
" Siapa kamu ini sebenar nya ,tidak mungkin sampai naga kaisar sejati memberi hormat pada mu,kau mungkin sedang bermimpi sekarang ! Itu tidak mungkin ..!"
Putri Luo Ying tiba tiba muncul dan berdiri di samping Xiao Iing dengan pandangan mata sinis kepada Cang Lin.
" Xuao Ling kau benar benar banyak memberi ku kejutan ,bahkan jiwa roh kecil seperti ini juga berada di dalam lautan jiwa mu, jika dia bertindak jahat tidak menutup kemungkinan jiwa roh kecil ini akan mengambil alih tubuh mu,hal seperti ini kau harus berhati hati terhadap hal seperti ini."
Cang Lin tidak menjawab pertanyaan Putri kecil Luo Ying tetapi
Cang Lin dengan pandangan mata nya yang sangat tajam dia langsung tahu jiwa seperti apa putri Luo Ying ini.
" Anak kecil ini tidak akan berani mengambil tubuh xiao Ling karena aku juga berada di dalam tubuh Xiao Ling ,aku telah membuat anak kecil ini membuat kontrak jiwa dengan xiao Ling jadi hal seperti ini kau tidak perlu mencemaskan nya ,karena anak kecil ini tidak akan berani melukai xiao Ling."
Dewi phoenix Api Biru berkata dengan serius bagaimana pun camg Lin Adalah tunangan Xiao Ling adalah wajar jika cang Lin memberikan perhatian khusus terhadap Masalah ini.
Mendengar kata kata cang Lin putri luo Ying menjadi sangat tidak senang.
" Xiao Ling sekarang adalah Nona besar ku,jika kau berani berbuat tidak baik pada nya atau menindas nya ,aku tidak akan mengampuni mu !"
Putri Luo Ying berkata dengan keras sambil memegang kedua pinggang nya di depan cang Lin.
" Aku tidak mungkin menindas tunangan ku sendiri, itu bagus kau bisa menjaga dia baik baik ,di masa depan aku pasti akan memberi mu hadiah yang bagus untuk mu ."
Cang Lin berkata dengan senyum kecil sambil melihat ke arah Luo Ying.
" Benar kah ! Seorang pria sejati harus memegang janji nya ,aku pasti akan menagih nya nanti !"
Seru putri Luo Ying dengan sangat bersemangat saat mendengar akan diberi cang Lin hadiah .
" Kau belum menjawab apa hubungan mu dengan kaisar naga sejati ?"
Bertanya dewi phoenix Api Biru sangat ingin tahu.
Begitu juga Xiao Ling dan Putri Luo Ying, mereka melihat ke arah cang Lin dengan rasa ingin tahu yang besar.
Tetapi cang Lin terlihat sangat tenang tersenyum kecil .
" Ketika saat nya tiba kalian akan tahu sendiri,Sekarang aku tidak bisa mengatakan nya ,ada banyak yang harus aku kerjakan ,ini adalah saat nya kita keluar dari dunia ini."
Cang Lin sudah melihat inti dari kerusakan dunia Biru sehingga dia tidak perlu berlama lama di sana .
Mereka semua akhir nya keluar dari dalam dunia Biru milik Xiao Ling .
Cang Lin dan xiao Ling berdiri di atas batu besar di puncak gunung Ping Yi saling berpegang tangan melihat di kejauhan.
Rasa Sayang Cang Ling pada xiao Ling sangat besar sehingga dia seperti tidak ingin melepas kan pegangan pada tangan nya begitu juga Xiao lIng yang juga sangat senang bisa berdekatan dengan Camg Lin .
" Aku melihat kau memiliki pedang hijau ,tingkat pedang itu berada di tingkat kaisar tingkat tinggi,dengan kekuatan mu yang berada di tingkat surgawi saat ini,pedang tingkat kaisar tidak cocok untuk mu lagi,kau harus memiliki senjata yang lebih tinggi dari itu."
