
Pearl tak beranjak dari rumah sakit. Ia selalu menemani Alex. Aarav yang berada di rumah sakit bergantian dengan Mars dan Ervin, akhirnya meminta rumah sakit membuka ruang khusus untuk Pearl bisa beristirahat. Mereka tak ingin terjadi hal buruk pada Pearl dan calon bayi Alex.
“Istirahatlah dulu, Pearl. Kamu tak ingin Alex khawatir kan?” ujar Mars dengan suara pelan.
“Hmm …,” ucap Pearl menganggukkan kepalanya.
“Menurut dokter, Alex perlu diobservasi lagi setelah dua puluh empat jam.”
“Apa yang bisa ...