Destiny Love Sky

Destiny Love Sky
Masalah yang tidak bisa di hindari


...****************...


~PERPUSTAKAAN TENANG~


LongYue dan Longfei duduk di lantai yang di lapisi kain tebal, LongYue mengambil buku di rak paling ujung dan meletakkan nya di depan Longfei


Longfei: buku apa ini ka?


LongYue: baca saja, nanti kamu akan paham


Longfei membuka lembar demi lembar buku itu


Longfei: formasi 9 dewa? Bersama dengan pemecah nya?


LongYue: benar, buku ini adalah formasi 9 dewa yang sudah dari ratusan tahun yang lalu


Longfei: Kaka sudah mempelajari nya?


LongYue: sudah . .


Longfei: terus Kaka mau membicarakan apa? Tidak mungkin kan ini saja?


LongYue: Em . . Pagi tadi saat Kaka melatih murid yang lain tapi ada satu murid yang membuat Kaka penasaran


Longfei: siapa?


LongYue: Xing Xing murid terakhir Dewi Chen Wu, teknik bertarung nya sama dengan Dewi kecil yang Kaka tolong di alam manusia tetapi orang nya berbeda


Longfei: Kaka salah liat kali, mungkin saja bukan dia


LongYue: tapi teknik bertarung tidak mungkin sama dengan orang lain kecuali dia memakai sesuatu teknik untuk menutupi diri nya


Longfei: bisa jadi itu ka . . Nanti aku mau liat Xing Xing itu sampai Kaka jadi bingung seperti ini


LongYue: kamu ini . . Baca saja dulu


LongYue meminum teh yang ada di samping nya


Krek . . Krek . .


Tiba-tiba ada suara orang yang menginjak sesuatu di arah pintu


LongYue: siapa?


Seseorang itu berlari keluar pintu dan LongYue mengejar nya tetapi orang itu dengan cepat menghilang


Longfei mengikuti Kaka nya keluar


Longfei: siapa ka?


LongYue: tidak tau, hanya nampak bayangan seseorang saja


Longfei: ya sudah . . Kita masuk ka


LongYue masih penasaran, siapa yang menguping pembicaraan mereka


...****************...


~KAMAR YU FANG~


FengXing duduk di meja tengah kamar, membujuk yu fang untuk melakukan teknik pengubah wajah lagi untuk nya


FengXing: aku mohon ka, lakukan sekali lagi saja . . Tolong Kaka ke 11 ini antara hidup dan mati aku


FengXing yang sudah dengan muka memelas memohon ke yu fang


Yu fang: seperti perang saja, hidup dan mati


FengXing: sekali ini saja ka, beneran dah . . Ini yang terakhir.


Pasti mereka masih mencari tau tentang identitas ku


Yu fang: kalau identitas kamu terbongkar jadi nya seperti apa?


FengXing: tidak tau, hanya saja aku tidak mau banyak orang yang tau aku. Jadi seorang putri sangat melelahkan ka, aku mau jadi orang biasa saja tanpa memikirkan hal yang lain.


FengXing cemberut dan memegang kedua pipi nya sendiri dengan posisi siku di atas meja


Yu fang yang kasihan melihat FengXing seperti ini, tidak bersemangat sama sekali dan dengan terpaksa me iyakan permohonan FengXing


Yu fang: ya sudah, akan ku lakukan . .


FengXing: beneran? Ayo ka cepat . . cepat . .


Saat yu fang mau mengeluarkan teknik tersebut tiba tiba . .


Tok . . Tok . . Tok


Shenyi: yu fang apa kamu ada di dalam? Aku masuk ya


FengXing dan Yu fang: Kaka ke 2


Mereka saling bertatapan dan langsung membenarkan posisi duduk ke posisi yang semula


Yu fang membuka kan pintu kamar nya . .


Yu fang: Kaka ke 2, ada apa ka? Mari ka masuk


Shenyi masuk ke kamar yu fang dan berjalan menghampiri meja tengah


Shenyi: Xing Xing disini ya, tadi Kaka cariin dikamar kamu nya tidak ada


FengXing: mari sini ka, duduk dulu minum teh dulu. Aku bosan saja ka dikamar tidak ada teman jadi numpang minum teh disini deh


Shenyi dan yu fang duduk di kursi di sebelah kiri dan kanan nya FengXing


Yu fang: iya ka, dia selalu kesini terus sampai teh dan kuaci ku selalu habis


FengXing: pelit banget, nanti aku ganti . .


FengXing memasang wajah cemberut lagi sambil meminum teh yang di depan nya


Yu fang menyodorkan kan gelas teh di depan Shenyi


Yu fang: ini ka minum dulu . .


Shenyi: terimakasih. . Kalian ini selalu saja seperti itu tapi kalian saling peduli satu sama lain, Kaka sangat iri


FengXing: ah tidak juga ka, terkadang aku terus yang selalu mengalah sama dia


Yu fang: ini bocah makin kurang ajar saja ngomongan nya . . Aku lebih tua dari kamu


FengXing: tua kamu ratusan tahun aja, apa hebat nya . .


Yu fang: kamu . . .


Shenyi: sudah sudah, Kaka kesini mau ngabarin kalau nanti malam kita akan ada acara makan bersama di aula


Yu fang dan FengXing saling menatap, memikirkan sesuatu yang sama


FengXing: wahh lama juga kita tidak ada acara makan bersama ka. Terakhir kali seperti nya, saat aku pertama kali masuk ke gunung Nawu jadi murid guru


Shenyi: iya waktu itu murid nya tidak lengkap dan sekarang berbeda, semua murid hadir termasuk Kaka ke 4 kalian jenderal langit Longfei


FengXing yang sedang minum tersedak mendengar ucapan Kaka ke 2


Shenyi: kenapa Xing Xing? Minum nya pelan pelan . .


FengXing: tidak apa ka . .


Yu fang: kami pasti akan datang ka, tenang saja . .


Shenyi: bagus lah kalau begitu, Kaka mau ngabarin yang lain juga. Kaka pergi dulu ya


FengXing: hati hati ya ka


Shenyi keluar kamar dan menutup pintu nya kembali.


FengXing: Kaka ke 11, masalah yang dihindari tetap harus di hadapi


Yu fang: sabar . . Sabar Kaka pasti bantu


Yu fang kembali melakukan teknik perubah wajah nya untuk FengXing dan dalam sekejap wajah FengXing berubah seperti muka waktu pagi tadi


FengXing: gimana ka?


Yu fang: bagus, sama seperti pagi tadi, tapi teknik ini akan bertahan selama 1 jam saja setelah itu wajah kamu akan kembali seperti semula


.


.


(Bersambung. . )