
"waah, siapa tuh" ucap lycan yang sedang bertarung jarak dekat dengan kay sendirian karena amaruq terluka akibat serangan kay
"kenapa kalian kemari, cepat pergi" ujar kay
...menghiraukan ucapan kakaknya, xavier mengucap mantra sambil berlari menuju kakaknya. xavier pun melepaskan mantranya dan melemparnya ke arah lycan...
...tahu bahwa xavier telah mampu mengendalikan kekuatannya, lycan memutuskan membawa amaruq pergi dari sana...
"jangan senang dulu, setelah ini aku akan kembali lagi dan lagi" ucap lycan sembari mengangkat amaruq lalu menghilang
"kakak, kakak nggk apa apa kan?" tanya anggun yang mengusul xavier
"aku nggk apa apa" ucap kay menahan rasa sakitnya lalu membaca mantra pemulihan
"ayo kembali ke kelas, sebentar lagi kelas mau dimulai kan?" ucap kay
"dimulai gimana, orang sekarang sudah gelap. apa saking serunya tadi?" ucap xavier diikuti anggukan kepala dari anggun yang membenarkan ucapannya
...kay terkejut melihat disekelilingnya benar benar sudah gelap, kay pun hanya bisa mengusap wajahnya lalu mengajak ke-2 adiknya pulang namun......
"ish, apa kakak nggak berterima kasih ke aku karena udah menolong kakak?, dan dimana janji kakak dulu" protes xavier
"baiklah, terima kasih udah bantuin tadi, sebagai balasannya kamu minta apa?" ucap kay
"belum nemu ide sih mau minta apa, hehe. tapi aku mau nagih janji kakak dulu yang katanya mau ngajarin aku teleport" ucap xavier
...kay yang terlupa bahwa dia pernah membuat janji itu pun kembali teringat. dia pun mengajak adik adiknya kembali ke rumah dulu baru mengajari Xavier, karena beresiko jika ada orang yang melihat itu...
...xavier menuruti ajakan kakaknya walau dia sangat ingin belajar ilmu itu secepat mungkin. sesampainya di rumah mereka 'disambut' oleh papa mereka dengan banyak pertanyaan karena memang mereka pulang agak larut...
...namun setelah mendengar cerita putrinya, dia pun mengerti dan menyuruh ke-3 anaknya itu makan. setelah makan, papa glen menanyai kay tentang 2 orang yang dia lawan waktu itu...
"mereka orang orang dari klan siluman serigala kabut, entah mengapa mereka datang kesini" jawab kay
"emang ada apa dengan mereka pa?"tanya kay heran melihat respon papanya
papa glen hanya bisa menghela nafas panjang lalu berkata "belum saatnya kamu tau itu" ucapnya
"yaudah pa, aku mau ke kamar xavier dulu ya. oh iya, pa boleh kay pinjam buku jurus milik papa?" ucap kay yang memutar langkahnya karena ingat buku jurus punya papanya
"ambil aja, kamu tau kan itu ada dimana. beritahu bibi dan adik adikmu. papa ada urusan, mungkin pagi ini papa nggk pulang" ucap papa glen lalu berjalan keluar rumah
"emang ada urusan apa, sampai pagi ini nggk pulang" batin kay, lalu pergi ke kamar papanya dan mengambil buku jurusnya dan pergi ke kamar xavier
*kamar xavier
Tok... Tok...
"kakak" ucap xavier sambil membuka pintu
...xavier mengijinkan kakaknya masuk lalu menutup pintu dan duduk disamping kakaknya. kay yang sudah duduk di sofa kamar xavier membuka buku itu lalu meletakkan sihir pada bukunya supaya tulisannya muncul di udara dengan begitu xavier akan lebih mudah untuk mempraktikkannya...
...saat xavier mulai mempraktikkan sihir teleport nya, kay pergi keluar dari kamar Xavier untuk menemui bibinya dan memberitahukan bahwa papanya tidak akan pulang pagi itu. tanpa disadari kay, ada sepasang mata yang mengawasi xavier........
......................
siapakah pemilik dari sepasang mata itu? dan mengapa dia mengintai xavier?
jangan lup untuk komen, like, subscribe, dan vote
maaf lama tidak up, karena author sedang sibuk akhir² ini
TERIMAKASIH BAGI YANG SABAR MENUNGGU