
Chapter 40
Meski sudah lama tidak bertemu, dengan Kakak kucing yang minta dirinya disebut Yi Zhen. Shen Li Yao merasa sedikit rindu kepada Huang Yi Zhen. Hubungannya dengan Su Li Xian juga semakin lama semakin baik. Dia juga dapat menebak bahwa Su Li Xian sebenarnya menyukainya.
Liu Zhong, Feng Shang, dan Mo Yuan Xi sering menggoda nya, dan memanggilnya dengan sebutan ibu boss. Meski mereka semua terlihat biasa-biasa saja, masing-masing dari mereka sangat merindukan Huang Yi Zhen. Dari hati mereka, satu bulan merupakan waktu yang lama, terutama bagi mereka yang merupakan orang yang sudah lama berhubungan dengan Huang Yi Zhen.
Setiap kali mereka mengusulkan untuk menyusul Huang Yi Zhen, Su Li Xian akan selalu melarang mereka. Su Li Xian pasti akan selalu berkata, "Biarkan Boss yang mengunjungi kita. Kita tidak tahu apa yang akan dilakukan Boss. Aku yakin jika kita menemuinya tanpa izinnya, dia mungkin saja akan marah dan memasukkan kita ke perutnya"
"Hais.... sekarang kami benar-benar merindukan Boss. Tidak bisakah kita pergi menyusulnya" ujar Feng Shang
"Kurasa kita tidak perlu" ujar Liu Zhong.
Semua orang menatapnya, Liu Zhong mengangkat tangannya dan menunjuk arah depan. Terlihat seorang pria di sana. Semuanya menatap pria bermata merah yang berjalan ke arah api unggun mereka. Di belakang pria itu, ada sekelompok binatang mutant berukuran besar yang terasa familiar dalam ingatan mereka.
Su Li Xian dan Shen Li Yao adalah yang pertama kali berdiri. Pria itu pastilah Huang Yi Zhen, begitulah pikiran semua orang. Huang Yi Zhen terus berjalan menuju rekan-rekannya.
"Sudah satu bulan kita tidak bertemu, bagaimana kabar kalian teman-temanku" ujar Huang Yi Zhen.
Rekan-rekannya tidak mengatakan apapun. Yang menyambut Huang Yi Zhen adalah pelukan rekan-rekannya, bahkan Shen Li Yao juga ikut memeluk Huang Yi Zhen. Untuk meramaikan, teman-teman mutannya juga ikut memeluk Huang Yi Zhen. Jika bukan karena kekuatan Huang Yi Zhen meningkat, mungkin sekarang ia akan berubah menjadi kerupuk. "Dengan pelukan yang sekuat ini, ku pikir akulah yang akan mati di tangan kalian"
"Boss, kami sudah lama tidak melihat rupa manusia Anda, kami semua merasa rindu padamu"
"Benar, terutama kita sudah tidak bertemu satu bulan. Kami tidak pernah mendengar celotehan Boss lagi"
"Hei sudah hentikan, kalian sudah seperti gadis kecil saja. Kalian adalah pria besar, berhenti menangis, dan lepaskan pelukan kalian semua. Jika ini terus berlanjut kalian bisa membunuhku"
"Untuk merayakan hari spesial ini, maka untuk makan malam akan ku buatkan sup ikan mutant." Ujar Su Li Xian dengan wajah yang berseri-seri. Huang Yi Zhen adalah seekor kucing, ikan adalah hal favoritnya. Tentu saja ia tidak akan menolak.
Saat waktu makan Huang Yi Zhen bertanya pada Shen Li Yao. "Nona Shen, aku pikir kau ingin bertemu dengan ibumu, apakah keinginan itu masih ada?" tanya Huang Yi Zhen.
"Tentu saja aku ingin, tapi aku tidak yakin apakah ibuku masih hidup atau tidak" ujarnya dengan wajah sendu.
"Kalau begitu bagaimana kalau mengikuti kita saja, kami akan pergi ke pusat kota A untuk bertemu dengan keluarga kami. Lebih tepatnya keluarga boss" ujar Su Li Xian.
Saat itu wajah Shen Li Yao terlihat memerah, ia berkata dengan nada pelan. "Jika bisa, aku ingin mengikuti Tuan Su Li Xian saja" ujarnya dengan nada malu-malu.
"Hohoho... Su Li Xian, lihat sekarang. Siapa yang benar-benar memiliki pasangan duluan heh" Huang Yi Zhen mengejek Su Li Xian bersama dengan rekan-rekan lainnya .
"Baiklah, kalau begitu kita akan pulang dan merayakan pernikahan Su Li Xian bersama-sama!" ujar Feng Shang sambil mengangkat sebelah tangannya.
Keesokkan harinya, Huang Yi Zhen bersama dengan makhluk-makhluk mutan yang sudah berevolusi menjadi semakin besar, maka hewan-hewan mutant itu tidak bisa ikut menaiki mobil. Huang Yi Zhen juga tidak ingin menaiki mobil, ia sudah lama berlari bersama teman-teman mutannya dengan keempat kakinya.
