
Mendengar kakek buyutnya sakit, Aizha serta saudaranya yang lain langsung berangkat ke rumah sakit. Mereka meninggalkan semua tugas demi untuk melihat kakek buyutnya itu.
"Sudah, jangan menangis terus." Nayara mengusap punggung Aizha dengan perlahan, kembarannya itu tampak sangat terpukul dengan kabar yang mereka dapat.
Nadira mendelik sinis, dia pikir saat sedih Aizha akan seperti orang normal biasanya....