
“Kenapa kamu enggak biarin aku tinggal di sini saja? Aku betah di sini. Tetangga di sini pun, alhamdullilah baik-baik. Untuk sementara sih, sebelum anak-anak mulai sekolah,” ucap Cinta.
Syam yang masih menatap serius Cinta, berkata, “Hanya sementara? Nanti kalau musim tandur sudah beres, baru balik ke rumah?”
“Rame bangetnya, hanya di musim tandur sama musim panen, kan? Selain itu, biasa saja?” lanjut Syam. “Semoga pihak musuh enggak ada yang tahu kamu!” batinnya yang memang mengkhawatirkan Cinta maupun anak-anak mereka.
“Batasi komunik...