
Xyan tengah berada di mobilnya, pria itu tengah menatap seorang bocah yang sedang berada di penjual balon. Sejenak, Xyan mengamati sekitar di balik kaca mata hitamnya. Lalu, tatapan pria itu kembali menatap ke arah bocah permulaan menggemaskan itu, yang tak lain dan tak bukan adalah Qiara.
"Jam segini, apa Yovan belum menjemput anak-anaknya." Gumam Xyan.
Bibirnya menyungging...