
"Hmm..., tunggu sebentar."
...
"Hadiah pergantian job? Sejak kapan itu ada disana?"
[Apakah user ingin menggunakan Hadiah pergantian job? Ya/Tidak]
"Ya, tentu saja. Aku kehilangan seluruh pencapaianku sebelumnya."
[Berhasil membuka Hadiah pergantian job]
1 Pedang No Mercy (Rare)
1 Jirah Ksatria (Normal)
1 Sepatu Ksatria (Rare)
1 Potion penyembuhan (B)
1 Potion pemulihan (B)
"Hmm, lumayan..." gumam Sakaru sedikit senang.
Sakaru meng-klik pedangnya. Muncul semua stat dan status yang di miliki pedang tersebut.
Nama: Pedang No Mercy (+0)
Syarat penggunaan: Level 150
Strength: +170
Agility: +150
Critical Chance: 2%
Efek tambahan: Ketika menyerang lawan menggunakan skill, mengabaikan seluruh pertahanan dan memberikan total damage 300% {1,2 × (Strength)+(Agility)}
Info: Pedang yang didapat kan dari pergantian job dengan misi berkelanjutan.
"Level 150!!... HA HA HA... Bagaimana aku bisa menggunakannya sedangkan levelku saja -15..."
Sakaru tidak percaya dengan Hadiah yang ia dapatkan dari pergantian job, tetapi tetap mencoba menggunakan pedang No Mercy.
[Berhasil menggunakan pedang No Mercy. Stat pengguna bertambah sesuai efek item.]
"Apa ini bug?" ucap Sakaru sembari menggosok-gosok matanya.
Tentunya karena mendapatkan warisan dari Renard, Sakaru sekarang dapat menggunakan equipment apapun tanpa adanya batasan level.
Tanpa pikir panjang, Sakaru memakai seluruh equipment yang baru saja ia dapatkan dan karena penasaran dengan cahaya yang muncul dari dalam gunung, Sakaru memutuskan untuk menjelajahinya.
"Kemana cahaya itu pergi..."
"Ada yang aneh..."
Sakaru memperlambat langkahnya, mulai terlihat ada sekelompok orang dengan jubah hitam seperti sedang melakukan ritual.
"Sembah Dewa Ratan..."
"Apa-apaan mereka? Apa mereka sedang menculik seseorang?" pikir Sakaru sekilas.
Tanpa Sakaru sadari ada seseorang yang diam di belakangnya lalu berkata...
"Apa kau seorang swordsman, di lihat dari pakaianmu sepertinya kamu bukan bagian dari mereka."
"HAH, siapa kau?!" reaksi spontan dari Sakaru.
"Suttt... pelan kan suaramu. Karena kamu sudah di sini maukah kamu membantuku menyelamatkan nona?"
[Misi terdekteksi: Menyelamatkan putri kerajaan dari anggota gereja Ratan. Tingkat kesulitan S. Hadiah menyelesaikan misi: mendapatkan 300.000 exp dan kepercayaan kerajaan. Hukuman bila gagal menyelesaikan misi: Kehilangan kepercayaan kerajaan, -5 level.]
"Ini memang menggiurkan. Tapi dengan levelku yang sekarang aku tidak mungkin dapat mengalahkan mereka." pikir Sakaru dalam benaknya.
Spontan Sakaru berkata "Tidak, tidak aku hanya tersesat di sini."
Sakaru mundur menjauhi mereka dan tak sengaja menginjak sebuah batu dan terpeleset.
"Bruk..."
"SIAPA DISANA!"
Seketika Sakaru dan pria itu terkepung dari segala arah dan otomatis sistem menganggap user telah menyetujui misi tersebut.
[Tidak dapat membatalkan misi: Kalahkan seluruh anggota gereja Ratan (0/20)]
"Sepertinya tidak ada pilihan lain anak muda. Perkenalkan, aku adalah Howark. Aku adalah salah satu dari 3 pelindung kerajaan."
"Aku tidak peduli dasar. Jadi tidak ada pilihan lain ya selain bertarung..."
Dengan ancang-ancang, Sakaru dan Howark bersiap untuk menerjang seluruh anggota gereja Ratan dengan sekali tebas.
