MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 164, Wood Dungeon


Buckhwal Kingdom


Wood Dungeon


[Wood Dungeon]


"Ayo kita masuk." Kevin berjalan mendahului.


"Oke." Bilqis mengikuti Kevin.


Mereka langsung di sambut oleh banyak monster Mushroom yang seakan bagaikan ombak berdatangan.


"Kevin kau mengambil tingkat kesulitan tertinggi untuk masuk ke dungeon ini kan!" Teriak Bilqis pada Kevin.


"Tidak ada pilihan nya ini memang kesulitan dungeon ini?" Balas Kevin sudah mengayungkan dua pedang dari tadi dan menebas setiap monster jamur yang berdatangan dengan sekai tebasan.


"Aku menyukai tumbuhan kenapa kau menebas mereka!?" Bertanya Bilqis.


'Jadi ini kah maksud Agus khawatir Bilqis tidak bisa menyelesaikan dungeon.' Batin Kevin.


"Kalau aku tidak membunuh nya kita yang akan mati." Balas Kevin.


"Tapi itu terlalu kejam! Jika menebas sayur maka kau harus memasak nya." Ucap Bilqis.


"Siapa juga yang akan memakan jamur yang bisa berteriak, muka nya mirip om om lagi." Ucap Kevin mulai menggunakan skill agar lebih cepat tapi ini bagaikan ombak laut yang terus berdatangan.


"Ada cara yang lebih baik." Ucap Bilqis mengarahkan tangan kanan nya kedepan. "Wood Control."


Seketika sebuah dinding kayu muncul dari lantai membuka jalan ke arah depan.


"Aku bisa mengurus nya sendiri Bilqis." Ucap Kevin sudah akan mengaktidkan skill penghancur untuk membuka jalan.


"Kau hanya akan membunuh mereka!" Teriak Bilqis.


"Sudah lah ayo maju." Ucap Kevin bergegas maju.


"Item nya?" Bertanya Bilqis mengenai drop item tapi Kevin sudah menuju lantai berikut nya.


Meskipun merasa aneh dengan maniak uang yang tiba tiba tidak memperdulikan drop item tapi Bilqis tetap mengikuti Kevin.


Dengan berbagai teriakan Bilqis saat Kevin membunuh segala jenis monster sebelum akhir nya tiba di lantai sepuluh tanpa memungut drop item sama sekali.


"Seharus nya ini adalah lantai sepuluh kan." Ucap Kevin saat tiba di ruang bos namun tidak ada apa apa di sana tapi Kevin sudah terbiasa dengan tipe dungeon boss bersembunyi seperti ini.


"Mm kau terlalu kejam Kevin." Bilqis sudah menangis sejak tadi.


"Kemana boss monster nya?" Bertanya Kevin saat dari tadi melihat sekeliling namun tidak merasakan apapun.


"Aku berharap boss nya tidak muncul agar tidak di bunuh oleh mu Kevin." Ucap Bilqis.


Kevin kemudian mengingat kembali petunjuk yang di berikan Agus. "Wahai petualang yang tersesat jangan lah serakah, besihkan diri ku dari siksa dan kau akan bersatu dengan tubuh ku." Ucap Kevin.


"Apa yang kau katakan Kevin?" Bertanya Bilqis.


"Jangan serakah, Agus melarang ku untuk memungur drop item tapi bersatu dengan tubuh ku? Apa maksud nya ini Agus tidak mengatakan apa apa mengenai ini." Ucap Kevin sangat kebingungan.


Bom!


"Kevin apa kau merasa tanah bergoyang?" Bertanya Bilqis.


"Ku rasa aku memiliki firasat buruk tentang petunjuk ini." Ucap Kevin.


"Posisi kita mulai berpindah tempat di map loh." Ucap Bilqis.


"Lah kita berada dalam perut monster, pohon dungeon ini adalah boss terakhir jika quest terpicu." Ucap Kevin segera mencari jalan keluar.


"Berada dalam pohon bukan kah itu keren." Ucap Bilqis malah bajagia.


"Tinggalkan Bilqis dan selamatkan diri mu." Kevin tiba tiba teringat kata kata Agus.


"Aku baru tau ada dungeon seperti ini." Ucap Bilqis.


"Aku akan mencari jalan keluar, maaf Bilqis." Ucap Kevin mengeluarkan Demon Sword nya.


