
Gery yang baru saja pulang ke rumah nya,dan melihat kondisi rumah yang masih saja berantakan.dengan langkah cepat,dia menuju ke bilik kamarnya.
"dimana dia?"gumam Gery,yang sedang mencari istri nya Liora.
"Liora!"panggil Gery dangan nada yang tinggi.karena masih merasa sangat marah,dengan tawaran yang di tolak Hany kepada nya.Gery pun melampiaskan amarah nya itu.
"akkhkkhhg!"terdengar suara teriakan Gery,yang sedang menghancurkan semua barang-barang berharga milik nya.semua barang itu pun bertebaran di mana-mana.Liora yang masih saja merasa marah dan kecewa kepada Gery,dia akhirnya pun keluar dari kamar nya.ketika mendengar pecahan kaca dan barang-barang berjatuhan dimana-mana,oleh amarah Gery.
"apa yang kamu lakukan?"tanya Liora yang menghampiri Gery.
"apa??kamu tanya apa yang aku lakukan?semua ini gara-gara kamu,aku terhina gara-gara kamu!"Gery sangat merasa emosi,karena penolakan dari Hany tadi,membuat dia merasa sangat terhina.
"apa maksud mu Mas?kenapa aku membuat mu terhina?justru kamu yang sudah membohongi aku.kenapa kamu enggak jujur,mengenai stri dan anak kamu?"
"diam!!!jangan katakan dia anak ku,dia bukan anak ku,"dengan emosi,Gery pergi meninggalkan Liora.
"gara-gara wanita itu,aku malah jadi sasaran amarah Gery.jika bukan karena dia pria kaya,untuk apa aku bertahan dengan nya,"Liora pun pergi meninggalkan ruangan itu.sebenarnya..Liora memang tidak pernah benar-benar mencintai Gery.karena melihat posisi nya sebagai pria yang sangat mapan,di situ lah Liora mencoba untuk menetap di hati nya.Liora adalah wanita muda,yang sangat terobsesi dengan kekayaan.hanya saja,menjadi orang yang kedua,membuat nya merasa sangat marah.hal itu lah yang membuat keduanya terus saja bertengkar,hingga Gery memutuskan untuk menemui Hany.namun karena mendapat hasil yang tidak sesuai keinginan nya,Gery pun merasa sangat murka kepada Hany.
...----------------...
di sisi lain..,Hany yang baru saja mendapat cibiran dari tetangga nya,hal itu pun membuat dia merasa malu.perasaan untuk pergi keluar rumah saja,Hany merasa tidak nyaman.sudah 3 hari berlalu setelah kejadian waktu itu,melihat kondisi depan rumah nya yang sepi,Hany pun memutuskan pergi ke pasar dengan putrinya.
"siapa lagi itu?"gumam Hany,sambil membalikan badan nya.
"siapa kamu?"tanya Hany,yang merasa bingung.karena melihat ada dua orang pria,yang tiba-tiba saja mengikuti nya.
"tenang saja..,kami tidak akan menyakiti mu,"ucap pria itu kepada nya.
"siapa kalian?kenapa kalian tau nama ku?"tanya Hany kepada dua orang tadi.
"katakan..,berapa tarif nya satu malam?"tanya salah satu pria,sambil terus mendekati Hany.
"apa maksud mu?aku bukan wanita seperti itu,cepat pergi!"ucap Hany,sambil melangkah cepat.
"ojek!"panggil Hany,yang melihat ada motor melintas di depan nya.
"cepat pak!"ucap Hany,sambil menaiki motor di depan nya.
"untung saja ada ojek,siapa mereka,"gumam Hany,dengan napas nya yang engosngosan.setelah kembali dari pasar,Hany pun teringat akan kejadian sebelum dia pergi.
"siapa kedua pria tadi?apa mereka suruhan Mas Gery?atau ada orang lain,yang menyuruh mereka melakukan itu?tapi siapa?dari mana mereka tau nama ku,jika bukan orang suruhan,"Hany terus saja memikirkan kejadian tadi,yang membuat nya tidak bisa fokus akan pekerjaan nya.