
berikut Episode 4 dari cerita "LIMA MAFIA: ARGA, DENDRA, CLEO, RAVA, REKZA":
---
EPISODE 4
Lima Mafia terus men jalan kan misi-misi ber bahaya mereka dalam dunia bawah tanah. Kali ini, mereka di hadap kan pada tugas yang lebih rumit dan be risiko tinggi.
Arga me mimpin per temuan, "Kita me miliki informasi tentang seorang bos narkoba yang sangat ber bahaya. Dia adalah target yang sulit, tetapi kita harus men jalan kan misi ini untuk ke baik an kota."
Dendra, selalu siap untuk tantang an, ber kata, "Saya akan men coba men dekati bos narkoba ter sebut dan men cari tahu kelemahan nya."
Cleo me nambah kan, "Kita perlu mem buat perangkap yang cerdik untuk menangkap nya. Saya akan merancang nya."
Rava, ahli dalam mengumpul kan intelijen, ber kata, "Saya akan men coba men dapat kan lebih banyak informasi tentang jaringan narkoba mereka. Informasi itu akan sangat ber harga."
Rekza, ahli dalam meretas sistem keamanan, ber kata, "Kita harus me masti kan bahwa komunikasi mereka tidak ter lacak. Saya akan meng ambil alih komunikasi mereka."
Malam pun tiba, dan Lima Mafia me mulai misi mereka. Dendra ber usaha men dekati bos narkoba ter sebut dengan ber pura-pura menjadi anggota baru dalam jaringan narkoba mereka.
Cleo me rancang perangkap yang cerdik dan me masang nya di tempat strategis yang telah di rencana kan ber sama tim nya.
Rava ber hasil me ngumpul kan lebih banyak informasi tentang jaringan narkoba ter sebut, ter masuk kelemahan-kelemahan yang bisa di manfaat kan.
Ketika waktu yang tepat tiba, Lima Mafia me lancar kan aksi mereka. Mereka ber hasil men jebak bos narkoba ter sebut dalam perangkap yang telah mereka per siap kan.
Bos narkoba itu ter kejut dan men coba me lari kan diri, te tapi tidak ada jalan keluar. Mereka me nyerah kan bos narkoba ter sebut kepada pihak ber wenang.
Arga ber kata, "Kita telah ber hasil meng henti kan bos narkoba ini dan meng ungkap rencana nya. Kita telah mem buat kota men jadi tempat yang lebih aman."
Dendra ter senyum, "Kita selalu men jalan kan misi-misi ber bahaya ini dengan ke berani an dan ke terampil an kita."
Cleo me nambah kan, "Kita adalah Lima Mafia, dan kita selalu ber gerak maju, men jalan kan misi-misi yang sulit."
Rava ber kata, "Kita adalah tim yang tak ter kalah kan, dan kita akan terus ber aksi untuk kebaikan."
Rekza menimpali, "Kita adalah Lima Mafia, dan kita selalu satu langkah di depan musuh."
Malam itu, Lima Mafia merayakan keberhasilan mereka dalam meng henti kan bos narkoba yang sangat ber bahaya. Mereka tahu bahwa dunia bawah tanah selalu me nantang, tetapi mereka akan terus men jalan kan tugas-tugas mereka demi kebaikan kota.
Akhir dari Episode 4.
---
Demikianlah Episode 4 dari cerita "LIMA MAFIA: ARGA, DENDRA, CLEO, RAVA, REKZA". Semoga Anda menikmati kelanjutan petualangan Lima Mafia ini!