"Spear Lancer!"


Bom!


Sebuah lubang terbentuk membawa jalan keluar namun itu perlahan menutup kembali.


"Apa yang kau lakukan Kevin!? Kau merusak alam!" Teriak Bilqis.


"Siapa peduli!" Satu hentakan kaki Kevin langsung membawa nya keluar dari perut pohon.


Sharss...


Kevin mendarat di pepohonan luar sebelum kembali melihat pohon yang tadi adalah dungeon sekarang akar jya menjadi kaki dan berjalan.


"Tubuh nya lebih kecil dari sebelum nya tapi tetap saja ini sangat tinggi dan besar." Ucap Kevin.


Wood Dungeon sekarang memiliki tinggi lima puluh meter drngan diameter batang sepanjang sepuluh meter, ini memang lebih kecil dari pada sebelum nya tapi tetap saja panjang.


[Wood Dungeon, Lv 170 (Unique Boss)


Hp, 170.000/170.000]


"Hp nya sudah teregenerasi ulang." Ucap Kevin.


Satu batang kayu yang elastis menyerang ke arah Kevin di susul yang lain nya dan itu sangat banyak.


"Semua wanita pasti akan membenci ini kenapa Bilqis menyukai nya!?" Bertanya Kevin saat melihat pohon di depan nya mulai menjijikkan.


Kevin menebas beberapa sambil mencari celah untuk bergerak maju karena setiap ia memberikan damage maka hp Wood Dungeon akan kembali pulih seketika meskipun seharus nya itu sudah berkurang karena passif dari Demon Sword.


Setelah pertukaran serangan selama beberapa menit akhir nya Kevin memilih untuk mundur karena tidak menghasilkan apa apa selain lelah.


Wood Dungeon, Lv 170 (Unique Boss)


Hp, 170.000/170.000]


"Untuk mengalahkan monster ini membutuhkan damage yang sangat tinggi, akan lebih baik jika itu adalah Karin yang fokus pada damage tapi jelas dia tidak akan bisa sampai ke lantai sepuluh karena semua monster adalah kelemahan nya." Ucap Kevin memikirkan cara terbaik untuk mengalahkan monster ini.


Dalam analisa Kevin monster ini di buat bukan untuk di kalahkan oleh player karena gabungan dari skill semua adalah counter terhadap kelemahan nya tapi akan berbeda jika yang melawan nya adalah si malaikat kematian.


"Sudah lah langsung gunakan skill yang baru saja ku dapatkan." Ucap Kevin menyimpan Demon Sword nya di pinggang.


Plak!


"Teknik penghancur ketiga! Chain Destruction!" Teriak Kevin setelah menepuk tangan nya.


Seketika itu juga wilayah sekitar menjadi gelap bagaikan Kevin dan Wood Dungeon di pindah kan ke alam lain, tanah kering dan langit darah sebelum banyak rantai yang kemudian mengikat Wood Dungeon


"Hancur lah." Ucap Kevin seakan mengendalikan rantai untuk semakin mengekang Wood Dungeon.


[Wood Dungeon, Lv 170 (Unique Boss)


Hp, 151.999/170.000]


Hp Wood Dungeon berkurang dengan sangat cepat hingga akhir nya hancur menjadi serpihan kayu kecil. Alam kembali normal dan semua rantai seketika menghilang menyisahkan Wood Dungeon yang menjadi serpihan kayu.


+Exp 200


[Unique Quest Clear.]


Pemberitahuan masuk di layar Kevin dan Bilqis yang terlihat terkapar pingsan di antara serpihan kayu.


"Untung saja tidak terkena rantai." Ucap Kevin berusaha sekeras mungkin untuk menghindarkan rantai penghancur nya dari Bilqis tapi dia tetap pingsan.


[Teknik ketiga, Chain Destruction, memenjarakan target dalam alam buatan dan mengikat nya dengan rantai penghancur yang kemudian akan terus mengerat hingga menghancurkan target.


Mana Cost : 10.000.]


Kevin kemudian mengangkat tubuh Bilqis dan besandar di sebuah pohon sambil menunggu ia kembali sadar meskipun waktu di kursor nya menunjukkan bahwa ia akan sadar dalam sepuluh menit.


Karena bosan Kevin memanggil Flamverd untuk bermain main sambil menyuruh nya mengumpulkan serpihan kayu untuk Kevin ukir ukir.