
Dibalik kebahagiaan Ruby dan Damian, ada Marley yang terpuruk dengan kesedihan nya. Ia terus menangis setiap harinya karna perginya Sarah dalam hidup nya. Marley menyesali satu hal, kurang nya ia dalam memperjuangkan rasa cinta nya kepada Sarah.
Damian datang berkunjung ke Apartemen nya, dengan membawa banyak makanan. Sudah 3 bulan, Marley tidak terlihat dimana pun. Bahkan menolak untuk ke Perusahaan nya, asisten pribadi nya yang menggantikan posisi nya di Perusahaan milik nya.
"Bro.." Sapa Damian, ia prihatin kala melihat Marley yang terlihat menyedihkan. Rambut nya panjang serta area wajah...