
"Bagaimana Keadaannya Dok"..ucap Firman khawatir..
"Tenang saja tuan cucu anda tidak apa apa secara fisik hanya luka ringan,tapi dia masih shock" ucap dokter mencoba menenangkan..
"Biarkan nona lisa Istirahat saya sudah berikan sedikit vitamin".lanjutnya.
Firman mengangguk seditaknya fisik lisa tidak kenapa napa..
Regal berjalan mendekati tuanya itu..
"Bagaimana Sudah mendapat sesuatu?""ucap Firman.
"Saat di kantor polisi herman mengatakan ada seseorang yang memberikan Pistol,tapi dia beanr benar tidak ingat dan apa yang merasukinya sehingga berbuat nekat seperti itu"..Ucap Regal..
"Saya sudah menyelidiki senjata itu adalah senjata rakita,dari bentuknya ini dibuat oleh seorang yang sangat ahli".Regal membuka amplop dan menyerahkan kepada firman..
"Dua orang pengawal yang terluka sekarang berada di rumah sakit,mereka juga tidak mengetahui yang menimpa mereka"..
"Yang masih saya selediki adalah seseorang mengetahui jika herman akan di bawa ke kantor polisi,ini berarti ada orang diperusahaan yang-"..Ucapan regal berhenti saat melihat Firman bersedih..
"Kamu selidiki dulu,jangan memberi tahu pada salma"..perintah Firman diangguki Regal..
Di salah satu Kamar Rumah sakit.
"Cukup nek aku sudah kenyang,nanti perutku buncit makam terus".Gerutu lisa karena neneknya terus memaksanya makan
"Mau aku pegangi nek biar Si jutek ini makan ya"..Ucap dian terkekeh..
"Kamu berani sama bosmu Di".ucap lisa melotot.
"Wlehh kan ada nyonya besar jadi dia bosnya disini"..jawab dian..
"Di slip gajimu ada ttd ku deh kayaknya,Ya sudah kalo gitu-"Ucap lisa dingin..
"Eh jangan Bu bos maaf maaf hihi,kan bercanda"..sambil memeluk lengan Lisa yang sedang berbaring..
Salma hanya tersenyum melihat tingkah mereka..
Salma Adalah istri firman Meskipun usianya tidak muda lagi tapi tetap menampilkan aura kecantikannya.karena dulu dia dan firman menikah waktu lulus SMA,lalu dia melahirkan putri cantik yaitu ibu Lisa.
Diana ibu Lisa juga dinikahkan saat lulus SMA sehingga sekarang Salma masih berusia 59 Terbilang usia masih muda untuk seorang Nenek,bahkan lisa masih pantas jika dikatakan sebagai anak mereka.
"Makanya Lis Nenek pengin kamu cepat nikah biar kalo nenek di singapur kamu ada yang jagain"..ucap salma.
"Nenek kan ada dian, Bu sumi,mang Ogi yang jagain dan nemenin lisa".Bantah lisa.
"Kamu kalo dibilangin-"ucap salma
"Mana ada yang mau nek sama cewek jutek kayak lisa yang cuman doyan kerja gaulnya aja sama aku doang".ucap dian yang langsung membuat lisa melotot..
Dian langsung membuat tanda Peace ditangannya.
"Dian bener lis kamu jadi wanita itu jangan galak galak Kaku egois,nanti enggak laku gimana"..salma merasa kasihan dengan lisa karena dari dulu dia belum pernah melihat dia membawa ataupun mengenalkan seorang pria kepadanya.
"Anak muda seperti kalian harusnya juga sudah merasakan kehidupan yang romantis,syukur kayak nenek dan ibumu yang langsung nikah"...ucap salma,membuat lisa cemberut..
"Tuh denger lis aku aja yang enggak secantik kamu sudah punya pacar"..sahut dian.
"Laki laki jaman sekarang gak bisa pegang omonganya selalu bertindak sesuka hati membuat aku jengkel saja,mending aku fokus memajukan perusahaan kakek".ucap lisa.
