku harus menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan cinta Kaisar Ming Huan. " Kata Yu Lan pada dirinya sendiri.
Gadis ini mendatangi ruang kerja He Shu Huan dengan membawakan senampan buah -buahan segar untuk camilan siang hari He Shu Huan yang kala itu sedang istirahat.
" Ayahanda, silakan Anda cicipi buah -buahan segar yang saya bawakan untuk Anda, " Kata Yu Lan memberikan buah apel yang sudah di kupas dan siap untuk di makan kepada He Shu Huan.
" Iya, Lan Lan terimakasih, "Jawab He Shu Huan menerima buah apel itu dan ia segera memakannya.
" Ayahanda, jika Anda tidak merasa keberatan ,bolehkah saya membantu tugas pekerjaan Anda ?" Tanya Yu Lan melihat banyak sekali dokumen kerja di meja kerja He Shu Huan.
"Tidak perlu repot untuk membantu ku ,Lan Lan.Kau pergilah kembali ke Istana mu, " Jawab He Shu Huan menolak untuk menerima bantuan dari Yu Lan.
" Ya, baiklah, Ayahanda. Saya mohon pamit kepada Anda," Jawab Yu Lan merasa getir.
Gadis itu segera meninggalkan ruang kerja Kaisar Ming Huan untuk kembali ke Istananya sendiri, namun ia tertarik untuk pergi ke Istana Kasim Kekaisaran Ming untuk mengurangi rasa penasaran di dalam hatinya mengenai gosip tentang apa yang sering di dengar olehnya dari para Kasim dan dayang Istana Kekaisaran Ming.
" Apakah benar di rumah kumuh di dalam Istana Kasim Kekaisaran Ming ada hantu nya ?" Tanya Yu Lan menyelusuri jalanan menuju ke tempat yang menarik perhatiannya.
Gadis ini pun menghampiri rumah kumuh itu dengan langkah perlahan -lahan dan akhirnya ia tiba juga di depan pintu rumah kumuh itu dan mendengarkan secara saksama.
" Emmmphh...!" Gumaman seseorang yang terikat pada tiang dan mulut yang di sumpal sesuatu.
" Apakah ada seseorang di dalam sana ?" Tanya Yu Lan sembari mengetuk pintu rumah itu.
Tok,tok, tok !!
" Tuan Putri Yu Lan Anda sedang apa di situ ?" Tanya salah satu dari Kasim yang melihat kehadiran Yu Lan di depan rumah kumuh itu.
" Kasim Qu aku ingin tahu tentang hantu yang menetap di rumah kumuh di dalam Istana Kasim Kekaisaran Ming ,dan kini aku mendengar suara seseorang yang minta pertolongan kepada ku dari dalam rumah ini. "Jawab Yu Lan dengan nada serius kepada Kasim Qu.
" Oh, apakah Tuan Putri menduga bahwa gosip yang kami dengar tentang hantu itu salah ?" Tanya Kasim Qu dengan tatapan mata seakan Yu Lan tidak percaya dengan perkataan para Kasim.
"Iya, karena aku sama sekali tidak pernah mempercayai takhayul yang segalanya adalah omong kosong belaka," Jawab Yu Lan tegas.
Gadis ini menendang pun rumah kumuh itu hingga jebol ,lalu ia berjalan masuk ke dalam rumah itu dengan di ikuti oleh Kasim Qu yang juga ingin tahu tentang misi gadis putri asuh Sang Kaisar Ming Huan itu. Mereka berdua berdiam sesaat usai menemukan bahwa ada orang di rantai di dalam ruangan rumah kumuh itu.
" Bukankah dia ini adalah Putri Hua Lin ?" Tanya Kasim Qu di belakang Yu Lan.
" Ya, sepertinya. "Jawab Yu Lan menghampiri gadis jelita yang di sekap di dalam rumah itu.
" Apakah kau Putri Hua Lin yang hilang beberapa hari yang lalu ?" Tanya Yu Lan.
Gadis yang di sekap itu mengganggukan kepala kepada Yu Lan dengan memberi tahu Yu Lan melalui lirikan matanya.
" Baiklah, aku akan membebaskan mu ,"Jawab Yu Lan memotong rantai dengan pisau lipat.
Cranggg...!!
"Terimakasih atas pertolongan mu, Tuan Putri Yu Lan. "Kata Putri Hua Lin cepat sujud kepada Yu Lan.
" Ehh,kenapa kau bersujud kepada ku?Aku ini putri asuh Kaisar Ming Huan, dan kau ini calon Selir Agung Beliau, maka sebaiknya kau tak boleh bersujud hormat kepada ku, "Kata Yu Lan membantunya untuk berdiri.
Tapi, Yu Lan melihat ada perbedaan antara Putri Hua Lin yang sudah di kenal baik olehnya dengan Putri Hua Lin yang baru saja di bebaskan olehnya ini. Yu Lan pun mendorong gadis itu hingga jatuh ke lantai secara kasar sekali.
