CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
77.Perompak Naga


Pria dengan bekas luka dimata kanannya yang memiliki nama Sikong Jun itu melemparkan tatapan serius kearah Yan Xing yang disertai juga dengan sebuah senyuman tipis. Lalu kemudian pria tersebut berkata.


" Lebih baik kalian melakukan apa yang baru saja aku katakan dan kalian dapat meninggalkan tempat ini dengan tenang " ucap Sikong Jun.


Mendengar perkataan ataupun sebuah ancaman yang baru dikatakan Sikong Jun, Membuat Yan Xing mencibirnya didalam hatinya.


" Ho, bagaimana jika aku tidak ingin. Apa yang akan kau lakukan ? " tidak berniat menuruti perkataan Sikong Jun, Yan Xing justru melontarkan sebuah pertanyaan kepadanya.


Setelah Yan Xing melontarkan pertanyaan tersebut, disampingnya perlahan dua wanita kembar berdiri dimasing-masing sisi Sikong Jun.


" Kau bertanya apa yang akan ayahku lakukan "


" Dengar ini dia akan meremukkan tulangmu dan kemudian memotong-motong tubuhmu lalu diberikan kepada monster-monster yang ada dilaut mati sebagai makanan " ucap satu dari wanita kembar tersebut.


" Hmm, bagaimana apa kau takut " lanjut wanita itu lagi dengan kepala yang naik keatas.


Yan Xing menatap kedua wanita berparas serupa itu dan dia pun kemudian memeriksa informasi mengenai kedua wanita kembar tersebut melalui jendela status mereka yang diperlihatkan oleh sistem kepadanya.


Setelah melihat layar hologram tersebut Yan Xing mengenali kedua wanita kembar tersebut sebagai. Wanita yang memiliki karakter liar adalah Sikong Yue, sementara wanita yang memiliki karakter yang jauh lebih tenang bernama Sikong Hua.


Sikong Yue dan Sikong Hua sendiri sebagai saudara kembar tentunya memiliki usia yang sama yaitu 13 tahun. Dan Sikong Hua yang lahir 15 menit lebih dulu memegang tanggung jawab sebagai seorang kakak.


Sementara untuk basis kultivasi yang mereka berdua miliki, Sikong Hua memiliki basis kultivasi ranah true foundation tahap 5. Sementara basis kultivasi Sikong Yue memiliki basis kultivasi ranah true foundation tahap 4.


" Takut, untuk apa aku takuk dengan orang yang lebih lemah dari ku " ucap Yan Xing dengan nada sarkas.


Mendengar perkataan yang keluar dari mulut Yan Xing membuat Sikong Jun dan Sikong Hua terkejut. Namun tidak ada kemarahan yang terlihat dari wajah mereka.


Justru Sikong Jun dan Sikong Hua mengerutkan keningnya menatap Yan Xing dengan tatapan penuh selidik. Dan terlintas dalam benak mereka dari mana kepercayaan diri pria yang ada didepan mereka, sehingga berani mengeluarkan kata-kata seperti itu.


Sementara Sikong Yue yang memang memiliki karakter yang liar tentu saja langsung memaki Yan Xing secara terang-terangan.


" Kau dasar bajingan sombong, lihat saja bagaimana ayahku akan menghajarmu " teriak Sikong Yue.


" Cih, aku pikir apa. Ternyata hanya anak manja yang selalu merengek kepada ayahnya " ucap Zhang Fei disela-sela perdebatan Yan Xing dan Sikong Yue.


Mendengar kata-kata Zhang Fei membuat Sikong Yue kesal. Dengan tatapannya yang sudah memerah karena emosi, wanita dengan karakter liar itu memakai Zhang Fei.


" Kau yang suka merengek. Seluruh keluargamu yang suka merengek " maki Sikong Yue.


" Ayah tidak perlu menghabiskan waktu bernegosiasi dengan mereka. Lebih baik kita langsung menghajar mereka " tambah Sikong Yue saat menoleh kearah ayahnya.


Sikong Jun memandang Yan Xing dan tujuh orang lainnya yang saat ini tengah berdiri didepan profound ark. Setelah itu dia mengalihkan pandangannya menatap orang-orangnya.