"Kamu ini",sekarang gantian salma yang merajuk..
Lisa langsung memeluk salma dan menyandarkan kepalanya dibahu neneknya..
"Maafkan lisa nek tapi lisa masih belum siap"..kata kata lisa membuat salma luluh.
"Iya tapi jangan pernah menutup diri untuk cinta ya lis"..ucap salma..
"Tenang saja nek kalo lisa enggak ada yang mau,nanti aku kenalkan sama om aku yang duda"..ledek dian membut lisa mencubit kedua pipi sahabatnya itu membuat semua yang diruangan tertawa termasuk lisa.
Jika tersenyum Lisa memang sangat menawan,cantik menampilkan sisi berbeda dari kepribadiannya yang kaku..
Tanpa disadari oleh mereka regal sudah berdiri di pintu memperhatikan tingkah mereka,ini pertama kalinya dia melihat Lisa tersenyum.
Tanpa disadari ada sesuatu yang mengetuk hatinya yang keras baja.ini membuatnya tidak nyaman dia segera memberikan tanda akan keberadaanya..
"Oh regal kamu sudah datang".ucap salma yang akhirnya menyadari kehadirannya..
Dian langsung berdiri dan langsung terpana pada pria itu.
"Gila ganteng banget".ucap dian ceplos..
Semua langsung menatap Dian.
"Eh maaf keceplosan".dian dengan cepat menutup mulutnya..
Salma dan lisa hanya tertawa melihat tingkah dian..
"Besok nona sudah di ijinkan untuk kembali kerumah"ucap Regal singkat..
"Baik kalo begitu kamu bisa pulang dulu, semalaman kamu sudah menjaga lisa pasti sekarang kamu sudah lelah"..ucap salma.
"Hah jagain aku???. batin lisa
"Kalo begitu saya permisi nyonya".ucap regal sambil berjalan keluar..
"Ya ampun lisa,kalo aku belum punya pacar sudah pasti anak aku sama mas regal bakalan ganteng dan cantik".ucap dian membuat lisa dan salma geleng geleng..
######
Empat hari setelah dari rumah sakit Lisa merasa sangat bosan ,kegiatannya hanya membaca buku atau sekedar menonton sosial media di ponselnya, ingin sekali segera kembali ke kantor untuk beraktifitas namun firman tidak mengijinkannya..
Lisa tau firman mungkin mengira lisa masih shock ,tapi sekarang pengalaman buruk itu benar benar sudah dia lupakan,bahkan pengalaman buruk itu telah hilang saat dia memeluk Regal.Lisa ingin menyangkalnya namun Setiap bertemu regal dirumahnya perasaan nyaman itu mendekatinya..
Namun akhirnya dia memutuskan untuk membuang jauh pengalaman itu Apalagi tiap hari mereka bertemu Regal selalu bersikap datar dan dingin,ini membuat lisa perlahan mulai menutup kembali perasaanya pada lawan jenis,ya dia tidak mau merasakan perasaan itu.
dia yakin romantika hanya akan mengganggu fokusnya dalam bekerja..
"ini pasti karena dia pria pertama yang ku peluk,iya pasti seperti itu"Gumam lisa menguatkan hatinya.
Tok tok..
"Lis makan siang dulu Nenek tunggu dibawah"..ucap salma dari pintu luar..
"Iya Nek Lisa kesana"..lisa segera bangun dari kasurnya menuju ruang makan..
Lisa menarik kursinya dan segera duduk menyaksikan masakan nenek yang sudah tersaji di meja..
"Kalo nenek disini pasti Lisa jadi gemuk".ucap lisa.
"Memang masakan sumi gak enak"??tanya salma..
"yang nomor 2 dong nek cuman kan masakan Nenek dan mama yang nomor 1"..sambil mengambil Makanan ke piringnya..
"Kamu juga harus mulai belajar masak udah segede ini masih belum bisa masak,Pasangan mu nanti pasti seneng jika makan masakan kamu".ucap salma.
Lisa hanya tersenyum dengan ucapan salma..
