
Ibu Arunika masih termangu di depan dinding kaca sana. Matanya mengawasi segala sudut - sudut gelap taman belakang yang tidak terkena sorot cahaya lampu... Seperti itulah perasaan dirinya sekarang. Kosong.... Juga hampa.
Wanita beranak tiga itu segera menuruni anak tangga, menuju lantai di bawahnya. Setelah menyadari hari sudah semakin malam. Ternyata dengan sabarnya sang suami masih tetap menunggu kehadiran sang istri tercinta di ruang tengah.
Akhir-akhir wanita itu semakin banyak pikiran saja. Terkadang suka merenung agak lama, sampai kurang merespon jika terlibat dalam satu pemb...