" Basis kultivasi orang-orang yang saat ini ada di depanku yang terkuat adalah ranah Nescent Soul hingga yang terlemah ranah true foundation " gumam Sikong Jun dalam hatinya saat melihat Yan Xing dan tujuh lainnya yang berada diatas profound ark.


" Jika pertempuran terjadi delapan orang ini pastilah akan mati. Dalam Kubuku juga tidak terlalu baik, setidaknya aku harus siap kehilangan beberap anggotaku " ucap Sikong Jun yang masih berbicara dengan dirinya sendiri.


" Apakah akhirnya harus terjadi pertumpahan darah ? " lirih Sikong Jun dalam hatinya.


Sejak awal Sikong Jun tidak pernah memandang remeh kelompok Yan Xing yang berjumlah delapan orang. Bahkan dia merasa kagum dengan kelompok Yan Xing yang sudah memiliki kultivasi yang cukup tinggi pada usia yang masih tergolong belia.


Bahkan saat pertama kali berpapasan, dia bahkan sempat berpikir untuk merekrut Yan Xing dan yang lainnya. Namun setelah melihat bagaimana sikap Yan Xing menyikapi mereka, dia mengurungkan niatnya untuk merekrut mereka.


Karena itulah dia menyayangkan, disatu sisi dia akan kehilangan beberapa anggota yang sudah dia anggap sebagai keluarga. Dan disatu sisi dia menyanyangkan orang-orang berbakat seperti Yan Xing dan kelompoknya harus kehilangan nyawa secara sia-sia.


Sikong Jun menatap Yan Xing sesaat dan menit berikutnya dia menghela nafasnya dan bersuara.


" Baiklah karena ini yang kalian inginkan " ucap Sikong Jun.


Serang Mereka


Suara dingin Sikong Jun menggema hingga keseluruh telinga anggota perompak naga.


Dan tanpa berlama-lama seluruh anggota perompak naga melesat menuju kearah Yan Xing dan kelompoknya.


Yan Xing sendiri tidak tinggal diam, dia juga melesat kearah perompak naga yang sedang melesat kearahnya.


Begitupula dengan keenam muridnya yang mengekori dibelakangnya melesat kearah perompak naga. Dan tidak lupa juga Feng Guo.


Suara dentuman senjata yang saling bertubrukan menggema di seluruh penjuru hutan laut mati.


Mo Yuanli dengan sarung tinju meteornya dan dengan dikombinasikan dengan teknik beladiri tinju api membara. Dia dengan ganas menerjang puluhan anggota perompak naga yang ada dihadapannya.


Begitu juga dengan Zhang Fei dengan tombak bencananya dan dikombinasikan dengan teknik beladiri tombak kekacauan menerjang beberapa anggota perompak naga.


Ji Wuyi menari-nari dengan pedang giok saljunya. Sosoknya yang indah menambah kesan lebih saat dia menari dengan pedangnya, namun itu hanyalah tampilan luar saat mendekat tidak ada kata lain selain kematian yang akan menanti.


Dan Ou bersaudara sendiri dengan serangan kombinasi dari teknik beladiri 9 lantunan keindahan dan teknik beladiri belati pembawa kematian. Menggetarkan Medan tempat mereka bertarung.


Sementara Xiu Shan meskipun belum mendapat teknik beladiri dari Yan Xing dan senjata. Namun dengan teknik beladiri yang pernah dia latih yaitu tinju iblis api, berhasil mengobrak-abrik orang-orang perompak naga yang sial menjadi lawannya.


Selain Xiu Shan yang belum mendapatkan senjata. Ou bersaudara juga belum mendapatkan senjata dari Yan Xing, tidak tahu alasan kenapa Yan Xing belum menberikannya apakah dia lupa atau belum sempat tidak ada yang tahu.


Kembali ke Yan Xing yang melesat terbang namun dia melewati semua anggota perompak naga. Karena tujuannya adalah sepuluh anggota perompak naga yang memiliki kultivasi ranah Nescent Soul dan anggota perompak naga yang terkuat yaitu Sikong Jun sendiri.


Yan Xing terus melesat ketempat Sikong Jun berdiri diatas sebuah profound ark dengan sepuluh orang lainnya yang diketahui kesebelas orang tersebut sebagai orang-orang terkuat di perompak naga.


