Duka Wanita Malam

Duka Wanita Malam
KABUR


setelah meninggalkan selembar surat untuk kukuh. tanpa arah dan tujuan aku mengendarai mobil tanpa tujuan. dengan tatapan yang kosong aku berjalan entah mau ke mna .


saat ini aku tanpa tujuan , tapi aku tidak ingin pulang ke rumah ibu. aku juga tidak akan pulang ke rumah kukuh. aku mengendarai mobil tanpa arah , akhir nya aku berhenti di pinggir pantai .


aku memberhentikan mobil turun dari mobil dan melemparkan batu ke arah laut. aku berteriak begitu keras . "monyet ..... yettt ... yet... " terdengar suara pantulan suaraku begitu menggelegar


aku berusaha membendung air mataku , dan akhir nya kristal bening itu bercucuran di pipi ku.


"apa yang harus aku lakukan tuhan , apa kurang nya aku dalam menjadi seorang isteri "


aku menagis tiada henti. tiba tiba tetesan air hujan membasahi diriku . hari itu hujan begitu deras , aku yang masi menagis di bawah deras nya hujan.


tok .. tok.. tok ...


"tunggu sebentar " berjalan menuju pintu "


"assalam muallaikum buk "mencium tangan ibu


"kukuh , ayo masuk nak . di mna Merry " tanya ibu pada kukuh


"apa Merry tidak berada di sini buk " ucap kukuh terlihat lirih ..


"apa kalian bertengkar , dia tidak ada di sini . mungkin nanti dia akan pulang , biar ibuk menghubungi Mery ya nak " ucap ibu


"ya sudah buk , kukuh pamit pulang dulu . nanti bila ada apa apa dengan Merry kasi kabar kukuh ya buk"


berpamitan pada ibu , lalu menuju mobil yang terparkir di luar.


kukuh berkali kali menelpon Merry tapi tidak ada jawaban . kukuh mencari Merry di mana tempat tapi tidak menemukan nya . harapan kukuh benar benar hancur .


kukuh benar benar menyesali perbuatannya .


tapi apa lah daya kukuh tidak akan bisa mengulang kembali waktu yang sudah pernah terjadi. kukuh mencari Mery di mna mna. tapi dia tidak menemukan nya . semua tempat hiburan malam telah kukuh kunjungi tapi tidak menemukan Merry .


Merry telah pergi meninggalkanku. aku merasakan duka yang luar biasa . makam tidak enak , tidur tidak nyenyak . hari hari ku tanpa Merry begitu gelisah . sudah satu bulan aku bolak balik ke rumah ibu dan tidak menemukan hasil nya .


"ya Tuhan apa yang harus aku lakukan " teriak kukuh begitu besar , sehingga membuat suara kukuh begitu bergema .


benar benar kukuh tidak bisa menemukan Merry , bahkan sudah menyewa detektif pun tidak ada hasil nya.


hari ini jalan raya terlihat begitu ramai , udara terlihat begitu gersang , sudah satu bulan aku meniggalkan rumah kukuh , aku juga tidak pulang ke rumah ibu . aku butuh waktu untuk menenangkan pikiranku , mungkin dengan cara pergi akan membuat diriku tenang.


aku tinggal di rumah kos gerilya lestari , rumah kos di sini begitu luas , dan sangat lebar . ada ratusan kamar kos di tempat ini . kamar kos ku ada di lantai lima . rumah kos ini termasuk sangat bebas , banyak pasangan muda mudi yang kos di sini .


kelihatan nya banyak wanita malam yang kos di tempat ini , begitu bebas nya laki laki dan perempuan keluar masuk di tempat ini . aku sudah terbiasa dengan suasana seperti itu .


ketika aku sedang berjemur melihat pemandangan dari balkon kamar , terdengar suara gedoran pintu yang begitu kuat


doorrr... dorrr... doorrr ...


suara gedoran pintu yang terdengar begitu sangat kencang . aku berjalan menuju suara itu , ku buka pintu kamar dengan begitu cepat . kulihat ada wanita bertubuh kurus di hadapanku , berkulit coklat , kondisi nya begitu berantakan .


"kakak boleh kah aku berada di sini sebentar saja " sambil tangan memohon kepada ku . ku suruh wanita itu masuk ke kamar milik ku . dia terlihat begitu gemetar . lalu ku ambilkan air mineral dari kulkas ,


"silakan di minum " memberikan botol minum berisi air mineral .


"terimakasih Kakak " ucap wanita itu.


dor ... dorr .. dorr ..


lagi lagi suara pintu ku di gedor seseorang dengan begitu kuat nya. ketika aku ingin berjalan membuk pintu , wanita itu memegang erat tangan ku dan mengeluarkan muka yang begitu sedih .


"Jagan bilang ada aku di sini ya kakak " pinta nya sambil memelas ke padaku .


aku menganggukkan kepala , segera berjalan menuju gedoran pintu yang terdengar begitu kencang . ketika aku membuka pintu , aku melihat dua orang berbadan tinggi dan bertubuh besar . muka nya terlihat begitu sangar , pakayan yang di gunakan seperti preman .


"di mna wanita itu " berteriak begitu keras .


"wanita mna tua , saya sendiri " ucap Merry .


perseman itu melihat ke sekeliling mata nya mencari seseorang.


" lihat saja jika kamu menyembunyikan wanita laknat itu lihat saja akan aku penggal kepala kau !! " nada nya begitu keras , dua preman itu lalu berlari ke arah barat . aku bergegas masuk dan mengunci kamar dengan rapat.


aku membuka lemari yang tadi aku kunci dari luar agar wanita itu keluar .


"ayok keluar "ucap Merry


wanita itu lalu keluar , dengan muka yang terlihat begitu pucat.


