Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Ulah Maya


Terima kasih atas dukungan kalian semua, semoga karya author semakin berkembang dan biisa menghibur pembaca setia


Lala terus mengajak anaknya bicara sambil bermain, tak lama kemudian Ibunya kembali dari warung sambil berjalan ke dapur untuk memasak, ''permisi?'' ucap seorang lelaki dari luar rumah itu.


Lala berjalan mendekat ke pintu yang masih terbuka tersebut, ''ada apa yah Pak?'' ucap Lala bertanya kepada lelaki itu.


''Ada kiriman barang untuk Ibu?'' balas lelaki itu sambil menunjuk kearah mobil yang membawa barang kiriman tersebut dan menunjukan nota pembelian kepada Lala.


Dengan teliti Lala membaca nota pembelian itu ''kenapa dia memberikan semua ini kepadaku?'' gumam Lala lirih sambil memandangi barang-barang yang ada di mobil pickup tersebut.


''Ya sudah Pak di bawa masuk aja?'' ucap Lala menyuruh lelaki itu untuk membawa barang kiriman itu masuk kedalam rumahnya.


Evan sudah mulai membuka tokonya semenjak perceraian dengan istrinya, Maya pun ikut menemani Evan di toko tersebut, mereka berdua membereskan dagangan nya supaya terlihat rapih dan bersih. Maya membantu melayani pembeli, ''ini istri barunya Van?'' ucap salah satu wanita yang sedang membeli barang keperluan nya di toko tersebut.


''Iya Bu? kenalkan saya Maya'' sahut Maya sambil memperkenalkan dirinya kepada wanita itu.


Evan hanya tersenyum melihat Maya yang langsung memperkenalkan dirinya kepada wanita tersebut, Maya juga ikut tersenyum sambil melayani pembeli sesekali melirik kepada Evan.


''Masih cantik istri pertamanya yah Bu?'' gumam salah satu pembeli sambil berbisik pelan kepada wanita itu.


''Iya jeng betul, masih cantik istri pertamanya'' jawab lirih wanita itu.


''Ekhem..'' Evan berdehem supaya mereka tidak bergosip tentang mantan istrinya itu, ''ini Bu belanjaan nya?'' ucap Evan sambil menyodorkan belanjaan Ibu tersebut.


''Makasih Van'' balas Ibu itu sambil menerima belanjaan nya.


Setelah senggang Evan duduk sambil memijat-mijat kedua kakinya, Maya masih membersihkan meja yang kotor terkena kotoran dan debu, Maya lalu menghampiri lelaki itu sambil membawa sapu dan menaruhnya di pojokan.


''Mereka ada yang membantunya Bos?'' ucap salah satu dari orang tersebut.


''Pokok nya lain kali aku gak mau lihat kalian gagal lagi, sekarang kalian pergi dari sini!?'' ucap Yogi menyuruh mereka pergi dari rumahnya.


Mereka pun pergi meninggalkan rumah tersebut, Yogi berjalan masuk ke dalam kamarnya dan menelfon seseorang, selesai menelfon hanphone nya pun di lemparkan ke atas ranjang, ''dasar kalian semua bodoh?!'' teriak Yogi dalam kamar sambil meremas rambut miliknya itu.


Maya memijat kakinya Evan sambil jongkok di depan lelaki itu, ''Gimana enak gak?'' ucap Maya sambil tersenyum kepada Evan.


''Enak sayang?'' jawab Evan dengan senyuman menggoda kepada wanita itu.


''Kalau yang ini?'' Maya lalu mengelus milik lelaki itu yang masih ada di dalam celana.


''Yang ini lebih enak dong'' jawab Evan sambil tersenyum senang.


Maya membuka reseleting celana dan mengeluarkan  milik lelaki itu, perlahan senjata itu di kocok-kocok dengan tangan nya sambil diciumi.


''Terus sayang..ahh nikmatnya...ahhh...ahhh'' ******* Evan yang merasakan nikmat karena penisnya sudah masuk ke dalam mulut wanita itu.


Maya terus mengocok sambil memasukan pisang itu ke dalam mulutnya sampai mentok tenggorokan,


Evan sangat menikmatinya sambil meremas rambut Maya dan menggoyangkan pinggulnya supaya pisang miliknya masuk lebih dalam ke mulut Maya.


*Bersambung*