"Cling... Slash..."
[Mendapatkan 700.000 exp. Level saat ini -7]
Alhasil, setengah dari anggota gereja Ratan berhasil di tumbangkan. Namun, beberapa detik kemudian muncul sesosok wanita agung menggunakan salah satu jubah yang sama dengan mereka...
"Bu-bukankah itu Sasha?!! A-apa yang ranker 15 seluruh dunia lakukan di gunung terpencil seperti ini?" Spontan Sakaru berkata sembari menjaga jarak.
"Hahaha, sepertinya misi tingkat S terlalu mudah untukku... Hanya dengan mengalahkan 2 semut kecil aku dapat dipromosikan menjadi hamba Dewa Ratan" ujar Sasha.
"Rasakan ini!"
Serangan Sasha terbilang cukup besar dan dengan telak mengenai tubuh Sakaru.
[Skill pasif Legend never die easily telah aktif]
Kumpulan asap yang muncul akibat serangan Sasha kini telah menghilang. Sasha cukup terkejut melihat Sakaru dan Howark tidak menerima damage sedikit pun. (Howark tidak terluka karena semua damage yang di berikan Sasha diterima Sakaru)*secara kebetulan Sakaru berdiri tepat di depan Howark.
[Skill pasif Legend never die easily kini telah berakhir. Aktif kembali ketika darah user mencapai 100%]
"Boleh juga kau swordman. Sekarang giliranku untuk bersinar."
Sambil berteriak, Howark melaju ke depan. Dengan menginjak bahu Sakaru sebagai pijakan Howark melakukan serangan penuhnya dan menyerang Sasha dengan ganas.
"Krak..."
[User telah mati...]*secara otomatis keluar dari vr.
[Dikarenakan level user yang tidak memadai, user akan diberi penalti. 5 jam 59 menit 58 detik untuk bisa login kembali.]
Dengan wajah heran dan juga kesal, Sakaru memaki-maki Howark.
"NPC kurang ajar, aku berharap dia mati saja setelah ini." batin Sakaru.
"Huh tidak ada yang bisa aku lakukan. Ya sudah lah aku akan menunggu..."
Sembari menunggu, Sakaru menghabiskan waktu luang nya dengan tidur.
Keesokan harinya, Sakaru mencoba untuk login dan kemudian...
[Selamat kepada user berhasil menyelesaikan misi Menyelamatkan putri kerajaan dari anggota gereja Ratan. Tingkat kesulitan S. Hadiah menyelesaikan misi: mendapatkan 300.000 exp dan kepercayaan kerajaan.]
[Level user saat ini 3]
"Baguslah, sekarang aku dapat merasakan kehidupan sebagai player normal kembali. Huaahhh... Sistem, tampilkan status saat ini."
Nama: Sakaru
Health: 500/500
Mana: 100/100
Title: -
Level: 3 (3276/5000)
Job: Keturunan Renard
Strength: 177 (+170 Pedang no mercy)
Stamina: 100
Agility: 154 (+150 Pedang no mercy)
Intelligence: 3
Dexterity: 2
Persistence: 2
Composure: 3
Indomitable: 3
Dignity: 2
Insight: 2
Courage: 1
"Hmm... lumayan."*menutup jendela status.
"Baiklah apa yang akan ku lakukan sekarang?"
Sakaru terspawn kembali di desa pemula, karena tidak ada banyak hal yang dapat Sakaru lakukan di desa pemula, Sakaru pergi menuju ke dungeon untuk menaikkan levelnya.
[Dungeon Gible]
"Walaupun tempat ini menyeramkan, tapi hanya itu satu-satu nya dungeon yang memberikan exp paling banyak."
Dikarenakan Sakaru dapat menggunakan equiptmen berlevel tinggi di levelnya saat ini dengan keuntungan stat yang besar, Sakaru dengan mudah membersihkan Dungeon Gible dalam kurung waktu kurang dari 5 menit.
"Mudahnya, tidak pernah terpikirkan bahwa boss nya kalah hanya dengan sekali tendangan."
Dengan mengulangi terus dungeon yang telah di selesaikan, Sakaru akhirnya telah mencapai level 10 dan mendapatkan perubahan skill pertamanya.