"terima kasih banyak ya kakak udah mau membatu aku lari dari preman itu , kalau tidak ada kakak yang menolongku aku bisa menjadi bergedel oleh preman itu "


"kamu kos di sini " tanya Merry


"ia kakak perkenalkan nama saya Abel , kamar saya di ujung nomor 12a . tiga kamar dari kamar kakak . " ucap Abel


"baik lah Merry , kamu tinggal sendiri " tanya Abel


"ia aku sendiri aja "


"kakak sebagi ucapan terimakasih , tolong terima lah ini " memberikan sebuah kristal putih di dalam plastik klip .


"apa ini tanya ku kepada Abel " sambil melihat barang yang diberikan pada Abel .


"apa kamu tidak tau ini mer , ya udh kalo begitu nanti aku ajarkan kamu cara memakainya "


dengan raut wajah yang bodoh Mery pun mengikuti apa yang di perintahkan oleh Abel . tiba tiba dari botol plastik yang tadi aku berikan pada Abel . mampu merubah nya menjadi suatu alat .


aku tidak paham itu tapi ketika aku menyedot alat itu dengan pipet , keluar suatu asap yang cukup tebal . untuk pertama kali nya aku memakai benda itu . aku tidak paham dengan benda itu , tapi ketika aku mengeluarkan asap yang begitu tebal .


rasa nya aku merasakan kenikmatan yang begitu nikmat . Merry dan Abel asik memakai benda itu ,


"Merry kamu Jagan pernah cerita pada siyapa pun , rahasiakan hal ini " pinta Abel sambil memohon padaku .


"ia tenang saja " ucap Merry .


setelah ritual itu di selesaikan Abel meminta nomor hp milik Merry mereka saling bertukaran nomor hp .akhir nya Abel meniggalkan kamar Merry . ketika Abel mulai pergi dari kamar Merry .


duduk di atas kasur , ku ambil smartphone milik ku . ku cari di google benda apa yang telah aku pakai barusan . dengan begitu lugu nya , aku baru tau kalo itu benda yang sangat berbahaya .


siyapa pemakai dan mengedarkan nya bisa masuk penjara aku pun langsung merinding membaca itu.


tapi setelah memakai benda itu , aku tidak ingin makan , dan aku tidak bisa tidur.


ku ambil ponsel milik ku . kemudian aku lihat ratusan kali aku melihat panggilan tak terjawab dari kukuh. ada beberapa dari ibu .


ku pencet nomor ibu .


tuuuttt ... tuuuttt ....


"iya nak , kamu apa kabar " tanya ibu pada Merry


"Merry baik baik aja buk , nanti Merry akan pulang biarkan Merry mencari ketenangan ya buk "


" kamu ada apa dengan kukuh , kenapa meniggalkan rumah , kukuh sering nginap di rumah ibu hanya untuk menuggu kamu pulang "


ketika ibu bicara seperti itu tiba tiba kristal bening keluar mengalir di pipiku. aku berusaha untuk kuat .


"biyasa buk konflik rumah tangga " ucap Mery


"ibu percaya kamu nak , kamu pasti bisa menyelesaikan semua ini "


"ya udh buk , jaga kesehatan ya buk " ucap Merry


setelah selesai menelpon ibu air mata ku sudah tidak bisa di bendung lagi . aku menagis sejadi jadi nya ,


aku hanya manusia biasa tidak muda memaafkan kesalahan seseorang begitu saja . aku masi butuh waktu untuk belajar mengikhlaskan.


tiba tiba ponsel ku berbunyi ternyata Abel yang menelpon ku .


"Merry kamu mau ikut dugem "


tanpa berpikir panjang " aku mau nanti aku mandi dulu nanti aku ke kamar kamu "


"baik akan aku tunggu " ucap Abel .


walpun mata Merry Masi sembap karna seharian Merry menagis . aku buru buru mandi , setelah memutuskan untuk meniggalkan rumah aku tidak pernah ke mna mna , biyasa nya aku memesan makan pun dari aplikasi goo food .


setelah sebulan ini pertama kali nya aku keluar ,bersama Abel aku memakai kaos oblong berwarna putih , memakai celana hotpant berwarna Levis , memakai jam tangan , sepatu berwarna putih , dan topi berwarna Levis . dengan makeup yang begitu natural aku berjalan menuju kamar kos Abel.


ternyata Abel sudah menungguku hari itu pacar Abel ada di sana. aku di larang membawa mobil . jadi aku bersama Abel dan pacar nya .


"Mery kenalin ini pacar aku nama nya Tomi "


aku berjabat tangan dengan Tomi , akhir nya kami bertiga jalan ke parkiran .


banyak sekali kaum muda mudi di rumah kos itu , ketika aku mulai turun , semua mata tertuju pada ku . semua pada melihat kami dengan sinis .


kami bertiga naik mobil Tomi , aku duduk di belakang . sebelu. berangkat aku meminta pada Tuhan semoga tidak terjadi apa apa di jalan .


aku menuju golden dragon , sebelum nya aku belum pernah datang ke tempat itu. kami bertiga masuk ke dalam . seperti nya Abel dan Tomi sudah sering datang ke sana. banyak waiters yang menyapa mereka .


kami duduk di tabel atas . suasana malam itu sangat ramai , malam itu di tempat itu ada even ada DJ terkenal yang sedang main di sana . suasana cukup meriah , suara musik yang terdengar begitu kencang .


aku pernah bekerja menjadi wanita malam , mungkin minum alkohol dengan musik DJ sudah menjadi bagian favorit Merry . di saat berumah tangga terkadang aku suka kangen dengan suasana diskotik , tapi untuk melangkah ke diskotik aku takut setengah mati .


sekarang aku tidak bersama kukuh aku memulai lagi kebiasaan itu .