Naven

Naven
Bab 1.Perjodohan


Dipagi hari yang sangat amat cerah bagaikan senyuman mu:v,maaf author hanya bercanda.


Gadis cantik yang memakai baju gamis berwarna cream dengan jilbab berwarna senada dengan baju nya terlihat sedang menyiram tanaman dengan senyum yang menghiasi wajah cantik nya.


"Nara kesini dulu nak" panggil ibu nara dari dapur


"Iya bun sebentar" jawab nara mematikan air dan berlari kedapur


"Ada apa bun?" tanya nara sambil melihat ibu nya yang sedang mencuci piring.


"Tolong belikan barang yang tertulis dikertas ini di indomaret ya nak,ini uang nya" ujar ibu nara sambil memberikan uang dan kertas


"Baik bun"


******


INDOMARET


"RP560.000,00 mas" ujar mbak kasir


Laki-laki dengan balutan hoodie berwarna full hitam itu tanpa basa-basi langsung memberikan uang kepada mbak kasir.


Dia berjalan keluar dan tanpa sengaja dia bertabrakan dengan seorang gadis


"Maaf" ujar laki-laki itu dengan suara yang serak


"Tidak,harusnya aku yang meminta maaf" ujar nara sambil menunduk.Tanpa nara sadari laki-laki itu tersenyum tipis,sangat tipis.


"Tidak apa-apa" ujar laki-laki itu sambil terus melihat nara yang sedang menunduk


"Siapa nama mu?" tanya laki-laki itu


"Aku nara" ujar nara pelan tapi masih bisa didengar oleh laki laki itu


"Adrian" ucap laki-laki itu lantas pergi dari situ meninggalkan nara yang sedang kebingungan


"Adrian?" pekik nara heran


"Ya sudah lah" ujar nara sebelum berjalan mencari barang yang ingin ia beli.Tanpa nara sadari ada seseorang yang memperhatikan nya dari mobil


"Nara,nama yang indah" gumamnya sebelum menjalankan mobil nya


******


Malam pun tiba yang dimana langit sudah dihiasi oleh bintang yang sangat indah namun sulit ku gapai seperti dirimu:v eaakk canda.


Terlihat gadis cantik yang menggunakan gamis berwarna hijau dengan jilbab berwarna.. Ya kalian pasti tau.Berwarna hijau sama seperti baju nya.


Nara,gadis itu sedang menyiapkan makanan untuk tamu karna ayah nya memberitahu akan ada tamu.


Ayah nya nara ngasih tau nara kalau ada tamu ya ges bukan ngasih tahu yang bisa di makan.


"Iya nak,sebentar" jawab ibu nara


Sebuah mobil berwarna hitam berhenti didepan rumah nara dan ibu nara berlari kecil kearah pintu dan melihat siapa yang datang


"Ya allah jeng.." ucap ibu nara dengan nada rindu kepada orang yang d peluk nya


Wanita yang dipelukan ibu nara pun tersenyum dan membalas pelukan nya


"Gimana kabar mu?" tanya wanita itu kepada ibu nara yang masih setia memeluk nya


"Alhamdulillah baik" jawab ibu nara sambil melerai pelukan dan tersenyum kearah wanita yang ada didepan nya


..."Ayo masuk jeng" ujar ibu nara lagi...


******


Dirumah nara


Terlihat gadis yang memakai gamis berwarna hijau itu sedang menyimpan minuman kemeja


"Jadi bagaimana?" Tanya ayah laki-laki itu


"Sepertinya mereka mau" ujar ayah nara sambil mengambil minuman


DAMN


Gadis itu terkejut melihat laki-laki yang sedang bermain handphone


"K-KAMU??" ucap nara dengan suara yang sedikit berteriak


Lelaki itu mendongak melihat nara yang sedang mematung menatapnya


Laki-laki itu juga tak kalah terkejutnya dengan nara


"Kalian saling kenal?" ujar ayah laki-laki itu penasaran


"baguslah jadi kita tidak perlu meminta mereka menyetujui perjodohan ini" ucap ayah nara sambil meminum minuman nya


"Perjodohan?"


Ucap kedua nya secara bersama sambil menatap ayah nara


Maaf kan saya bila ada kesalahan dalam penulisan maupun kata-kata nya karna ini novel pertama saya yang dimana saya baru saja membuat novel


Jika ramai saya akan lanjut🙏


semoga kalian terhibur dengan ini,terima kasih🙏