
.
.
.
Mereka semua pun tiba dirumah Aleta. Rumah yang tidak terlalu besar. Tapi terlihat begitu mewah bagi Ria yang memang dari keluarga sederhana.
"Silakan mbak," kata Aleta.
Aleta menyuruh keduanya pisah kamar, tapi Ria lebih memilih satu kamar dengan putranya.
Aleta pamit keluar bersama Ars untuk membeli pakaian dan keperluan lainnya untuk Ria dan Arbani. Urusan kantor Ars serahkan kepada sang asisten pribadi.
"Kita kemana sayang?" tanya Ars.
"Ke ...