Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 83 - Sebuah Kebenaran


Karena Firda cidera dan lengan nya masih sakit, maka ia berhenti latihan untuk sementara waktu. Firda menghabiskan waktu nya seharian di kamar nya dan ia tampak selalu sibuk menghubungi seseorang.


Sementara itu, Gio sangat berharap Firda segera keluar dari kamar nya karena Gio ingin tahu informasi tentang anak yg bernama Micheal itu. Namun Gio juga tidak berani mendatangi Firda apa lagi meminta Firda keluar dari kamar.


"Jadi kondisi nya semakin baik?" tanya Firda pada seseorang di seberang telpon.


"....."


"Alhamdulillah kalau begitu, Oh ya bagaimana dengan informasi yg aku minta? Kamu sudah mendapatkan latar belakang Gio?" tanya Firda lagi dan jawaban dari orang di seberang sana membuat Firda menghela nafas lesu.


"Tolong cari tahu lagi, aku dengar suami ku bertemu dengan nya di Swedia kalau tidak salah"


.........


"Nyonya Firda..." seru Gio saat Firda sudah turun dari kamar nya.


"Bagaiamana keadaan mu?"


"Aku baik baik saja, Gio. Terima kasih" kata Firda kemudian ia pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk kucing Gabriel.


Gio pun menemani Firda bahkan sampai ia memberi makan kucing nya.


"Em Nyonya Firda, kenapa kamu mengatakan anak bernama Micheal itu anak nya Don Gabriel?" tanya Gio kemudian yg membuat Firda cengengesan.


"Entahlah, itu keluar begitu saja dari mulut ku" jawab Firda sekena nya.


"Memang nya usia anak itu kira kira berapa dan kira kira dia orang nya seperti ap?" tanya Gio lagi yg membuat Firda langsung mengerutkan kening nya dalam. Ia melirik Gio sekilas sebelum akhirnya ia menunduk dan mengelus kucing nya yg sedang makan.


"Melihat Sweetie membuat ku selalu teringat dengan Ciu Ciu..." Firda berkata demikian karena ingin mengalihkan topik pembicaraan, ia juga penasaran setengah mati dengan siapa sebenarnya Angeline dan putra nya itu bagi Gabriel. Karena saat bertemu dua orang itu, Gabriel tampak sangat aneh.


"Ciu Ciu itu aku rawat saat dia masih sangat kecil, aku menemukan nya di pinggir jalan. Membawa nya pulang, memandikan nya dan memberi nya makan. Aku sangat sayang pada nya..." tutur Firda yg membuat Gio malah ikut sedih karena Firda terlihat sedih.


"Oh ya, Gio. Kamu bilang Gabriel menemukan mu di Swedia, kamu orang Swedia sebelum nya?" tanya Firda kemudian.


Gio tak langsung menjawabnya dan ia sedikit terkejut karena Firda tiba tiba Firda menanyakan hal itu.


"Ya, Nyonya Firda..." jawab Gio akhirnya dan Firda akhirnya hanya mengangguk mengerti.


Gio tak bisa mendapatkan informasi apapun tentang Micheal dari Firda, dan itu membuat nya kesal namun Gio berusaha menahan kekesalan nya di depan Firda.


Gio sudah bersandiwara selama 10 tahun di depan Gabriel dan semua anggota Black Swan, dan Gio masih harus tetap bersandiwara sampai ia menuntaskan misi balas dendam nya.


.........


Gabriel pun mempersilahkan Angeline duduk di sofa.


"Aku datang hanya untuk memberi tahu mu, Michael itu anak ku dan aku tidak ingin ada satu orang pun yg tahu bahwa dia juga anak mu, terutama istri kecil mu itu" ujar Angeline yg membuat Gabriel tersenyum kencut.


"Aku juga punya hak untuk mengakui Micheal, Angeline. Dia putra ku, darah daging ku, dan Firda berhak tahu bahwa suami nya punya seorang putra"


"Aku tidak mau dan aku tidak perduli" tegas Angeline "Apa kamu tahu betapa berbahaya nya memiliki hubungan dengan mu? Ibu saja meninggalkan mu karena kehidupan mu yg berbahaya..." tukas Angeline yg menyulut emosi Gabriel karena membawa bawa nama ibu nya.


"Kaluar!!!" desis Gabriel sambil beranjak berdiri, tangan nya menunjuk pintu keluar sementara tatapan nya menatap nyalang pada Gabriel.


Angeline yg mendapatkan usiran dari Gabriel langsung melongo, ia tak menyangka karena Gabriel mengusir nya begitu saja.


Angeline dengan marah langsung beranjak berdiri, menarik tas nya dan hendak pergi.


Saat Angeline keluar dari ruangan Gabriel, ia berapapasan dengan Firda yg hendak masuk ke ruangan Gabriel.


Lagi lagi Angeline menatap tak suka pada Firda membuat Firda semakin yakin bahwa ada sesuatu antara Gabriel dan Angeline.


Firda masuk ke ruangan suami nya dan mendapati suami nya itu yg tampak sangat kesal.


"Assalamualaikum..." ucap Firda dan seketika Gabriel langsung mendongak dan menyunggingkan senyum untuk menyambut istri nya itu.


"Waalaikum salam, Sayang. Kok tumben..." ujar Gabriel dan ia langsung melangkah lebar untuk menghampiri Firda yg juga sedang berjalan ke arah nya.


Gabriel langsung memeluk istri nya itu dan mencium pipi nya.


"Tadi aku ketemu Angeline, dia seperti nya membenci ku" ujar Firda lirih yg membuat Gabriel menghela nafas lesu.


"Ada yg ingin aku bicarakan tentang kami" kata Gabriel tiba tiba yg membuat Firda langsung merasakan perasaan yg tak nyaman dan gelisah apa lagi saat Gabriel mengucapkan kata kami. Gabriel membawa Firda duduk di sofa.


"Kami? Kamu dan...."


"Angeline" Jawab Gabriel lirih yg membuat Firda tercengang dan ia hanya bisa menelan saliva nya dengan susah payah.


Firda menatap Gabriel penuh rasa ingin tahu, namun tatapan nya juga menyiratkan perasaan nya yg gundah karena takut dengan apa yg akan di katakan suami nya itu tentang diri nya dan Angeline.


"Dia... Dia adalah ibu dari putra ku"