
"Husein... " Suara lembut dari pria yang berbaring dikasur itu membuat Husein melepaskan pelukan-nya.
"Kemarilah... " Lirih-nya pelan dengan tatapan sayu.
"I-iya" Ujar Husein dan berlalu kearah kasur dengan tenang dan pelan.
"Arina!!! " Nada tinggi itu akhirnya menyadarkan Arina dari lamunannya
"Kemari.... " John kembali berucap
"Oh.. Iya.. Baiklah" Arina mengangguk pelan dengan kening mengerut dan duduk disisi lain berhadapan dengan Husein.
'Sejak kapan dia ada disini? Apa dia mendengar semua pembicaraan tadi? ' batin Arina ter...