"Kamu gimana sudah baikan kan".ucap salma mengganti topik..
"Iya nek sekarang lisa udah segar bugar,tapi kakek masih melarang kekantor"..jawabnya.
"Kakek kamu benar kamu aja kemarin sampai pingsan karena kurang makan"..ucap salma yang tidak tahu karena firman bilang lisa kelelahan hingga pingsan.dia juga tidak pernah menonton berita di tv karena firman melarangnya melihat berita..
Lisa bersyukur karena Neneknya tidak tau yang sebenarnya.
"iya nek".
"Ehm Nek kemarin apa Regal jagain aku dirumah sakit "??..tanya Lisa.
"Iy Waktu kamu dirumah sakit tiap malam dia yang jagain kamu,Nenek tidur dirumah".jawab salma..
"Regal memang orangnya seperti itu,kehadirannya tidak kita sadari tapi dia selalu ada saat dibutuhkan".salma.
"Ha???"Kayak ninja"..lisa terkekeh karena mengira salma bercanda..
"Enggak lis walaupun Nenek kenal Regal beberapa bulan ini tapi dia bisa andalkan,Dia bisa melakukan apapun yang buat kita merasa aman pokoknyabserba bisa"..salma
"nenek terlalu memujinya"..keluh salma.
Seorang Wanita paruh baya menghampiri Lisa.
"Non ada paket atas nama Nona Alisa"..
"Iya bi makasih"..balas lisa.
"Paket apa lis".ucap salma yang penasaran.
"Enggak tau Nek,nanti aja bukanya".ucap lisa sambil menyelsaikan makannya..
Diruang kerjanya lisa dengan penasaran membuka bungkusan itu, isinya adalah sebuah Jam tangan..
"Humm jam tangan??.dari siapa kenapa gak ada namanya,dan lagi brand ini kan sangat mahal"..gumam lisa..
Waktu sore pun tiba Firman dan Regal telah sampai dirumah,Salma menyambut mereka dan langsung mencium tangan Suaminya.
"Lisa dimana"tanya firman..
"Dia sedang berada diatas, sumi akan memanggilnya setelah siap makan malam"..
ucap salma.
"Kalau begitu aku mandi dulu,dan Regal kamu juga setelah mandi ikut makan malam"..perintah firman..
"Baik tuan"..ucap regal berlalu rumah belakang yang memang disediakan untuk assisten rumah tangga.
Waktu makan malam tiba Lisa turun kebawah dengan kaos dan celana pendek sepaha,menampilkan tubuhnya yang seksi.
Karena dia menganggap hanya makan malam dengan Kakek dan Neneknya.sebelum ke ruang makan dia menuju dapur untuk minum saat mengambil gelas lisa dikejutkan dengan kehadiran Regal disana..
Membuat lisa kaget dan hampir menjatuhkan gelas ditangannya..
Regal dengan cepat memegang kedua tangan Lisa agar tidak kehilangan keseimbangan..
Kedua mata bertatapan beberapa saat,suara langkah seseorang membuat mereka segera menyudahi saling tatapnya..
"Se sejak kapan kamu ada disini"..tanya lisa sedikit canggung..
"Saat anda berjalan dari tangga menuju kedapur"ucap regal dengan tenang..
"Lis kamu sudah turun,dan kenapa wajahmu kok merah".ucap salma.
"Dan pakaianmu itu".salma melihat kaos ketat dan celana pendek yang memperlihatkan tubuhnya..
lisa baru sadar dan langsung menyilangkan tangannya didada, dia segera lari ke kamarmya.
"Ceroboh ceroboh"gumam lisa sambil berjalan dengan cepat.
"Kenapa dengan anak itu".ucap salma menatap Regal.
Regal hanya tersenyum melanjutkan Membuat kopi.
"Ini akan semakin menyenangkan".gumam Regal.
Setelah berganti pakaian dengan kaos dan celana training dia duduk dimeja makan yang sudah di tunggu Firman,salma dan Regal.
