
Suasana di ruangan interogasi itu bak kamar mayat di sebuah rumah sakit, senyap sunyi dan penuh tekanan yang mencekam. Sersan Arthur dan salah satu rekannya tengah melakukan interogasi pada Andrew.
"Jadi, apa motifmu melakukan semua tindak kriminal tersebut?" Sersan Arthur yang pada dasarnya bukan orang yang sabaran, hampir saja hilang kendali ketika Andrew tidak mau menjawab apapun pertanyaan yang diajukan olehnya.
Sejak memasuki sel dan diinterogasi, Andrew bagaikan orang yang mulutnya dilem gajah. Dia tidak sekalipun me...