Dari Cin cin penyimpanan camg Lin keluar pedang surgawi tingkat tinggi berwarna putih dengan aura energi yang sangat kuat.
Pedang putih itu adalah milik penguasa makam naga Kuno ,pedang itu mengalami kerusakan berat tetapi sudah di perbaiki cang Lin.
" Pedang yang sangat kuat,ini adalah pedang surgawi tingkat tinggi, benar kah pedang ini untuk ku ."
Bertanya dengan serius xiao Ling Kepada cang Lin.
" iya ,pedang ini untuk mu,ini adalah pedang miliki pemguasa makam naga kuno kekuatan serangan nya sangat kuat,ini sangat cocok untuk mu "
" Terima kasih ,aku tidak akan ragu menerima nya hehehehe
Xiao Ling terlihat sangat senang menerima pedang putih ditangan cang Lin .
Mata nya dengan seksama melihat pedang pusaka itu dengan tanpa berkedip karena senang nya .
Xiao Ling kemudian mengeluarkan pedang mutiara nya dari Cin cin penyimpanannya dan di tunjukan kepada cang Lin.
" Pedang ini adalah pemberian dari mendiang ibu ku sebelum dia mati ,aku ingin selalu menggunakan pedang ini di setiap pertarungan,apakah pedang ini bisa ditingkat kan ke tingkat Surgawi ?"
Cang Lin mengambil pedang mutiara hijau dari tangan Xiao dan melihat sebentar dan mulut Cang Lin tersenyum kecil.
" Orang yang membuat pedang ini memiliki kemampuan yang cukup bagus dan dia membentuk pedang ini dengan seluruh kekuatan energi dalam dan energi jiwa nya,jika kau mau aku bisa menyatu kedua pedang ini menjadi satu pedang, sehingga kau tidak perlu menggunakan dua pedang dalam bertarung. "
Cang Lin berkata dengan wajah tenang tetapi Xiao Ling yang kaget mendengar nya.
" Apa menyatukan kedua pedang ini,apakah itu bisa !"
Seru Xiao Ling dengan wajah heran.
" Kenapa tidak bisa, itu sangat mudah ."
Jawab Cang Lin dengan senyum kecil.
" Aku dan bawahan ku membuat pedang hijau ini menghabis kan beberapa hari bahkan bahan nya sangat sulit di cair kan ,ini pasti sangat sulit di lakukan."
Tanya xiao Ling karena dia tahu bagaimana sulit nya menempah pedang yang samgat kuat.
" " Aku adalah cang Lin dari kota bei an ,tidak ada yang sulit untuk ku ,apa lagi hanya menempah penyatuan pedang seperti ini ,berikan pedang mu pada ku ,ini tidak akan lama ."
Dengan sangat percaya Diri cang Lin meminta pedang mutiara biru yang kini berganti nama jadi pedang mutiara hijau karena bentuk nya yang berganti warna hijau.
Xiao Ling segera memberikan pedang mutiara hijau kepada cang Lin .
Cang Lin menerima nya kemudian menerbangkan kedua pedang itu berdiri sejajar dan kemudian berdekatan saling tempel.
Energi jiwa dan kekuatan api Biru yang sangat panas membara keluar dari tapak tangan cang Lin membakar kedua pedang itu .
Pertama pedang mutiara hijau terbakar menjadi cairan hijau.
cairan hijau itu masuk melekat dan menyatu dengan pedang putih .
"Itu benar benar menyatu tanpa ada penolakan energi pada kedua senjata ,camg Lin bukan hanya sangat kuat dia juga memiliki keahlian seperti ini ,benar benar menakjubkan."
Xiao Ling semakin kagum kepada Cang Lin yang bukan hanya tahu segala nya tapi juga bisa segala nya.
Orang seperti ini mungkin hanya ada satu di seluruh daratan besar.
" Naik !"
Seru Cang Lin .
Dan
Bersambung.