Ketika mobil yang dikendarai Su Li Xian dan yang lainnya mulai bergerak, Huang Yi Zhen juga merubah dirinya menjadi kucing mutan. Ukurannya kini hampir seratus kali lipat ukuran kucing biasa. Su Li Xian menatap Bossnya yang berbaris bersama teman-teman mutannya.
Mereka bertanya-tanya apa yang akan dilakukan Bossnya? Mengapa mereka sepertinya akan melakukan lomba lari?
"Baiklah semuanya, mari kita melakukan pemanasan dengan berlari bersama." Terlihat Huang Yi Zhen antara mutant itupun berlari mengelilingi mobil seolah melindungi mobil. Dengan panduan Huang Yi Zhen mereka pun melanjutkan perjalanan menuju pusat kota A, tempat dimana keluarga Huang berada.
Semakin dekat mereka menuju kota A, semakin besar pula perasaan tidak enak mengganjal di hati Huang Yi Zhen. Ketika mereka mulai memasuki kota A, terlihatlah bahwa firasat Huang Yi Zhen kali ini benar. Mereka melihat puing-puing kota yang sudah hampir rata dengan tanah.
Huang Yi Zhen tidak menyerah, mereka terus berjalan menuju Champ militer. Tempat dimana keluarga Huang berada. Namun apa yang ia temui hanyalah ruangan kosong yang sudah hancur. Huang Yi Zhen tidak ingin menyerah, ia menggunakan hidung kucing mutannya untuk membau aroma keluarga Huang. sebelum sempat menyimpulkan apa yang terjadi, sebuah benang merah muncul dengan warna terang di jarinya.
"Mungkinkah Hu Lei ada di sini?" gumam Huang Yi Zhen. Benang merah itu tidak mungkin berbohong. Huang Yi Zhen merasa hilangnya orang tuanya, bisa jadi ada hubungannya dengan Hu Lei. Bagaimanapun juga karakter Hu Lei selalu karakter jahat.
Rasa panik di sertai kesenyapan menyambutnya. Huang Yi Zhen berbalik dan tidak menemukan teman-teman mutannya ataupun rekan-rekannya di manapun. Sebuah sulur merah dilemparkan ke sisi leher Huang Yi Zhen. Kemudian ia diseret oleh sulur merah ke suatu tempat yang tidak diketahuinya.
Pemilik sulur merah adalah pemilik benang merah yang lainnya. Dengan kata lain orang yang menariknya adalah Hu Lei. Sulur merah mengikatnya begitu kuat sehingga Huang Yi Zhen kesulitan bergerak. "Di mana keluargaku?!" Ujar Huang Yi Zhen.
"Yi Zhen... Keluarga itu, apa sangat penting untukmu?" Hu Lei berkata dengan sepasang mata merah yang tampak memancarkan aura dingin.
"Tentu!"Huang Yi Zhen menjawab tanpa ragu.
Hu Lei terlihat marah, terbukti dengan lilitan sulur yang menguat. "Apakah keluarga palsu itu lebih penting di banding aku? Yi Zhen, lihat benang merah ini... Jiwa kita sudah terhubung. Kau dan aku harus kembali pulang. Ayah dan ibu mertua akan merindukanmu. Tentunya Ayah dan Ibu Huang yang sebenarnya."
Kali ini Hu Lei mempertahankan ingatannya yang asli, namun Huang Yi Zhen tidak. Hal ini membuat Hu Lei kesulitan untuk membawa Huang Yi Zhen. Tapi Huang Yi Zhen ingat kalau misi utamanya di dunia ini adalah untuk bertemu keluarganya, bukan untuk menjalin hubungan dengan Hu Lei.
"Apakah itu artinya Hu Lei yang ini hanyalah kesadaran tanpa tubuh?" Gumam Huang Yi Zhen.
"Benar, karna itu bahkan jika ia merasakan rasa sakit akibat serangan fisik, ia akan dapat kembali hidup dengan merasuki tubuh orang lain."
Huang Yi Zhen dapat merasakan perasaan benci dan tidak suka yang di sampaikan oleh Benang merah. Perasaan ini di tunjukkan kepada keluarga Huang. "Kali ini aku ingin kau mengalahkannya dan membuat keluargamu terlindungi dari kebenciannya. Tugas ini seharusnya bukan hal yang sulit untukmu bukan?"
Huang Yi Zhen yang masih di ikat oleh sulur merah hanya diam saja. Seharusnya ini adalah hal mudah, tapi entah kenapa rasanya hatinya akan terasa berat jika ia menyerang Hu Lei. Ia memang tidak bersama dengan Hu Lei terlalu lama. Tapi Huang Yi Zhen mengetahui dari benang merah kalau ia dan Hu Lei seharusnya adalah orang yang terikat secara hati maupun jiwa.
Sayang sekali, ia tidak mengingat apapun. Hanya ada sedikit ingatan samar yang tersisa di kepalanya. Untuk itu Huang Yi Zhen harus berjuang mendapatkan kembali ingatannya.