My Paralel World

My Paralel World
Hari Kematian


desiran aingin sepoi sepoi menerpa rambutku. aku berdiri didepan tumpukan tanah yang terdapat batu nisan bertuliskan


nama 'Febry ananta syahrani'.


Haaahhhh....... sungguh nama yang indah, bahkan orangnya baik. tapi sayang, dia mati karena lelaki brengsek dan wanita jalang yang bersama.


miris sekali , dia mati dengan rasa benci benci yang besar dan balas dendam. kasih sayang , cinta, dan welas asih nya berubah menjadi rasa benci.


Hari ini adalah hari kematianku dan hari Dimana balas dendam baru dimulai.


aku mengepalkan tanganku, mengingat kembali masa laluku yang sangat menyedihkan dan menyakitkan. sungguh membuat hati tak sabar memulainya sesegera mungkin.