
Sela terus memikirkan soal Felica, bagaimana bisa dia bersama Laki-laki tampan itu yang selalu Sela temui di Club. Dia harus bertanya kepada kedua orangtuanya.
"Papa belum pulang Ma." Ucap Sela keluar Kamar.
"Kamu kaya tidak tau Papa kamu."
Sela menghela napasnya dan duduk di depan Mariska, benar-benar dia tidak pernah berpikir kenapa nasib Felica selalu beruntung darinya.
Berbeda dengan Sela.
Alvaro masih setia memandang wajah cantik Felica yang sudah terlelap.
Felica tidur di saat mereka ma...