Istri Muda Suamiku Adalah Sahabat Ku Sendiri

Istri Muda Suamiku Adalah Sahabat Ku Sendiri
eps 88


"jam dua belas siang luan dan adik adiknya pulang termasuk emma sesampainya di kerajaan"


"mamah aku pulang !! , ucap khanza


"sini nak makan dulu , ucap mia


"bentar mah mau taruh si emma ke kemar aku , ucap luan"


"hayo kakak mau ngapain kak emma , ucap aelli


"gak ngapa ngapain anjir orang dia ketiduran di mobil , ucap luan


"beberapa menit kemudian"


"kok lama hayo abis ngapain hayooo !!! , ucap aelli


"gak abis ngapa ngapain jir , ucap luan"


"najis si elli pikirannya mesum , ucap ren"


"enggakkk !! , teriak aelli"


"hm hmm hmm udah kita makan siang dulu , ucap mia"


"terus nanti malam aku tidur di mana tar malam , ucap mei"


"lu mau tidur di sini ? , tanya luan"


"iya lah!! , ucap mei"


"pastikan enak gitu tidur di kerajaan kamarnya luas / batin mei"


"oh yaudah lu tidur di kamar pelayan , ucap luan"


"enggak mau !! , teriak mei"


"ish berisik udah lu terima aja dari pada gak bisa tidur , ucap ren"


'tapi kan anak aku kasihan tar kedinginan , ucap mei"


"tenang yang tidur di kamar pelayan cuma lu doang kalo anak lu mah tidur sama gua aja , ucap khanza"


"gila sih anak bangsawan bahasanya kasar kasar banget , ucap mei"


"ya gak papa bahasa kami kasar kasar senggangganya kami tidak seperti anda sok suci padahal kaya hewan , ucap khanza"


"heh jaga mulut mu nak saya lebih tua dari kamu , ucap mei"


"maaf umur doang tua otaknya masih kaya anak kecil ups , ucap khanza"


"baik tuan putri , ucap pelayan"


"sesudah mei pergi"


"papahhh !! , teriak luan"


'akhirnya papah pulang juga !! , ucap khanza"


"papah udah gak pulang sepuluh tahun di kira kami papah udah meninggal , ucap ren"


"huhuhuhu paman , ucap vanyy dan aelli"


"udah udah jangan nangis kan papah udah pulang , ucap xi"


"emang papah kemana aja sih huhuhuhu ? , ucap luan"


"ya biasa ngantuk ngendarain mobil abis itu kecelakaan di tolongin sama cewek tadi si mei , ucap xi"


"ohh gitu , ucap ren"


"punya suami kaya bochil udah gede gak bisa jaga diri udah tau ngantuk bukannya suruh supir aja yang nganterin malah berngkat sendiri!! , marah mia"


" oh iya buat anak anak papah kalo ngomong sama yang lebih tua walau kalian benci omongannya jaga ya gak boleh gitu gak sopan , ucap xi"


"tau tuh vanyy omongannya jaga , ucap fina"


"kamu juga ell omongan kamu jaga mentang mentang udah dewasa , ucap nina"


"hmm iya mamah iya bibi , ucap luan , vanyy , khanza , aelli dan ren


"oh iya akhir akhir ini perusahaan kalian lagi gak sibuk ya ? , tanya mia"


"kenapa emang kak ? , tanya nina"


"iya akhir akhir ini liat simons , haru , nina sama fina kaya jarang ke kantor emang gak ada kerjaan , ucap mia"


"enggak aku lagi senggang lagi gak ada kerjaan , ucap mereka berempat"


"oh yaudah yuk lanjut makan dulu baru abis itu seperti biasa kita kumpul keluarga , ucap mia"


"ayukkk!! , teriak nina , fina , haru ,simons dan xi"


"horee bisa kumpul lagi , ucap vanyy , luan , khanza , ren dan aelli"


"halo kok berisik banget ada apa ? , tanya emma"


"eh menantu mamah udah bangun sini sini makan dulu tar lapar , ucap mia"