
" Kasihan sekali ibu ini ,apa ada yang kenal dengan ibu ini ?" Tanya bapak - bapak berbaju hijau kepada orang - orang yang ada disana .
" Tidak ,saya tidak kenal ?"
" Saya juga "
" Saya juga "
Ucap beberapa orang yang ada disana .Jasad ibu Dinda tergeletak di pinggir jalan dengan posisi tertelungkup. Kepala penuh darah kaki dan tangan penuh luka goresan .
Wii...Wii ...
Suara sirine mobil polisi yang datang ke tempat TKP ,dua polisi turun dari mobilnya .Seketika orang yang berkerumun disana langsung memberi jalan.
" Siang semua ,Ada Apa ini ?" polisi bertubuh tegap dan besar itu berucap .
" Siang pak ,saya tadi yang telah menemukan ibu ini tergeletak disini ,makanya saya cepat - cepat hubungi bapak - bapak polisi " Ujar lagi pria berbaju hijau,seraya menunjuk jazad ibu Dinda .
Kedua polisi itu pun mengangguk.
" Apa ada kartu identitas nya atau hpnya mungkin ?"
" Ini pak ada ,dan kebetulan tadi saya sudah mencoba menghubungi seseorang yang mungkin itu keluarganya ,katanya sekarang sedang diperjalanan"
Polisi pun segera memasang pembatas kuning ,untuk menunggu ambulans datang serta untuk mengumpulkan bukti .
Tak lama berselang narendra datang dengan menggunakan motor.
" Tante Salma !Tante ..."
" Sabar dulu , tunggu disini kami akan periksa dulu jenazah ibu ini,jadi dimohon pengertiannya ,maaf sebelumnya anda ini siapanya korban ? " Tanya lagi polisi berbadan tegap itu.
" Tapi ,pak ... Em ... saya kerabat dari ibu ini?"
" Lalu dimana keluarga korban ?"
" Ibu ini sudah menjanda sejak lama pak , ibu ini punya anak satu perempuan dan sekarang kondisinya sedang hamil " Jelas narendra.
" Saya juga menemukan gelang ini didekat korban " polisi berbadan kurus tinggi itu memberikan gelang yang sudah dibungkus plastik transparan kepada polisi berbadan tegap itu .
wiuw ....wiuw ....
Suara sirine ambulans datang .Petugas ambulan segera bergegas turun mengevakuasi ibu Dinda.
" Maaf , pak saya tadi baru saja mendapat televon dari anak ibu ini bahwa dia meminta agar jenasah ibunya ini dibawa pulang kerumah langsung ,apa bisa ?" Tanya Narendra .
" Tapi pak ,melihat jenazah seperti ini apa tidak sebaiknya dibawa kerumah sakit dulu untuk di lakukan penjahitan dikepala dan juga pembersihan luka yang ada di tubuh ibu ini ?"
" Tidak perlu pak ,karna saya sudah memanggil dokter pribadi saya untuk menangani luka yang ada di jenazah ibu ini ?"
" Baiklah kalau begitu ,saya akan antar jenazah ibu ini langsung kerumah, apa boleh saya minta alamat rumahnya ?"
" Ya pak bisa "
Setelah mendapat persetujuan Narendra dan juga ambulan pun segera kerumah Dinda . Sedangkan polisi menghentikan kasus ini karna dari pihak Dinda tidak mau memperpanjang mungkin Dinda masih shock dengan apa yang sedang dialaminya saat ini .
***
" Begitu Tante ceritanya ?"
" Astagfirullah , tega sekali orang yang menabrak Salma , tidak akan selamat orang itu sampai kapanpun saya akan mencari sendiri pelaku yang telah menabrak ibu Dinda "
" Tenang Tante ,yang sabar saya juga akan membantu Tante mencari siapa orang yang telah menabrak Tante Salma dengan kejamnya itu ?" Ujar Nayra .
" Ya Tante saya juga geram sekali dengan pelakunya sudah menabrak lari pula ?"
" lalu bagaimana dengan Cctv disana apa tidak ada ? "
" Kata bapak - bapak berbaju hijau Cctv yang berada disana ada 2 yang satu tiba - tiba hilang dan yang satunya rusak hancur ditempat kejadian mungkin si pelaku memang takut jika ada seseorang yang mengetahuinya"
"