Sementara kedua putri kembar Sikong Jun tidak tampak diatas profound ark. Sepertinya kedua wanita kembar tersebut juga ikut bertarung menghadapi keenam muridnya.


" Ketua bocah itu semakin mendekat, biarkan aku yang menghadapinya " ucap seorang pria saat melihat Yan Xing melesat cepat kearah mereka.


Sikong Jun masih diam dan memperhatikan Yan Xing dengan seksama hingga beberapa saat kemudian. Tatapannya menjadi muram dan terlihat terkejut.


" Tekanan yang dikeluarkan orang ini setara dengan kekuatanku atau bahkan lebih kuat dari ku " gumam Sikong Jun dalam hati dengan mata yang membelalak.


" Tapi bagaimana mungkin dia seorang kultivator ranah Nescent Soul puncak memiliki kekuatan tempur semengerikan itu " Sikong Jun masih merenung dalam diamnya.


" Sekarang bukan saatnya memikirkan semua itu. Jika bukan aku yang menghadapinya maka anggota perampok naga yang menghadapinya akan celaka, aku tidak mau nyawa orang-orangku celaka " batin Sikong Jun.


Sikong Jun kemudian melompat dari profound ark dan melesat menuju Yan Xing yang juga bergerak kearahnya. Saat sepuluh orang yang ada diprofound ark melihatnya mereka lantas berniat ingin mengikutinya, namun tindakan mereka dihentikan oleh Sikong Jun.


" Jangan kalian bukanlah tandingannya dan bahkan aku juga belum yakin dapat mengalahkannya. Jadi kalian diam disitu dan biarkan aku yang menghadapinya " ucap Sikong Jun.


Sikong Jun dan Yan Xing melesat cepat kearah Yan Xing yang juga sedang bergerak cepat kearahnya.


Setelah memakan waktu beberapa lama akhirnya kedua sosok tersebut saling mendekat dan saling memberikan sebuah tinjuan.


Boom


Suara gemuruh yang tercipta karena tabrakan dua tinju yang mengandung kekuatan ranah Ensoulment. Membuat semua orang berhenti bertarung karena memang suara gemuruh tersebut begitu kuat dan mendominasi.


Setelah saling beradu tinju Yan Xing dan juga Sikong Jun berdiri saling berhadapan dengan jarak yang memisahkan mereka sejauh 10 meter.


Yan Xing setelah beradu pukulan tidak mengalami luka luar maupun luka dalam yang serius.


Dan Sikong Jun tampak dari jauh terlihat tidak apa-apa namun jika dilihat lebih dekat tampak dia sedang menahan rasa sakit di tangan yang baru saja beradu dengan Yan Xing.


" Apa-apaan orang ini kekuatannya begitu mengerikan. Tampaknya jika kami lanjut bertarung aku sepertinya akan kalah bahkan dapat kehilangan nyawa " batin Sikong Jun.


" Namun jika aku tidak melawannya maka orang-orang ku yang harus berhadapan dengannya. Tentu saja aku tidak akan membiarkan mereka kehilangan nyawa karena menghadapi monster ini " ucap Sikong Jun dalam hati lagi.


" Tampaknya aku memang harus mengahadapi Monster ini " batin Sikong Jun yang disertai dengan helaan nafas.


Meskipun tahu bahwa dia tidak dapat menang melawan Yan Xing. Namun Sikong Jun tetap akan menghadapi Yan Xing, demi anggota perompak naga yang sudah dia anggap sebagai keluarganya sendiri.


Kedua orang tersebut kembali melesat dan kembali saling melayangkan tinju kearah satu sama lain.


Boom


Suara yang tampak seperti suara ledakan besar kembali menggema saat dua tinju dengan kekuatan Ensoulment kembali saling beradu.


Namun hal yang membuat semua orang terkejut kali ini bukanlah suara ledakan tersebut. Namun apa yang membuat mereka terkejut adalah sosok Sikong Jun yang tangannya terluka parah setelah beradu tinju dengan Yan Xing.


" Haiz, kau memang salah satu jenis orang yang merepotkan menurutku " ucap Yan Xing dengan nada dingin namun suara yang dapat didengar semua orang bahkan oleh Sikong Jun sendiri.