Jawaban dari pertanyaan Yu Lan adalah Kasim Qu menyerang Yu Lan dari arah belakang gadis itu dengan ilmu cakar tengkorak putih melalui tengkuk kepala Yu Lan.
Wuttttt. ..!!
Dessssssss !!
" Aghhhhhh. ..!!" Teriak kematian Kasim Qu yang ternyata telah di bunuh lebih dahulu oleh He Shu Huan dengan pukulan jarak jauh.
" Ayahanda. .!!" Teriak Yu Lan yang berbalik untuk meminta pertolongan kepada He Shu Huan tetapi gadis itu di sandera oleh gadis tawanan palsu itu.
" He Shu Huan lepaskanlah aku atau kau akan menyaksikan anak asuh mu yang bodoh ini mati di tangan ku, "Kata gadis itu yang ternyata adalah anak buah dari Liu Ze Bun.
" Kau pikir kau bisa tawar menawar dengan ku ?" Tanya He Shu Huan dengan nada dingin sekali menjentikkan jari nya dengan tepat mengenai dahi gadis yang menyandera Yu Lan .
Tuk. .!!
Bruakkk. .!!
" Ayahanda, terima kasih atas kebaikan Anda kepada ku, "Kata Yu Lan tersenyum senang sekali bisa di selamatkan oleh He Shu Huan pujaan hatinya.
" Yu Lan, kau harus menjaga dirimu baik -baik dan jangan sembarangan pergi ke tempat -tempat yang asing bagi mu ,"Kata He Shu Huan memberikan nasihatnya kepada Yu Lan.
"Iya, Ayahanda, saya akan mematuhi nasihat Anda di mulai dari hari ini juga dan detik ini, "Jawab Yu Lan mengedarkan pandangan mata untuk mengikuti langkah He Shu Huan yang mengelilingi Istana Kasim Kekaisaran Ming.
Ia terhenti di sebuah museum yang di curigai oleh He Shu Huan pernah ada yang tinggal di museum ini.
" Ada jejak serbuk mesium di sepanjang jalan menuju ke museum kuno yang tidak pernah lagi di gunakan," Kata He Shu Huan mengikuti serbuk mesiu melalui indera penciuman nya yang sangat tajam sekali.
" Bubuk mesiu ?" Tanya Yu Lan terkejut sekali mendengar informasi tersebut dari mulut He Shu Huan.
" Iya, apakah kamu tahu bubuk mesiu itu ?" Tanya He Shu Huan membuka pintu museum dengan ilmu pukulan sinkang naga api.
Bruakkk !!
"Iya, saya tahu karena dulu waktu saya masih kecil ada seorang yang membuat bubuk mesiu di gudang dekat desa kecil saya tinggal, "Jawab Yu Lan melihat He Shu Huan memakai saputangan untuk mengambil serbuk mesiu yang tercecer di lokasi tersebut.
" Gudang mesiu di desa kecil mu tinggal ?Di manakah desa mu tinggal dahulu ?"
Tanya He Shu Huan menggunakan tapak uap naga sakti untuk membersihkan seluruh lokasi tersebut dari serbuk mesiu yang membahayakan kesehatan dan keselamatan seluruh Kekaisaran Ming.
Wushhh, bress. .!!
" Desa Bunga Phoeny ungu di gunung Yin yakni di perbatasan antara Tionggoan dengan Mongolia, "Jawab Yu Lan dengan nada serius pula kepada He Shu Huan.
" Berikan peta desa mu kepada ku pada malam hari ini di Istana ku, "Kata He Shu Huan tersenyum senang sekali mendapatkan informasi mengenai permasalahan yang terkait dengan masalah Kekaisaran Liu demi keutuhan dan persatuan dan kesatuan bangsa di seluruh wilayah Tionggoan yang berada di Kekaisaran Ming yang menjadi kekuasaan He Shu Huan.
" Baiklah, Ayahanda, saya akan segera melaksanakan tugas yang Anda berikan kepada saya, "Jawab Yu Lan tersenyum bahagia dapat berguna untuk He Shu Huan dan Kekaisaran Ming.
He Shu Huan berjalan kembali ke Balairung Utama Kekaisaran Ming untuk urusan pemerintahan Kekaisaran Ming. Sedangkan untuk Yu Lan berjalan kembali ke Istana gadis itu sendiri untuk melaksanakan tugas dari He Shu Huan .
Sementara itu Shi Lin sangat terkejut sekali mendengar informasi tentang anak buah Liu Ze Bun yang sudah di terbunuh oleh He Shu Huan di gudang kosong dalam Istana Kasim Kekaisaran Ming yang sudah tidak terpakai lagi melalui Mu Thing Thing pelayan pribadinya.
Bersambung. .!!