Lisa merasa canggung hanya menunduk dan meletakkan makanan dipiringnya.acara makan berjalan tenang tanpa ada yang bersuara karena memang sudah kebiasaan mereka makan dengan tenang..
"Lis Besok kamu sudah Kakek ijinkan kembali bekerja".ucap firman..
"Iya kek lisa juga rencana nya besok masuk,sudah sangat bosan hanya berguling guling di kasur"jawab lisa sedikit tersenyum.
"Iya kamu kalo di kantor bagus juga kok bersikap seperti ini santai tidak terlalu kasar".firman.
"Iya kek"..ucap lisa
tapi lisa masih ingin menunjukkan image tegas kepada semuanya, dia ingin agar
semua Karyawan dan pegawai menjadi profesional dan termotivasi..
"Dan satu lagi Lis Besok Kakek dan Nenek harus kembali kembali ke singapur".ucap firman.
"Tapi lisa masih kangen dengan Kakek dan Nenek".ucap lisa sesih..
"Iya lis Kakekmu ada urusan mendesak dan Nenek harus menemaninya."..ucap salam yang diangguki Firman..
"Tapi Regal akan disini dia akan menemani kamu dan menjadi pengawal dan assisten kamu"..ucap firman membuat Lisa kaget..
"tapi kek aku sudah ada dian dan pengawal juga ada kok"..jawab lisa..
"Lis kakek dan nenek sudah kenal Regal lama,Kami sangat tenang jika dia ada disini menjaga dan mengajari kamu".ucap firman.
"Jika tidak mau kamu akan tinggal dengan kakek dan nenek di singapur,gimana??" ucap Firman.
lisa melihat firman dan neneknya sangat serius akhirnya dia menyerah dan mengangguk setuju.
"Baiklah".
"Sebenarnya kenapa sih mereka sangat percaya banget sama dia,"gumam sambil melirik Regal..
Kemudian Regal tersenyum karena ditatap Lisa,membuat lisa kaget dan menunduk malu..
"Apa apaansih sombong banget,awas saja kalo kamu buat salah langsung aku pecat!!!"..gumam lisa kembali.
Flash back on.
"Jadi benar ya"firman terduduk dengan kasar melihat barang barang yang ditunjukkan Regal..
Barang barang itu adalah sebuah perangkat penyadap,Semua benda itu ditemukan Regal diruangan Lisa dan seluruh gedung kantor..
Firman menyuruh Lisa tidak kekantor tujuannya adalah agar leluaaa menyelidiki Perusahaan dan tidak membuatnya khawatir.
"Siapa yang melakukan ini??"membuat firman frustasi..
"Sekarang belum bisa saya temukan,maafkan saya".Regal sedikit kecewa.
"Dari semua peristiwa dapat dipastikan ini pekerjaan profesional,"Regalmenegaskan.
"Apa menurutmu ini ada kaitannya perusahaan"??.tanya firman lagi.
Rendra terdiam karena belum menemukan jawabanya.
"Huff"Firman mendengus kesal karena dia juga tidak dapat berbuat apa apa ,jika regal saja tidak sanggup menangani masalah ini.
"Aku dan salma akan kembali ke singapur"Ucap Firman sambil menatap regal dalam.
"Saya akan mempersiapkan semua tuan".ucapnya..
"Kau akan disini menjaga Lisa"!! firman berdiri dari duduknya mendekat kearah regal.
"Aku tau Janjimu adalah melindungiku dan setia padaku menjaga ku adalah sebuah misi bagimu,tapi kau tau apa arti hidupku"??.
"Ya hidupku adalah salma dan Lisa,kondisi kesehatan salma yang mengharuskannya bergantung dengan pengobatan singapur aku ingin mendampinginya."..
"Aku memohon padamu tetaplah berada disisinya sampai ada seorang yang membuatnya bahagia seseorang yang menjaganya"..Ucap firman berkaca kaca..
"Maukah kau melakukannya untukku, untuk salma"??.firman memegang kedua bahu Regal.
"Apapun yang membuat tuan dan nyonya bahagia saya akan penuhi".Tatap Regal menyakinkan Firman..
flaskback off..